Cara Menyimpulkan (Membuat Kesimpulan) Isi Teks

DMCA.com Protection Status
Loading...
Simpulan adalah ikhtisar atau pendapat akhir berdasarkan uraian dalam teks yang bersifat umum. Adapun cara menyimpulkan teks adalah sebagai berikut.
a. Membaca Teks
Membaca teks asli beberapa kali untuk mengetahui kesan umum dan maksud pengarang/penulis.
b. Menentukan Kalimat Utama
Setelah membaca teks tersebut, tentukanlah kalimat utamanya. Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama dari sebuah paragraf. Kalimat utama merupakan kalimat pertama atau terakhir dari suatu paragraf. Gagasan utama adalah pikiran utama atau inti dari sebuah paragraf. Dengan menentukan kalimat utama, kita dapat menyimpulkan isi suatu teks.
c. Buatlah Kesimpulan
Setelah menentukan inti dari paragraf, susunlah kalimat dengan baik agar dapat menjadi sebuah kesimpulan yang benar. Untuk membuat suatu kesimpulan lebih baik dan dapat dimengerti ada beberapa kriteria atau syarat dalam menuliskan kesimpulan.
1) Kesimpulan berupa hasil analisis dari teks yang sudah dibaca.
2) Kesimpulan menggambarkan isi dan paragraf.
3) Kesimpulan hanya berisi hal-hal yang ada di paragraf.

Bacalah teks berikut!
Tidur merupakan salah satu cara menjaga tubuh agar tetap sehat. Orang yang tidur 8 jam per malam, bisa dipastikan lebih sehat dibandingkan orang yang sering bangun sepanjang malam. Tidur yang baik memulihkan sistem imun. Ketika tidur pulas di malam hari, kadar melatonik meningkat dan memperbaiki imunitas.
Simpulan isi teks tersebut adalah ....
A. Tidur yang cukup sebaiknya kurang dari 8 jam sehari.
B. Tidur yang cukup dapat meningkatkan imunitas diri.
C. Tidur dengan waktu cukup dan berkualitas dapat melindungi diri dari penyakit.
D. Tidur yang cukup adalah tidur yang tidak bangun-bangun sepanjang malam.

Jawaban: C
Pembahasan:
Simpulan merupakan pendapat akhir dari suatu uraian berupa informasi: fakta, pendapat, alasan pendukung mengenai tanggapan terhadap suatu objek.

Untuk lebih jelasnya lagi, kita bedakan dengan ide pokok, rangkuman (ringkasan), saran, kritikan, dan sanggahan. Coba simak paragraf berikut:
Kebiasaan mencontek justru akan memadamkan semangat belajar. Para pencontek biasa berpikir untuk menyiapkan bahan-bahan untuk membuat contekan, nilai yang diperoleh pun kadang lebih bagus dari siswa yang jujur. Nilai boleh saja bagus, namun sebenarnya ia tidak tahu apa-apa dan tidak ada apa-apanya. Ilmu pengetahuannya tidak pernah bertambah karena rajin mencontek. Lalu apa bedanya dengan mereka yang tidak pernah sekolah?
Dari kutipan paragraf tersebut, kita dapat tentukan Ide pokok, simpulan, Rangkuman, Saran, Kritikan, maupun Sanggahannya, yakni sebagai berikut:
  • Ide Pokok : Kebiasaan mencontek memadamkan semangat belajar
  • Simpulan : Kebiasaan mencontek dapat merugikan jati diri pelajar
  • Rangkuman : Kebiasaan mencontek dapat memadamkan semangat belajar karena hanya sibuk membuat contekan, tidak memiliki pengetahuan, dan tidak ada bedanya dengan mereka yang tidak sekolah.
  • Saran : Para siswa harus menghindari perilaku mencontek
  • Kritikan : Tidak sepantasnya seorang pelajar mencontek
  • Sanggahan : Walaupun mencontek, mereka yang berstatus sekolah tetap tak bisa disamakan dengan yang tidak sekolah.
Sekarang, coba perhatikan contoh soal berikut:

1. Pada era global, sumber daya manusia (SDM) andal merupakan kebutuhan yang mendasar. Usaha untuk mendapatkan SDM andal dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya melalui penataran, pelatihan, kursus, lokakarya, seminar, atau kegiatan sejenis. Cara yang paling efektif untuk menghasilkan SDM andal adalah melalui jalur pendidikan. Dengan mengikuti pendidikan tertentu, seseorang dapat belajar berdasarkan kurikulum terprogram dan hari efektif yang pasti.

Simpulan teks tersebut adalah .....
a.  Pada era global, SDM yang andal menjadi kebutuhan mendasar
b.  Jalur pendidikan merupakan cara efektif menciptakan SDM andal.
c.  SDM yang andal dapat diupayakan melalui berbagai cara antara lain cara pendidikan dan pelatihan
d.  Hendaknya kita memilih jalur pendidikan untuk menciptakan SDM andal.

2. Kereta Api Kahuripan dari Bandung ke Kediri anjlok di Desa Kaligunting Saradan, Madiun, Jawa Timur. Kecelakaan diduga disebabkan terlepasnya engsel dan as kereta sehingga roda kereta keluar jalur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mungkin karena kereta hanya diisi sekitar 50 penumpang. Saat ditemui di lokasi kejadian, Kepala Humas PT. Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Wahyu Kartono menuturkan, penyebab pasti kecelakaan ada beberapa kemungkinan, antara lain faktor sarana kereta, prasarana rel, dan faktor teknis lainnya.
a.  Anjloknya kereta api Kahuripan di Desa Kaligunting Saradan, Madiun.
b.  Sebaiknya pemerintah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan
c.  Faktor kesalahan manusia juga harus diselidiki
d.  Masyarakat harus hati-hati jika menggunakan jasa kereta api

Pembahasan:
No. 1, yang merupakan simpulan adalah B.
Pilihan A merupakan ide pokok, pilihan C merupakan rangkuman/ringkasan, dan pilihan D merupakan saran.

No.2, yang merupakan simpulan adalah D.
Pilihan A merupakan ide pokok, pilihan B merupakan saran, dan pilihan C merupakan kritikan.


Terima kasih sudah membaca Cara Menyimpulkan (Membuat Kesimpulan) Isi Teks
Bagikan:

Loading...

Untuk pertanyaan yang memerlukan respon cepat, silakan gunakan Whatsapp.