Contoh Soal Mengubah Teks ke dalam Bentuk Lain

Artikel Terbaru:
Disajikan kutipan teks, siswa dapat mengubahnya ke dalam bentuk teks yang lain.
1. Cermatilah teks berikut!
Wartawan : “Wah hebat! Adik telah berhasil menjadi juara pertama Olimpiade Matematika.”
Pelajar : “Terima kasih.”
Wartawan : “Berapa lama Adik mempersiapkannya?
Pelajar : “Yah, kira-kira 1 tahun.”

Teks wawancara tersebut jika diubah menjadi bentuk narasi yang benar adalah ...
a. Seorang pelajar telah berhasil menjadi juara pertama Olimpiade Matematika. Persiapan yang dibutuhkan untuk mengikuti lomba tersebut selama 1 tahun.
b. Seorang pelajar telah berhasil menjadi juara pertama Olimpiade Matematika. Persiapan yang dibutuhkan adik untuk mengikuti lomba tersebut selama 1 tahun.
c. Seorang adik telah berhasil menjadi juara pertama Olimpiade Matematika. Persiapan yang dibutuhkan adik untuk mengadakan lomba tersebut selama 1 tahun.
d. Seorang adik telah berhasil menjadi juara pertama Olimpiade Matematika. Persiapan yang dibutuhkannya untuk mengikuti lomba tersebut selama 1 tahun.

2. Cermatilah teks berikut!
Penanya : “Bagaimana perkembangan anggur Australia saat ini, Pak?”
Narasumber : “Menggembirakan! Sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur. Rasanya manis, segar dengan aroma harum.”

Teks wawancara di atas dapat kita ubah menjadi narasi sebagai berikut:
a. Perkembangan anggur Australia saat ini sungguh menggembirakan. Sekitar sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur. Anggur tersebut aromanya manis dan segar dengan rasanya yang harum.
b. Perkembangan anggur Australia saat ini sungguh menggembirakan. Sekitar sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur. Anggur tersebut rasanya manis dan segar dengan aroma yang harum.
. Perkembangan anggur Australia saat ini sungguh menggelikan. Sekitar sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur. Anggur tersebut rasanya manis dan segar dengan aroma yang harum.
d. Perkembangan anggur Australia saat ini sungguh mengharukan. Sekitar sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur. Anggur tersebut manis dan segar serta harum.

3. Meskipun pemerintah melarang transaksi spesies hewan langka, dalam praktiknya populasi hewan yang dilindungi makin berkurang. Dengan beragam motif, manusia makin berusaha memiliki secara pribadi hewan-hewan langka tersebut. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah terintegrasi dalam proses pelestarian hewan langka tersebut.
Beberapa langkah yang harus dilakukan dalam usaha pelestarian hewan langka antara lain sebagai berikut. Pertama, memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian hewan langka. Kedua, membuat tempat penangkaran bagi hewan langka agar dapat berkembang biak, lalu melepaskannya ke alam.

Bentuk tanggapan kritis dari bacaan tersebut terdapat pada paragraf ...
a. Saya tidak setuju dengan pembuatan tempat penangkaran hewan langka. Untuk melestarikan hewan langka tersebut tidak perlu dibuatkan tempat penangkaran. Pembuatan tempat tersebut akan memakan biaya cukup besar. Jadi, kita harus membiarkan binatang langka hidup di habitat aslinya.
b. Binatang langka harus dilestarikan agar generasi mendatang dapat melihat keanekaragaman hewan tersebut. Jangan biarkan hewan-hewan langka menjadi semakin punah dengan adanya transaksi spesies hewan langka. Pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan hewan-hewan langka tersebut.
c. Saya setuju bahwa pemerintah harus melarang transaksi spesies hewan langka. Populasi hewan langka semakin berkurang sehingga harus segera dilindungi. Upaya, pelestarian hewan langka harus dilakukan secepatnya. Pelestarian ini menyangkut kelestarian binatang langka agar tidak punah karena ulah tangan orang tidak bertanggung jawab.
d. Binatang langka adalah binatang yang memiliki populasi sedikit di habitatnya. Keadaan yang menyebabkan kelangkaan hewan tersebut salah satunya disebabkan oleh ulah tangan manusia. Manusia memiliki kebiasaan buruk ingin memiliki secara pribadi hewan-hewan langka tersebut. Selain itu, banyak orang melakukan transaksi spesies hewan langka.
Artikel Terbaru Mapel Lainnya: