Program Contoh Teks Ulasan Film "Dilan 1991" (2019)

5W1H Berita MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta Resmi Beroperasi

DMCA.com Protection Status
Loading...
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.
Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, dan Kapan
Hari ini, 24 Maret 2019, presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan MRT Jakarta yang dipusatkan di Bundaran HI (Hotel Indonesia) Jakarta. MRT Jakarta, singkatan dari Mass Rapid Transit Jakarta, Moda Raya Terpadu atau Angkutan Cepat Terpadu Jakarta adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik yang telah dan akan terus dibangun di Jakarta.

Informasi yang dihimpun, Jokowi naik MRT Jakarta dari Stasiun Istora Mandiri, Senayan, Jakarta, Minggu (24/3/2019) pukul 07.30 WIB. Jokowi dan rombongan menuju tujuan akhir Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.
Setiba di sana, Jokowi pun meresmikan MRT fase I yang menghubungkan Lebak Bulus dengan Bundaran HI itu.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan," kata Jokowi dalam peresmian.

Siapa
Pukul 08.30 WIB, sambil menanti kedatangan Jokowi, pemusik memainkan musik Betawi. Beberapa artis sudah berada di panggung menyapa warga. Artis tersebut di antaranya, Nirina Zubir, Reza Rahardian, Chatty Sharon dan Andien.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mendes PDTT Eko Sandjojo dan Menkominfo Rudiantara sudah berada di panggung peresmian MRT Jakarta. Ada juga Japan International Coorporation Agency (JICA) yang turut membangun MRT Jakarta dan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

Mengapa
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan, pembangunan MRT Jakarta ini bukan hanya sekadar membuat Jakarta sejajar dengan kota-kota besar lainnya di dunia. Namun, yang lebih penting, pembangunan ini adalah titik awal dari upaya pemerintah yang secara serius mengurai dan mengurangi kemacetan di Jakarta sebagai salah satu kota termacet di dunia. Solusi untuk mengatasi kemacetan itu memang banyak alternatifnya. Akan tetapi, yang paling penting adalah perbaikan sistem transportasi massal. Pembangunan MRT, menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem transportasi massal.

Bagaimana
MRT sepanjang 14 km dan memiliki 13 stasiun ini merupakan bagian pembangunan tahap I dari 110,8 km yang direncanakan.
Selain meresmikan operasional MRT Jakarta, Jokowi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga akan melaksanakan pencanangan pembangunan MRT Fase II dengan rute Bundaran HI-Kota, menurut agenda yang diterima CNBC Indonesia.

Sebelum meresmikan, Jokowi kembali menjajal kereta MRT. Jokowi naik MRT Jakarta dari Stasiun Istora Mandiri, Senayan, Jakarta, Minggu (24/3/2019) pukul 07.30 WIB. Jokowi dan rombongan menuju tujuan akhir Stasiun Bundaran HI.
Setibanya di Stasiun Bundaran HI, Jokowi tak langsung menuju panggung utama peresmian MRT Jakarta yang ada di depan Pos Polisi Bundaran HI. Di panggung masih berlangsung hiburan untuk warga.

Pantauan detikcom, warga sudah membludak di Bundaran HI untuk menyaksikan peresmian MRT Jakarta. Bahkan, arus tepat di depan antara panggung utama dan Bundaran HI, sulit untuk dilewati.
Situasi di sekitar Bundaran Hi sangat ramai. Sebagian ada yang berkumpul di depan panggung peresmian MRT, dan sebagian banyak juga yang sibuk berolahraga di sepanjangan Jl MH Thamrin-Sudirman.

Moda transportasi ini akan mulai beroperasi pada Senin (25/3/2019) esok dan masih dapat dinikmati gratis dengan cara mengisi data di pintu. Baru kemudian MRT Jakarta beroperasi secara komersial pada 1 April 2019.

Sejarah MRT
MRT sendiri punya perjalanan panjang. Dalam catatan detikFinance, seperti mengutip jakartamrt.co.id, proyek infrastruktur ini sebenarnya sudah digagas sejak Orde Baru yakni tahun 1985. Ada lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus yang telah dilakukan terkait dengan kemungkinan sistem MRT di Jakarta
Tapi, proyek ini tak kunjung jalan. Krisis ekonomi dan politik yang terjadi antara rentang tahun 1997-1999 ditengarai sebagai salah satu sebab proyek ini jalan di tempat.

Pada 26 April 2012, titik terang pembangunan MRT muncul. Gubernur DKI Jakarta saat itu Fauzi Bowo meresmikan pencanangan persiapan pembangunan MRT di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.
Saat itu, Foke sapaan akrabnya mengaku lega. Ia berharap MRT menjadi ikon pembangunan serta menjadi transportasi yang nyaman, efisien dan ramah lingkungan.
"Akhirnya pada hari ini, saya bisa bernafas lega dibanding hari-hari sebelumnya karena proyek ini bukan lagi mimpi karena sudah mulai hari ini kita pencanangan pekerjaan persiapan pembangunan MRT Jakarta. Insya Allah tidak ada kendala yang berarti di kemudian hari karena persiapannya betul-betul sudah matang. Segala sesuatunya betul-betul siap. Barulah setelah itu, Pemprov yakin me-launching-nya secara resmi ke masyarakat," papar Foke.

Pembangunan MRT kemudian dilanjutkan gubernur selanjutnya Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjabat sebagai presiden. Jokowi saat itu menyebut proyek MRT masuk sebagai salah satu prioritas dalam anggaran Jakarta tahun 2013.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Oktober 2013.

Dalam acara deklarasi Alumni Pangudi Luhur belum lama ini (6/2/2019), Jokowi menceritakan kisah mengenai keputusannya membangun MRT. Dia menuturkan, keputusan pembangunan MRT sudah dikalkulasikan untung ruginya.
"Saya suruh paparkan kenapa sih ini tidak dibangun-bangun sejak 26 tahun lalu? Dipaparkan kepada saya kalau cara memaparkannya seperti itu selalu hitungnya untung dan rugi. Ya pasti rugi terus, namanya transportasi massal. Tapi saya bertanya, saat itu ruginya berapa sih harus subsidi Rp 3 triliun setiap tahun. Kita tahu APBD DKI Rp 73 triliun saat itu," ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan, keputusannya untuk menggarap MRT ialah keputusan politik. Menurutnya, jika tidak segera dieksekusi maka Jabodetabek akan merugi triliunan rupiah per tahun. Sebut Jokowi, Jabotabek akan kehilangan Rp 65 triliun setahun karena kemacetan.
"Secara makro, hitung-hitungan negara tetap untung Rp 65 triliun tidak hilang setiap tahun. Pikiran saya hanya sesederhana itu, termasuk LRT dan lain-lain. Termasuk infrastruktur lebih dulu karena hitung-hitungannya seperti itu. Kalau MRT dibangun nanti-nanti, tanah di Jakarta akan semakin mahal," paparnya.

Proyek mangkrak puluhan tahun itu kini telah rampung. Kini, masyarakat Jakarta punya alternatif transportasi.

Sumber berita: cnbcindonesia, viva, detik
Loading...

Terima kasih sudah membaca 5W1H Berita MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta Resmi Beroperasi
Bagikan:
Untuk pertanyaan yang memerlukan respon cepat, silakan gunakan Whatsapp.

0 Response to "5W1H Berita MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta Resmi Beroperasi"

Posting Komentar

Silakan ambil manfaat dan jika ada pertanyaan, silakan tulis di form komentar.
Terima kasih atas komentar yang sopan dan menyejukkan.

Loading...