728x90 AdSpace

15 August 2011

Opini | Komparasi Islamisitas Sinetron Dari Sujud ke Sujud dan Para Pencari Tuhan

Kebanyakan sinetron kita menyebarkan kebencian dan amarah karena melulu berisi perebutan harta dan penyiksaan yang pada gilirannya membuat penontonnya merasa marah/gusar/benci, secara tak sadar turut menularkan karakter negatif kepada pemirsanya.

Mumpung masih bulan Ramadhan, saya post arsip ini sebagai pelengkap khazanah perpustakaan Blog Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu.
Dengan tanpa mengesampingkan ataupun menganggap sebelah mata sinetron Islami lainnya, saya memilih "Dari Sujud ke Sujud" dan "Para Pencari Tuhan Jilid 5" sebagai dua sinetron Islami terbaik Ramadhan tahun ini. Saya pun masih perlu memilih di antara keduanya dan pilihan saya jatuh ke sinetron "Para Pencari Tuhan".
Dari Sujud ke Sujud (DSKS) merupakan sinetron kelanjutan Ketika Cinta Bertasbih. Tayang di RCTI setiap hari di saat prime time, 18.00 - 19.30 WIB.
Para Pencari Tuhan (PPT) merupakan sinetron yang tayang di SCTV sebanyak dua kali setiap hari, pukul 03.00 - 04.30 WIB dan 18.00 - 19.30 WIB.

Kedua sinetron tersebut sama-sama Islami. Terdapat ajaran-ajaran Islam yang up to date untuk masa sekarang, tanpa ada maksud menggurui. Namun, plot DSKS lebih banyak berkisar pada perjalanan cinta dan pasang-surut kehidupan rumah tangga tokoh utamanya. Sedikit saja yang mengupas kehidupan sosial pada umumnya (Misalnya yang berkaitan dengan H. Samingan).
Sedangkan PPT, plotnya lebih dinamis. Setiap episode-nya selalu berkisah kehidupan sosial pada umumnya: rumah tangga, percintaan, perceraian, khilafiah, wasiat, warisan, dan lain-lain. Menyaksikan PPT tidak membuat kita geregetan walau tokoh kesayangan kita teraniaya oleh tokoh antagonisnya. Konflik diciptakan tak membuat penonton gusar, semua mengalir indah dan menyejukkan (termasuk juga: menggelikan).

Sampai di sini, PPT relatif memiliki keunggulan dibanding DSKS. Beda lainnya terletak pada jam penayangan. DSKS ditayangkan mengambil waktu shalat Tarawih. Kasihan kan penontonnya, masa harus meninggalkan Tarawih? Sedangkan PPT lebih sadar dengan tayang pula di saat sahur. Siapa tahu, ada yang sepenggal saja menyaksikan di saat petang karena harus Tarawih dan dapat melengkapi kekurangannya di saat subuh (Tahun ini, SCTV mengubah tayangan dengan mendahulukan tayangan di waktu Subuh dan baru ditayang ulang di waktu maghrib). Secara jadwal penayangan, PPT (SCTV) lebih Islami....

DSKS (dan PPT) memang benar tak sekadar tontonan namun juga tuntunan bagi pemirsanya..... Hanya saja, sebaiknya sinetron Islami juga tayang di jam yang Islami pula. Artinya, tidak mengganggu kekhusukan ibadah di bulan yang penuh berkah ini.
Bagaimana stasiun TV?

NB. Sinopsis Dari Sujud ke Sujud dan Para Pencari Tuhan dapat dibaca di link Wikipedia.

Sumber foto: Wikipedia
Background image: Google
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Opini | Komparasi Islamisitas Sinetron Dari Sujud ke Sujud dan Para Pencari Tuhan Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi