728x90 AdSpace

30 October 2011

Norma dalam Karya Sastra

Norma Estetika:
  1. Karya sastra itu mampu menghidupkan atau memperbaharui pengetahuan pembaca, menuntunnya melihat berbagai kenyataan kehidupan, dan memberikan orientasi baru terhadap apa yang dimiliki. 
  2. Karya sastra itu mampu membangkitkan aspirasi pembaca untuk berpikir dan berbuat lebih banyak dan lebih baik lagi bagi penyempurnaan kehidupannya. 
  3. Karya sastra itu mampu memperlihatkan peristiwa kebudayaan, sosial, keagamaan, atau politik masa lalu dalam kaitannya dengan peristiwa masa kini dan masa datang.
Norma Sastra:
  1. Karya sastra itu merefleksi kebenaran kehidupan manusia. Artinya, karya itu membekali pembaca dengan pengetahuan dan apresiasi yang mendalam tentang hakikat manusia dan kemanusiaan serta memperkaya wawasannya mengenai arti hidup dan kehidupan ini. 
  2. Karya itu mempunyai daya hidup yang tinggi yang senantiasa menarik bila dibaca kapan saja. 
  3. Karya itu menyuguhkan kenikmatan, kesenangan, dan keindahan karena strukturnya yang tersusun apik dan selaras.
Norma Moral:
Karya sastra disebut memiliki norma moral apabila menyajikan, mendukung, dan menghargai nilai-nilai kehidupan yang berlaku. Nilai keagamaan yang disajikan, misalnya, harus mampu memperkukuh kepercayaan pembaca terhadap agama yang dianutnya.
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Norma dalam Karya Sastra Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi