Program Contoh Teks Ulasan Film "Dilan 1991" (2019)

5W1H Berita Pemindahan Ibukota ke Pulau Kalimantan

DMCA.com Protection Status
Loading...
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.
Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, Kapan. Siapa
Presiden Jokowi diketahui sudah memutuskan memindahkan ibukota negara ke luar pulau Jawa. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas ibukota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2019).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, Jokowi memilih opsi ketiga yang ditawarkan kepadanya, yaitu memindahkan ibukota ke luar Jawa.

Rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia sebenarnya sudah disuarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di awal masa jabatannya pada 2014. Presiden Jokowi sendiri yakin pemindahan Ibu Kota dari DKI Jakarta terwujud suatu hari nanti. Dia menekankan persiapan yang matang demi mewujudkan hal itu.
"Memindahkan ibu kota negara membutuhkan persiapan yang matang. Sisi pilihan lokasi yang tepat, termasuk memperhatikan pada aspek geopolitik geostrategis, kesiapan infrastruktur pendukung dan pembiayaan," ujar Jokowi dalam ratas.
"Tapi saya meyakini Insya Allah kalau dari awal kita persiapkan dengan baik, maka gagasan besar ini akan bisa kita wujudkan," lanjut dia.

Jokowi mengatakan, pemindahan ibukota dari Jakarta sudah menjadi wacana lama. Bahkan, sejak pemerintahan pertama, Presiden Ir Soekarno. Namun, wacana itu timbul tenggelam karena tidak segera diputuskan dan tidak direncanakan secara matang dan sistematis.
Presiden menekankan, dalam hal pemindahan ibukota, jangan sekadar memikirkan jangka pendek. Tapi, mesti memikirkan jangka panjang.
"Kita harus bicara kepentingan lebih besar, bagi bangsa negara, visioner, dalam jangka panjang sebagai negara besar menyongsong kompetisi global," ujar Jokowi.

Mengapa
Jokowi menegaskan, Ibu Kota memang harus pindah dari Jakarta. Pasalnya, beban Jakarta sudah begitu berat, terutama dari jumlah penduduknya.
"Kita ini memiliki 17.000 pulau, tapi di Jawa sendiri penduduknya 57% dari total penduduk di Indonesia. Kurang lebih 149 juta. Sehingga daya dukung, baik terhadap air, lingkungan, lalu lintas," katanya.
"Semuanya memang ke depan sudah tidak memungkinkan lagi. Sehingga kemarin saya putuskan di luar Jawa. Pindah," tegas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Bagaimana
Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa Ibu Kota baru yang akan menggantikan Jakarta akan berada persis di tengah peta Indonesia, sesuai dengan syarat dalam kajian Bappenas.
"Kita bekerja bagaimana mengenai lingkungan, daya dukung, air seperti apa, mengenai kebencanaan, banjir, gempa bumi seperti apa. Kemudian pengembangan Ibu Kota ke depan, apakah masih memungkinkan," lanjut Jokowi.

Setidaknya, ada tiga wilayah yang berpotensi menjadi Ibu Kota baru. Antara lain, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Namun, Jokowi masih menutup rapat-rapat daerah mana yang akan menjadi Ibu Kota baru.
Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa Ibu Kota baru yang akan menggantikan Jakarta akan berada persis di tengah peta Indonesia, sesuai dengan syarat dalam kajian Bappenas.
"Kita bekerja bagaimana mengenai lingkungan, daya dukung, air seperti apa, mengenai kebencanaan, banjir, gempa bumi seperti apa. Kemudian pengembangan Ibu Kota ke depan, apakah masih memungkinkan," lanjut Jokowi.

Hingga sepekan lalu, Jokowi sepertinya mulai menjalankan rencananya yang sempat terkubur agenda pemilu. Hanya beberapa hari usai pencoblosan suara pemilu rampung, calon presiden unggul versi hitung cepat ini meninjau langsung lokasi di Kalimantan, Selasa (7/5/2019).
Tujuan orang nomor satu Indonesia adalah Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bukit Soeharto di Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim. Kawasan konservasi yang diharapkan bisa menggantikan keruwetan kota metropolitan Jakarta.
Selama di Kaltim, Jokowi memang belum menjatuhkan pilihannya.

Sumber berita: tribunnews, cnbcindonesia


Loading...

Terima kasih sudah membaca 5W1H Berita Pemindahan Ibukota ke Pulau Kalimantan
Bagikan:
Untuk pertanyaan yang memerlukan respon cepat, silakan gunakan Whatsapp.

0 Response to "5W1H Berita Pemindahan Ibukota ke Pulau Kalimantan"

Posting Komentar

Silakan ambil manfaat dan jika ada pertanyaan, silakan tulis di form komentar.
Terima kasih atas komentar yang sopan dan menyejukkan.

Loading...