728x90 AdSpace

17 January 2015

Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif) dan Contoh-contohnya

Kalimat perintah atau disebut juga kalimat imperatif adalah kalimat yang maknanya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. Kalimat ini ditandai nada yang agak naik, bahkan bisa bernada keras apabila perintah itu menyangkut sesuatu yang penting. Dalam bentuk tulis, kalimat perintah umumnya ditandai oleh tanda seru (!).

Kalimat perintah biasanya terdiri atas kata kerja dasar dan kata atau kata kerja dengan partikel -lah atau kata kerja dengan akhiran -kan dan -i.
1. Partikel -lah
Contoh: Bawalah teks perangkat upacara itu kemari!
Barislah dengan tertib agar upacara segera dimulai!
2. Akhiran -kan
Contoh: Bunyikan bel itu!
Luruskan barisanmu dengan sebelah kiri dan kananmu
3. Akhiran -i
Contoh: Tandai olehmu siswa yang berisik saat upacara!
Jangan kau kotori lagi podium yang telah dibersihkan itu!

Macam-macam kalimat perintah :

a. Kalimat larangan
Kalimat larangan adalah kalimat yang maksudnya mencegah seseorang berbuat sesuatu. Kalimat larangan ditandai oleh kata jangan, dilarang, atau tidak boleh.
Contoh:
1. Pak, jangan turuti perkataannya.
2. Dilarang membuang sampah di sini!
3. Kita tidak boleh mengganggunya. Kasihan!
4. Jangan lakukan itu, nanti bisa dimarahi pak Guru.

b. Kalimat ajakan
Kalimat ajakan adalah kalimat yang menyatakan permintaan atau bujukan agar seseorang mau mengikuti kita. Kalimat ajakan ditandai oleh kata ayo, mari, yuk, dan sejenisnya. Bentuknya dapat berupa kalimat berita atau tanya.
Contoh:
l. Kita jalan-jalan, yuk!
2. Ayo, kita ikut bersama mereka.
3. Kamu mau ikut bersama kami?
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif) dan Contoh-contohnya Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi