Widget HTML Atas

Soal Latihan Penilaian Harian Bab VIII (Teks Drama) Kelas VIII Sem.2

1. Simaklah kutipan dialog berikut!
Yoga : Kamu sudah dengar berita tentang Rury?!
Pohan : Belum, memang ada apa dengan Rury?!
Yoga : Kemarin, dia jatuh dari pohon mangga, kakinya patah dan sekarang dirawat di rumah sakit.!
Danu : Ah, biarkan saja. Biar dia tahu rasanya karena mengambil mangga orang, ya?!
Watak tokoh Yoga pada kutipan drama di atas adalah ....!
a. tidak peduli!
b. masa bodoh!
c. pencuriga!
d. perhatian!

2. Simaklah kutipan dialog berikut!
Wawan : Dik, sudah beres masalahmu dengan Diman?!
Sidik : Ah, bodo amat, Wan. Dia memang harus dihabisin.!
Wawan : Lho, gmana sih? Bicaralah baik-baik dengannya. Dia 'kan temen kita juga kan?'!
Sidik : Maunya sih gitu. Tetapi kayaknya dia keras kepala.!
Wawan : Ah, enggak, asal kamu memahami karakter dia.!
Sidik : Pokoknya, dis saya harus tegasi. Apapun yang terjadi saya sudah siap!!
Wawan : Jangan begitu, Dik. Kita harus nyaman dan damai bersama kawan. Bukannkah kita ini tahun depan harus UNBK, penentu masa kita?!
Sidik : Ssst, Bu Anik datang, ayo masuk kelas. Sebentar lagi!!
Latar peristiwa percakapan kedua siswa pada kutipan teks tersebut di atas adalah ....!
a. sore hari di dalam kelas!
b. di depan kelas pada saat pulang sekolah!
c. siang hari di depan kelas!
d. di dalam kelas dan saat pelajaran!

3. Bacalah kutipan drama berikut!
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.

Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
a. santai
b. tegang
c. haru
d. seram

4. Bacalah kutipan drama berikut!

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!

Latar kutipan tersebut adalah ...
a. gudang
b. kamar
c. garasi
d. rumah

5. Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?
(menahan marah)
Aji : […]
Rina : Maaf..maaf enak saja!
Aji : (dengan amat menyesal)
Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?
Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.
Aji : (dengan tersenyum)
Oke, Bos!

Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...
a. Begitu saja kok kamu marah, Rin.
b. Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.
c. Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.
d. Baiklah aku akan beli yang baru.

6. Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Maya : Pokoknya, Ibu harus setuju!
Ibu : (menarik napas panjang kecewa)
Dengan apa Ibu membayarnya?
Maya : (terkejut dan gugup)
Kan masih lama, Ibu.
Ibu : Biaya kursus cukup besar, Maya.
Maya : […]
Ibu : (dengan tersenyum)
Nah, begitu. Ini baru putri Ibu.

Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah ...
a. Baiklah Ibu akan beli yang baru.
b. Maya, kita sekarang lagi kesulitan.
c. Coba kamu mengerti kondisi Ibu.
d. Iya deh, Maya turuti nasihat Ibu.

7. Gito : "Ini pasti ini ulah si Rika. Ia balas dendam kepada kita." (Sambil membersihkan kelas.
Nadia : "Rasanya hal itu tak mungkin. Rika bukan tipe anak pendendam. Setahuku selama ini ia baik."
Gito : "Mungkin juga. Buktinya kelas kita sekarang kotor. Mungkin sepulang sekolah kemarin ia senggaja membuang sampah-sampah ini."
Isi dialog tersebut adalah ....
a. memperdebatkan kelas yang kotor
b. prasangka buruk terhadap Rika
c. Rika termasuk anak pendendam
d. kekecewaan Gito kepada Rika

8. Bacalah kutipan drama berikut!
1. Putri : Reno....! Kau jangan bersikap tidak sopan kepada orang tua!
2. Reno : Biarin aja, toh mereka tidak peduli.
3. Putri : Bukannya tidak peduli, tapi mereka sibuk mencari uang buat kita anak-anaknya.
4. Reno : Itu hanya alasan saja! [mondar mandir seperti orang kebingungan]
5. Putri : Reno jika dinasihati itu, cobalah dituruti jangan menuruti kemauanmu saja!

Perbaikan kesalahan petunjuk laku nomor 4 pada naskah drama tersebut adalah ...
a. (Reno tertawa geli, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)
b. (Putri terkekeh, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)
c. (Sambil melotot matanya, dari teras Putri masuk ke dalam rumah.)
d. (Sambil menggerutu, dari teras Reno masuk ke dalam rumah.)

9. Parto : Harus antre? Aku malas, ah! (menenteng kaleng minyak tanah)
Pardi : Ya iyalah. Kamu lihat sana orang meletakkan jerigen minyak dalam antrean! (menarik lengan Parto menunjuk ke arah depot minyak tanah)
Parto : Lalu, kapan aku memandikan kerbauku?
Pardi : Ah, kamu ini [ . . . ]
Parto : Kamu benar juga, Di!
Kalimat yang tepat untuk melengkapi ucapan Pardi pada teks drama tersebut adalah…
a. Ambil kerbaumu dan mandikan saja segera, antrean masih panjang!
b. Sebaiknya tanyakan berapa banyak orang yang antre sebelum memandikan kerbau!
c. Letakkan saja kaleng minyak tanahmu dalam antrean sementara kamu memandikan kerbau!
d. Itu depot minyak tanah, sudah sana ambil jerigenmu!

10. Andi adalah anak saleh dan ramah. Dia anak yatim yang sangat berbakti dan setia kepada ibunya. Pada saat liburan dia diajak oleh Ali dan Arsad camping ke hutan lindung. Ketika meraka akan berangkat, tiba-tiba ibu Andi mendadak sakit keras. Karena rencana sudah matang, kedua temannya tetap mengajak berangkat tanpa mempedulikan keadaan Andi. Andi menjadi bingung.
Naskah drama yang paling tepat sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
a Ali : (Bersemangat) Gimana An, sudah siap? Ayo berangkat!
Andi : Maaf Al, ibuku …sakit mendadak. (menunduk)
Arsad : Ala, mengapa lu pikirin. Nanti juga akan sembuh sendiri.
Ali : Iya An, rencana kitakan sudah matang. Ingat, demi kita!
Andi : (Bingung) Gimana, ya!

b. Arsad : (Semangat) Gimana An, sudah siap? Ayo berangkat!
Andi : Maaf, Ar. Aku ragu. (menunduk)
Ali : Mengapa An, tiba-tiba kau berubah pikiran? Kita berangkat sajalah!
Andi : Ibuku sakit mendadak. Aku harus menungguinya.
Arsad : jangan, kita tunda keberangkatan ini!
Andi : Aduh, gimana dong? Kita memang sudah sepakat! Tapi….(bingung)

c. Andi : Al, ibu tiba-tiba sakit. Gimana rencana kita?
Ali : Rencana kita sudah matang. Kita tetap harus berangkat.
Arsad : Betul, An, kita harus kompak.
Andi : Baik, ibuku akan kubujuk biar merelakanku.
Andi : Nah, gitu dong. Sepakat?

d. Arsad : (Antusias) Al, gimana persiapanmu?
Ali : Oke. Aku tingal cabut saja.
Arsad : Kamu gimana, An?
Andi : sebenarnya ibuku sakit, tapi aku siap juga. Kita harus berangkat.
Ali : Demi kita, hidup rio Singa. (mereka menyatukan tangan)

11. "Kamu, siswa baru, rupanya pintar, ya?" ejek Indah, ketua kelas. Begitu pula teman-teman yang lainnya menggejek Dita sebagai penyontek ulung.
"Aku tidak menyontek, sungguh! Aku mengerjakan sendiri!" sanggah Dita sembari menekan rasa takut.
"Bohong! Buktinya, waktu kamu duduk di belakang itu hasil ulanganmu jelek!" bentak Indah.
"Ta... tapi aku tidak menyontek," kata Dita hampir menangis.
"Sudahlah mana ada pencuri yang mau mengaku atas perbuatannya," sela Bambang dengan nada mengejek.
"Begini saja, kalau memang kamu betul-betul tidak menyontek, nanti kalau ada ulangan lagi, kamu harus duduk di kursi paling belakang sana itu, dan buktikan bahwa kamu pun bisa memeroleh nilai sembilan puluh tanpa Melati!" ujar Indah memberi keputusan.
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
a. Indah dituduh menyontek ketika ulangan berlangsung
b. Bambang merasa jengkel dengan sikap Indah terhadap Dita
c. Banyak siswa menuduh Dita menyontek saat ulangan
d. Melati memberikan bantuan kepada Dita pada waktu ulangan

12. Wawan : Tolooooong ... Ada yang mau jahat kepada saya!
Sidik : Mana? Mana orangnya?
Wawan : Ayo kita hajar biar kapok!
Sidik : Jangan! Jangan! Kita tidak boleh main hakim sendiri.
Bukti watak Sidik dalam kutipan drama tersebut yang tergolong bijaksana adalah ....
a. Dia mau membantu orang yang berbuat jahat
b. Dia memberitahukan ornag yang berbuat jahat
c. Dia mengajak orang-orang untuk menghajar perampok
d. Dia mengingatkan orang-orang untuk tidak main hakim sendiri

13. Yanti : "To, tentu kamu sudah lelah. Mari saya bantu membawakan kardus itu!"
Tanto : "Benar, Yan. Saya sudah lelah. Mari kita bawa kardus itu bersama-sama.
Yanti : "...?"
Tanto : "Terima kasih Yan. Engkau memang sahabat yang baik hati."
Kalimat tanya yang sesuai untuk melengkapi dialog di atas adalah ....
a. Bagaimana cara membawanya
b. Bagaimana bila kita tenteng bersama?
c. Bagaimana kalau kardus isinya kita bagi dua?
d. Bagaimana kalau kardus itu kita titipkan saja?

14. Ibu : "Maaf, saya mengganggu. Apa ada yang melihat Syamsuddin?"
Han : "Syamsuddin?"
Ibu : "Anak saya."
Han : "O, si Syam. Ada apa?"
Ibu : "Sejak siang belum pulang. Padahal belum makan siang, mandi sore, dan sekarang sudah saatnya makan malam. Dia belum pulang juga."
Han : "Apa tadi habis dimarahi?"
Tema cuplikan drama di atas adalah ....
a. ketakutan
b. kesedihan
c. kemarahan
d. kekhawatiran

15. Perhatikan kutipan drama berikut!
copet... copet... (Terdengar suara teriakan)
Polisi : He... berhenti! Door (terdengar suara letusan)
Pencopet : Ampun Pak.
Penumpang : Periksa kantongnya. Hajar saja.
Pencopet : Ampun pak, saya mencopet karena anak saya sakit dan butuh biaya.
Polisi : Sekarang ikut saya ke kantor polisi.
Konflik dalam kutipan drama tersebut adalah ....
a. seorang pencopet yang dibawa ke pos polisi
b. seorang pencopet yang tertembak polisi
c. seorang pencopet karena anaknya sakit
d. seorang pencopet diperiksa polisi

16. Agung memerankan seorang tokoh dalam sebuah drama di sekolahnya. Ia membawa cangkul dan memakai caping. Jenis peranan tokoh yang yang dibawakan Agung adalah ....
a. pedagang
b. pembantu
c. petani
d. nelayalan

17. Perhatikan penggalan drama berikut!
Puput : Sudah malam lo Put, kita harus segera pulang.
Putri : Sudahlah Pup, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalan masih ramai.
Puput : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tetangga. Nanti mereka kira kita suka keluyuran malam.
Putri : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.
Penggalan drama di atas mengndung nilai ....
a. budaya
b. sosial
c. pendidikan
d. agama

18. Repina : Aneh!
Gunawan : Kedengarannta memang aneh, akan tetapi begitulah.
Repina : Lalu apa yang Gun kagumi?
Gunawan : ...
Repina : Aku tidak mengerti, coba jelaskan yang aneh padaku itu!
Gunawan : Maksudku, pernyataan yang mana?
Kalimat yang tepat untuk melangkapi bagian rumpang penggalan teks drama di atas adalah ....
a. pernyataan Repina tadi
b. itulah yang aku kagumi
c. ya, keanehan karya sastra itu
d. kecantikan Repina itu

19. Kalimat dalam teks drama yang ditulis dalam kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut ....
a. kramagung
b. prolog
c. pantomim
d. monolog

20. Simak teks drama berikut!
Ikkal : "Hai, hati-hati dong kalau bersepeda!" (Dengan marah)
Bayu : "Aku... aku..." (Bayu menjawab sambil ketakutan)
Yanto : "Seharusnya kami yang marah, bukan kamu. Kamu yang tidak berhati-hati" (Jawab Yanto dengan nada marah sambil mendekati Ikkal).
Ikkal : "Jangan ikut campur yah! Aku ngomong dengan dia." (Sambil menunjuk Bayu dengan marah)
Yanto : "Dia juga temanku. Aku wajib membelanya karena dia tidak bersalah."

Amanat yang terkandung dalam cuplikan teks drama di atas adalah ....
a. orang yang salah tetap harus mendapatkan pembelaan
b. kita harus menyalahkan orang yang telah menabrak dan melukai kita
c. orang lemah selalu kalah
d. kita tidak boleh main hakim sendiri dan menyalahkan orang lain tanpa bukti yang jelas

KUNCI JAWABAN

Posting Komentar untuk "Soal Latihan Penilaian Harian Bab VIII (Teks Drama) Kelas VIII Sem.2"

.
Jika berkenan mohon bantu subscribe channel admin, makasiiiihh!!