Contoh Soal Menganalisis Struktur Teks Cerpen

Bacalah cerpen singkat berikut ini untuk menjawab dua nomor soal berikut !
Senyum Karyamin
Karya : Ahmad Thohari

(1) Mereka tertawa bersama. Mereka, para pengumpul batu itu, memang pandai bergembira dengancara menertawakan diri mereka sendiri. Dan Karyamin tidak ikut tertawa, melainkan cukup tersenyum. Bagi mereka, tawa atau senyum sama-sama sah sebagai perlindungan terakhir. Tawa dan senyum bagi mereka adalah simbol kemenangan terhadap tengkulak, terhadap rendahnya harga batu, atau terhadap licinnya tanjakan. Pagi itu senyum Karyamin pun menjadi tanda kemenangan atas perutnya yang sudah mulai melilit dan matanya yang berkunang-kunang.
(2) Karyamin melangkah pelan dan sangat hati-hati. Beban yang menekan pundaknya adalah pikulan yang digantungi dua keranjang batu kali. Jalan tanah yang sedang didakinya sudah licin dibasahi air yang menetes dari tubuh Karyamin dan kawan-kawan, yang pulang balik mengangkat batu dari sungai ke pangkalan material di atas sana. Karyamin sudah berpengalaman agar setiap perjalananya selamat. Yakni berjalan menanjak sambil menjaga agar titik berat beban dan badannya tetap berada pada telapak kaki kiri atau kanannya. Pemindahan titik berat dari kaki kiri ke kaki kanannya pun harus dilakukan dengan baik. Karyamin harus memperhitungkan tarikan napas serta ayunan tangan demi keseimbangan yang sempurna.
(3) Sebelum habis mendaki tanjakan, Karyamin mendadak berhenti. Dia melihat dua buah sepeda jengki diparkir di halaman rumahnya. Denging dalam telinganya terdengar semakin nyaring. Kunang-kunang di matanya pun semakin banyak. Maka Karyamin sungguh-sungguh berhenti dan termangu. Dibayangkan istrinya yang sedang sakit harus menghadapi dua penagih bank harian. Padahal Karyamin tahu, istrinya tidak mampu membayar kewajibannya hari ini, hari esok, hari lusa, dan entah hingga kapan, seperti entah kapan datangnya tengkulak yang telah setengah bulan membawa batunya.
(4) ”Ya, kamu memang mbeling , Min. di gerumbul ini hanya kamu yang belum berpartisipasi. Hanya kamu yang belum setor uang dana Afrika, dana untuk menolong orang-orang yang kelaparan di sana. Nah, sekarang hari terakhir. Aku tak mau lebih lama kau persulit.” Karyamin mendengar suara napas sendiri. Samar-samar Karyamin juga mendengar detak jantung sendiri. Tetapi Karyamin tidak melihat bibir sendiri yang mulai menyungging senyum.
(5) Kali ini Karyamin tidak hanya tersenyum, melainkan tertawa keras-keras. Demikian keras sehingga mengundang seribu lebah masuk ke telinganya. Seribu lunang masuk ke matanya. Lambungnya yang kampong berguncang-guncang dan merapuhkan keseimbangan seluruh tubuhnya. Ketika melihat tubuh Karyamin jatuh terguling ke lembah Pak Pamong berusaha menahannya. Sayang, gagal.

1. Nomor 3 pada cerpen singkat di atas termasuk struktur teks cerpen bagian …
a. Orientasi
b. Resolusi
c. Komplikasi
d. Rangkaian peristiwa

2. Nomor 5 pada cerpen singkat di atas termasuk struktur teks cerpen bagian …
a. Orientasi
b. Komplikasi
c. Rangkaian peristiwa
d. Resolusi

3. Berikut ini yang bukan struktur teks cerpen adalah …
a. Rangkaian peristiwa
b. Komplikasi
c. Orientasi
d. Imajinasi

4. Di sebelah barat kampung ada gunung yang tidak begitu besar. Disebut gunung barangkali tidak tepat karena areanya terlalu kecil. Lebih tepatnya disebut bukit. Tapi, penduduk kampung, sejak dulu sampai sekarang, menyebutnya dengan Gunung Beser.
Kutipan parangraf tersebut merupakan bagian....
a. orientasi
b. rangkaian peristiwa
c. komplikasi
d. resolusi

5. Hari senin, kembali pandanganku tertuju pada sepatu Andi. Sepatu butut yang selalu menemaninya kesekolah. Satu-satunya yang terlintas di pikiranku adalah sepatu itu telah menjadi sebagaian dari hidupnya, dan itu menjadi haknya tanpa seorangpun berhak mengambilnya. Toh nanti setelah tak layak pakai menurutnya, ia pasti meminta pada orangtua kami.
Kutipan paragraf tersebut merupakan bagian....
a. orientasi
b. rangkaian peristiwa
c. komplikasi
d. resolusi

6. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
"Melodi,kalau ayah bilang dan ayah suruh itu didengarkan dan dilakukan, bukannya diabaikan begitu saja!" kata ayah sambil cemberut dan marah-marah kepada Melodi. "Ayah, aku lagi sibuk dengerin lagu," jawab Melodi dengan santai.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
a. orientasi
b. rangkaian peristiwa
c. komplikasi
d. resolusi

7. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Melodipun teringat bahwa dia tak pernah menjabat tangan ayahnya saat ia marah dan saat itu juga dia langsung menjabat tangan ayahnya dan mengatakan, "Ayah, maafkan aku. Meloddi sudah membantah ayah."
Ayah pun memluknya dan berkata, "Ayah maafin, kok. Kamu jangan sedih, ya?"
Melodi mengangguk sambil menghapus air matanya.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
a. orientasi
b. rangkaian peristiwa
c. komplikasi
d. resolusi

8. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Langit siang menampakkan wajahnya yang biru cerah. Awan putih nan indah bergerak-gerak seiring derai angin di atas sana berhembus kencang. Kutatap sekelilingku. Manusia-manusia yang sibuk berlalu-lalang dengan semua urusannya. Beginilah potret perkotaan. Ramai dan bising. Tapi di balik semua itu, ada yang menarik perhatianku.Aku menoleh ke atas.
Kutipan cerpen di atas terdapat pada bagian ....
a. orientasi
b. rangkaian peristiwa
c. komplikasi
d. resolusi

KUNCI JAWABAN
Jika berkenan mohon bantu subscribe channel admin, makasiiiihh!!