Loading...

5W1H Jokowi Umumkan Kaltim Sebagai Ibukota Indonesia yang Baru

DMCA.com Protection Status
Loading...
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.
Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa dan Di mana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan lokasi ibu kota baru terletak di Kalimantan Timur, tepatnya di dua kabupaten yakni Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Pemindahan ibu kota negara ini disebut setelah melakukan kajian matang.
"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8).

Kapan
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan rencana induk (masterplan) pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur akan rampung pada akhir 2020. Sedangkan pembangunan konstruksi fisik ditargetkan selesai 2024 mendatang.

Siapa
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor yang diundang ke Istana Kepresidenan bertepatan dengan agenda kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengumumkan lokasi ibu kota negara baru pada hari ini, Senin (26/8).
Ia hanya mengaku siap jika Kaltim diumumkan sebagai lokasi ibu kota negara baru. Dia akan langsung menyiapkan berbagai hal untuk menunjang proses pemindahan ibu kota negara.
"Kami sudah siap. Siap dalam apa saja. Masyarakat siap mendukung, lahan sudah disiapkan, kondisi keamanan dan ketertiban terjamin, area-area milik negara bukan pribadi. Saya memberikan dukungan sepenuhnya," ungkapnya.

Isran mengatakan dirinya juga akan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Balikpapan. Itu akan dilakukan andai lokasi ibu kota negara baru benar-benar berada di Kalimantan Timur.
"Kalau sudah (mengumumkan lokasi ibu kota baru), kita langsung koordinasi dengan Samarinda dan Balikpapan, kordinasi juga dengan bupati-bupatinya," tutur Isran.

Mengapa
Jokowi mengungkapkan sejumlah alasan Kaltim terpilih menjadi calon ibu kota baru. Salah satunya, risiko bencana di Kaltim minim, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan maupun tanah longsor.
Selain itu, Kaltim memiliki lokasi yang strategis karena berada di tengah-tengah Indonesia, dan berada di wilayah perkotaan yang sudah berkembang.

Bagaimana
Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pemindahan ibu kota, tahap selanjutnya ialah menyiapkan naskah akademik yang menjadi dasar rancangan undang-undang (RUU) untuk ibu kota baru tersebut.

Dalam fase penyusunan masterplan, pemerintah menyiapkan desain kota, desain gedung, dasar aturanm hingga penyediaan lahan. Sampai akhirnya, fase pembangunan infrastruktur dilakukan pada akhir 2020.
"2020 akhir mulai konstruksi, kami harapkan paling lambat 2024 proses pemindahan sudah dilakukan. Pemindahannya akan ada tahapannya, tentu nanti kami detailkan progres pembangunannya," ujar Bambang dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (26/8).

Bambang menegaskan kebijakan yang dilakukan berfokus hanya pada pemindahan pusat pemerintahan. Sementara itu, DKI Jakarta akan tetap didorong menjadi pusat bisnis dan keuangan berskala internasional.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menambahkan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan tiga klaster. Pertama, mendesain kawasan sendiri dan menentukan tata ruang yang akan rampung pada 2020.
Kedua, prasarana dasar seperti jalan dan air, termasuk pembangunan bendungan. "Kami sudah dapat beberapa lokasi bendungan dan disiapkan untuk melayani ibu kota negara ini," sebut Basuki.
Ketiga, membangun gedung pemerintahan sendiri dengan memenuhi kebutuhan struktural.
"Konstruksinya kira-kira memakan waktu tiga sampai empat tahun untuk selesaikan jalan, waduk, air, sanitasi, dan gedung-gedung. Target misalnya 2023-2024 akan mulai ada pergerakan ke sana. Insya Allah dengan jadwal ini mudah-mudahan masih bisa kami tangani," papar Basuki.

Sumber berita: cnnindonesia
Terima kasih sudah membaca 5W1H Jokowi Umumkan Kaltim Sebagai Ibukota Indonesia yang Baru
Bagikan:

Loading...

Untuk pertanyaan yang memerlukan respon cepat, silakan gunakan Whatsapp.

0 Response to "5W1H Jokowi Umumkan Kaltim Sebagai Ibukota Indonesia yang Baru"

Posting Komentar

Silakan ambil manfaat dan jika ada pertanyaan, silakan tulis di form komentar.
Terima kasih atas komentar yang sopan dan menyejukkan.