Fungsi Kata Penghubung dalam Kalimat

Artikel Terbaru:
Ada tiga macam fungsi kata penghubung yaitu penghubung antar kata, antar kalimat, dan antar paragraf. Melalui penggalan paragraf berikut kamu akan dapat melihat faktor fungsi kata penghubung tersebut.

"Tapi itu juga tempat nenek," kata Sutan, "di mana ada rusa, ada nenek,"
Maksudnya harimau.
"Huss," kata Wak Katok." Jangan disebut-sebut namanya."
Mereka cepat berpakaian. Buyung menyandang senapan lantak Wak Katok. Wak Katok tahu, bahwa dalam terang remang-remang dini hari, mata Buyung yang muda lebih tajam dari matanya, dan dia pun tahu, meskipun belum mengakuinya di depan umum, bahwa Buvung lebih pandai menembak dari dia.
Sutan membawa parang panjang dan pisau belatinya. Wak Katok hanya membawa pisau belati saja.
Buyung berjalan di depan sekali. Mereka melangkah cepat dalam samar gelap menjelang dini hari, melangkah dengan hati-hati bagai tidak berbunyi memudik sungai.
Ketika mereka tiba di tempat yang dimaksud Buyung, dini hari telah mulai datang dari timur. Ayam hutan mulai berkokok. Embun membasahi tanah, daun, pohon dan batu-batu, dan kabut yang tipis menamarkan semuanya. Mereka berjalan lebih perlahan-lahan dan lebih berhati-hati. Tiba-tiba mereka mendengar suara seekor rusa melengking, yang dibalas oleh seekor rusa lagi dari bagian hutan yang lain.

Dari novel "Harima Harimau", Mochtar Lubis

Berdasarkan penggalan pararaf di atas:
1. menghubungkan dua kata
- parang panjang dan pisau belatinya
- pohon dan batu
- batu dan kabut
- perlahan-lahan dan berhati-hati

2. menghubungkan dua kalimat
- Wak Katok tahu, bahwa dalam terang remang-remang
- Dia pun tahu, meskipun belum mengakuinya

3. menghubungkan dua paragraf (dalam wacana)
- tapi, menghubungkan paragraf sebelumnya dengan paragraf "tapi itu juga tempat nenek..."
- Ketika, menghubungkan paragraf ketiga dan keempat.

Pembahasan kata penghubung tidak hanya dari segi fungsi, tetapi dapat juga kamu perhatikan dari segi isi kalimat tersebut. Agar lebih jelas, baiklah kamu perhatikan uraian berikut.
- dan menyatakan kesetaraan atau kesejajaran
- tapi, tetapi menyatakan pertentangan. Contoh lain: namun, meskipun, sungguhpun
- ketika, menyatakan waktu. Contoh lain: sejak, saat, sementara itu, sesudah, sebelum.
- kecuali, menyatakan pengecualian
- sebab; karena menyatakan alasan
- agar, supaya, menyatakan tujuan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.
AAC Alumni Bahasa banjar Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi Siap UN Kisi-kisi UAS Kisi-kisi UH Kisi-kisi UN Kisi-kisi UTS Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara