Widget HTML Atas

Contoh Berita dengan Tema Pendidikan yang Mengandung Unsur 5W+1H (Adik Simba)

Dalam menyimak berita kita harus memahami isi berita dengan memerhatikan pokok-pokok beritanya. Pokok-pokok berita itu dapat kita tentukan dengan berpedoman pada unsur 5W1H, what, where, when, who, why, how. Dalam bahasa Indonesia: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana (disingkat Adik Simba). Kita menentukan apa yang diberitakan, di mana peristiwa itu terjadi, kapan terjadi, siapa saja yang terlibat, mengapa terjadi, dan bagaimana peristiwanya. Simak contoh berita bertema pendidikan berikut:

Hampir 1,5 tahun ini Indonesia mengalami pandemi Covid-19. Selama itu pula, pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19 tersebut. Awal Januari 2021 lalu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makariem menegaskan sekolah wajib memberikan opsi belajar tatap muka terbatas kepada para siswa. Hal itu, menurut Nadiem, dimaksudkan agar Indonesia terhindar dari learning loss. Nadiem menjelaskan learning loss atau kehilangan satu generasi yang tidak belajar sama sekali rentan terjadi selama PJJ. Itu bisa terjadi mengingat infrastruktur dan fasilitas pendukung peserta didik yang berbeda-beda.

Saat pandemi, pembelajaran jarak jauh berdasarkan data di seluruh dunia keefektifannya menurun. Ada berbagai macam laporan mengenai berbagai macam kendala yang dialami termasuk di Indonesia. “Ada masalah seperti konektivitas yang tidak bisa diandalkan, masalah tidak punya gawai, itu adalah masalah fundamental sehingga pelaksanaan PJJ pun di berbagai macam daerah sangat sulit dilakukan,” kata Nadiem Makarim, Rabu (5/5/2021).

Kedua, lanjut Nadiem, dampak psikososial kepada murid. Nadiem menyebut ada banyak hal yang anak-anak alami seperti kebosanan di dalam rumah, jenuh dengan begitu banyaknya video conference yang mereka lakukan di rumah.
Selain itu, kondisi belajar yang tidak dinamis, kesepian, dan siswa mengalami depresi karena tidak bertemu dengan teman-teman dan gurunya.

Ada juga berbagai macam permasalahan domestik mulai dari stres yang disebabkan terlalu banyak berinteraksi di rumah dan kurang keluar rumah. Bahkan ada berbagai macam laporan kekerasan domestik yang terjadi di berbagai macam rumah tangga terkait PJJ. Hal ini terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia.
Kemudian, peningkatan level stres orang tua yang di tengah kesibukannya harus membantu membimbing anak dalam proses pembelajaran jarak jauh. “Ada berbagai macam faktor yang membuat PJJ ini tidak optimal bagi banyak sekali bagian dari masyarakat kita, apalagi di daerah terluar dan tertinggal di mana infrastruktur dan teknologinya pun kurang memadai,” imbuh Nadiem.

Nadiem mengatakan proses PJJ sudah terlalu lama dan tidak bisa menunggu lagi dan mengorbankan pembelajaran serta kesehatan mental para murid. Pembukaan sekolah tatap muka juga untuk menjawab pertanyaan banyak orang tua yang melihat mal dan pusat hiburan semua sudah dibuka, tapi sekolah tak kunjung buka.
“Bahwa kita tidak bisa menciptakan satu generasi yang mengalami learning loss, yang tidak bisa dibalikkan lagi. Ini menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk orang tua untuk bisa memonitor sekolah dan protokol kesehatan di sekolah,” ungkap Nadiem.

Bagaimana menentukan pokok-pokok beritanya? Silakan simak videonya di SINI (Silakan KLIK)

Sumber referensi: http://pgdikdas.kemdikbud.go.id/read-news/agar-terhindar-dari-learning-loss-sekolah-wajib-berikan-opsi-belajar-tatap-muka-terbatas

Posting Komentar untuk "Contoh Berita dengan Tema Pendidikan yang Mengandung Unsur 5W+1H (Adik Simba)"

Jika berkenan mohon bantu subscribe channel admin, makasiiiihh!!