Home » , , » Kata Bernilai Rasa Halus (Konotasi Positif) dan Bernilai Rasa Kasar (Konotasi Negatif)

Kata Bernilai Rasa Halus (Konotasi Positif) dan Bernilai Rasa Kasar (Konotasi Negatif)

Oleh PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI JARI KAMU 28 September 2016

Artikel Terbaru:
Kali ini kita akan membahas perbedaan kata-kata bernilai rasa halus dan bernilai rasa kasar. Untuk memahami kata-kata bernilai rasa halus dan bernilai rasa kasar, perhatikan contoh kalimat berikut:
a. (1) Istri pejabat itu mengelola yayasan yatim piatu.
(2) Bini pejabat itu mengelola yayasan yatim piatu.
b. (1) Kesehatan ibu dan anak harus diperhaikan sejak ibu hamil.
(2) Kesehaatan ibu dan anak harus diperhatikan sejak ibu bunting.

Kata "istri" dan "bini" pada kalimat pertama mempunyai makna yang sama, tetapi kata "istri" mempunyai nilai rasa lebih halus/baik dari pada kata "bini".
Demikian pula kata "hamil" dan "bunting" pada kalimat b. Kata "hamil" mempunyai nilai rasa lebih halus dari pada kata "bunting".
Perhatikan pasangan kata berikut:

Bernilai rasa halus >< Bernilai rasa kasar 1. Tuna karya >< pengangguran 2. Tuna wisma >< gelandangan 3. Kurang pandai >< bodoh 4. Pramuwisma >< pembantu rumah tangga 5. Pramuniaga >< pelayan toko 6. Meninggal/ wafat >< mati

Untuk mengetahui makna kata-kata tersebut bernilai rasa halus atu bernilai rasa kasar, apabila kata-kata itu diterapkan dalam kalimat atau konteks tertentu.
Kita dapat mencoba menerapkan kata-kata tersebut dalam kalimat, sehingga tepat artinya. Untuk mendalami penggunaan kata-kata yang bernilai rasa halus dan bernilai rasa kasar, coba kamu perhatikan teks dialog di bawah ini.

Ali : "Assalamualaikum . . . !"
Pak Budi : (dari dalam) "Waalaikum salam... !" Wah, ada tamu. Silakan masuk!"
Ali : "Terima kasih, Pak."
Pak Budi : "Anak mau berjumpa dengan siapa?"
Ali : "Dengan Bapak."
Pak Budi : "Kau ini dari mana? Rupanya dari tempat jauh".
Ali : "Benar, Pak dari Kota."
Pak Budi : "Dugaan Bapak tidak salah. Dengan melihat pakaian dan lagaknya anak orang kota."
Ali : (ragu-ragu). "Eeem... anu, Pak. Barangkali kamu kehilangan surat keterangan ini?"
Pak Budi : (kaget). "Benar, Nak. Dua hari yang lalu hilang ketika Bapak berbelanja ke kota. Dari mana kamu temukan, Nak?"
Ali : (gugup). "Di... jalan, Pak. Saya pikir lebih baik sayalah yang menyerahkan surat keterangan ini sambil bersilahturahmi. Bukankah Bui nama Bapak?"
Pak Budi : "Benar, benar, Nak. Nama Bapak, Budi."(gembira)
Ali : "Masih mengajar, Pak?"
Pak Budi : "Masih, Nak. Anak ini siapa?"
Ali : "Bapak pasti lupa lagi. Saya murid Bapak ketika di SD Kasih Ibu."
Pak Budi : "Oh, iya. Siapa ya?"
Ali : "Ali, Pak...!"

Dialog diatas percakapan antara seorang murid dengan mantan gurunya dengan penuh akrab dan hormat. Oleh karena itu, situasi dan pilihan katanya juga menunjukkan nilai rasa halus. Akan tetapi, dalam dialog tersebut terdapat dua kata yang tidak tepat nilai rasanya yaaitu kata "kau" pada baris ke-6 dan kata "kamu" pada baris ke-9. Agar sesuai dengan konteksnya kata "kau" seharurnyu diganti dengan "Anak" dan kata "kamu" diganti dengan kata "Bapak", sehingga kata "Anak" dan "Bapak" mempunyai nilai rasa lebih halus.
,.Bapak" mempunyai nilai rasa lebih halus.


AAC Alumni Bahasa banjar Baru Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi UN Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara
Blog ini dijual (This web for sale)
Estimated worth
• Rp 50.807.728 •