Status FB | KUMPULAN HADIST | MALAM NISFU SYA'BAN

DMCA.com Protection Status
Loading...
Status Facebook yang kita tulis, tidak semata curhat tentang apa yang kita pikirkan. Status FB juga bisa dijadikan sarana berbagi ilmu dan informasi tentang hal tertentu. Selain itu pula, status FB juga bisa dijadikan sarana berbagi pahala.

Berikut status FB yang bisa kita tulis berkenaan dengan malam Nisfu Sya'ban:

Nabi Muhammad Saw bersabda : "Sya'ban adalah bulanku dan Romadhon adalah bulan umatku. Sya'ban adalah penebus dosa dan Romadhon adalah bulan yang mensucikan" (Al-Hadits).

Dceritakn bahwa Ibnu Abiy As-Shoif al-Yamaniy brkta bhwa Ssungguhnya Sya’ban adlh bulan sholawat kpd nabi SAW, krn ayat “innalloha wa malaaikatahu yusholluna ‘alan nabiy..” dtrunkan pd blan itu. Krn itu prbyklah sholawat di bln ini.

Al-Imam As-Subkiy berkata bahwa amalan di mlm nishfu Sya’ban mghapus dosa stahun, mlm Jumat mghapus dosa sminggu, dan Lailatul Qodr mghpus dosa seumur hidup.

Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh makhluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)

Diriwayatkan kapadaku bahwa Sahabat Nabi Usamah bin Zaid.ra berkata kepada Nabi SAW, “Ya Rasulullah, aku belum pernah melihat engkau berpuasa di bulan lain lebih banyak dari puasamu di bulan Sya’ban.”

Kata Nabi, “Bulan Sya’ban sring dilupakan org, krn diapit oleh bln Rajab dan Ramadhan, pdahal pd bln itu, diangkat amalan2 (dan dilaporkan) kpd Tuhan Rabbil Alamin. Krnnya, aku ingin agar swktu amalanku dibw naik, aku sdg berpuasa.” (HR Ahmad dan Nasai - Sunah Abu Dawud).

Aisyah RA brcrita bhw pd suatu mlm dia khilangan Rasulullah SAW, ia kluar mcr n akhirx mnemukn beliau di pkuburn Baqi’, sdg mnengdahkn wjhnya ke langit. Beliau brkta, “Ssngguhx Allah Azza Wajalla trun ke langit dunia pd mlm Nishfu Sya’ban n mngampuni (dosa) yg byknya mlebihi jlh bulu domba Bani Kalb.” (HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

Dirwyatkn dr Ali bin Abi Thalib bhwa Rasulullah SAW brsbda, “Jka mlm Nishfu Sya’ban tiba, mk shalatlah di mlm hari, brpuasalh di siang harix, krn ssgghx pd mlm itu, stlh mthr trbnm, Allah trun ke lngit dnia n brkta, ‘Adkh yg bristighfr kpd-Ku, lalu Aku mngmpnix. Adkh yg mmhn rzeki, lalu Aku mbrx rzki. Adkh yg trtimpa bala’, lalu Aku mylmtknx, dll, dmkian strusx hgga trbitx fajar.” (HR Ibnu Majah).


Kumpulan dari status FB
Penjelasan tentang Nisfu Sya'ban:
Nisfu Sya'ban berasal dari kata Nisfu (bahasa Arab) yang berarti separuh atau pertengahan, Sya'ban adalah nama bulan ke-8 dalam kalender Islam. Dengan demikian nisfu sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban. Pada malam ini biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yaasiin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya.
Setelah pembacaan Surat Yaasiin biasanya diteruskan dengan salat Awwabin atau salat tasbih. Setelah itu biasanya dilanjutkan dengan ceramah agama atau langsung makan-makan.
Peringatan Nisfu Sya'ban tidak hanya dilakukan di Indonesia saja. Al-Azhar sebagai yayasan pendidikan tertua di Mesir bahkan di seluruh dunia selalu memperingati malam yang sangat mulia ini. Hal ini karena diyakini pada malam tersebut Allah akan memberikan keputusan tentang nasib seseorang selama setahun ke depan. Keutamaan malam nisfu Sya'ban diterangkan secara jelas dalam kitab Ihya' Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali. Wikipedia

Arsip terkait sebelumnya:
Marhaban Ya Sya'ban
Terima kasih sudah membaca Status FB | KUMPULAN HADIST | MALAM NISFU SYA'BAN
Bagikan:

Loading...

Untuk pertanyaan yang memerlukan respon cepat, silakan gunakan Whatsapp.

1 Response to "Status FB | KUMPULAN HADIST | MALAM NISFU SYA'BAN"

  1. Beberapa Hadits Lemah dan Palsu di Bulan Sya’ban
    Kamis, 23 Juli 2009 00:00
    Syeikh Ibnu Baz rahimahullah mengatakan, “Hadits yang menerangkan keutamaan malam nishfu Sya’ban adalah hadits-hadits yang lemah yang tidak bisa dijadikan sandaran. Adapun hadits yang menerangkan mengenai keutamaan shalat pada malam nishfu sya’ban, semuanya adalah berdasarkan hadits palsu (maudhu’). Sebagaimana hal ini dijelaskan oleh kebanyakan ulama.” (At Tahdzir minal Bida’, 20).
    Di antara hadits-hadits lemah dan palsu di bulan Sya'ban dan seputar malam nishfu sya'ban adalah sebagai berikut.

    [Hadits Pertama]

    إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعَرِ غَنَمِ كَلْبٍ
    “Sesungguhnya Allah Ta’ala turun ke langit dunia pada malam nishfu Sya’ban, Dia akan mengampuni  dosa walaupun itu lebih banyak dari jumlah bulu yang ada di kambing Bani Kalb.” [Bani Kalb adalah salah satu kabilah di Arab yang punya banyak kambing]

    Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan Ibnu Majah. At Tirmidzi mengatakan bahwa beliau mendengar Muhammad (yaitu Imam Bukhari) mendhoifkan hadits ini. (Lihat As Silsilah Ash Shohihah, no. 1144)

    [Hadits Kedua]

    إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا يَوْمَهَا. فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
    “Apabila datang malam nishfu sya’ban, maka hidupkanlah malam tersebut dan berpuasalah di siang harinya. Karena ketika itu, Allah turun ke langit dunia pada malam tersebut mulai dari tenggelamnya matahari. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Siapa saja yang meminta ampunan, Aku akan mengampuninya. Siapa saja yang meminta rizki, aku pun akan memberinya. Siapa saja yang tertimpa kesulitan, Aku pun akan membebaskannya. Siapa pun yang meminta sesuatu, Aku akan mengabulkannya hingga terbit fajar”.”

    Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Sanad hadits ini adalah lemah, bahkan menurut Syeikh Al Albani adalah maudhu’ (palsu) karena di dalamnya terdapat perowi yang bernama Ibnu Abi Sabroh yang tertuduh sering memasulkan hadits sebagaimana dikatakan dalam At Taqrib. Imam Ahmad bin Hambal dan Ibnu Ma’in juga berpendapat demikian yaitu Ibnu Abi Basroh sering memalsukan hadits. Sehingga Syeikh Al Albani berkesimpulan bahwa sanad hadits ini maudhu’ (palsu). (Lihat As Silsilah Adh Dho’ifah, no. 2132)

    [Hadits Ketiga]

    رَجَبٌ شَهْرُ اللهِ وَ شَعْبَانُ شَهْرِيْ وَ رَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي .
    “Rajab adalah syahrullah (bulan Allah), Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan ummatku.”
    Dalam Al Jami’ Ash Shogir (6839), Syeikh Al Albani mengatakan bahwa hadits  ini dho’if.

    [Hadits Keempat]

    من صلى ليلة النصف من شعبان ثنتى عشرة ركعة يقرأ في كل ركعة قل هو الله أحد ثلاثين مرة، لم يخرج حتى يرى مقعده من الجنة …
    “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam nishfu sya’ban sebanyak 12 raka’at, setiap raka’atnya membaca surat “Qul huwallahu ahad” sebanyak tiga puluh kali, maka dia tidaklah akan keluar sampai dia melihat tempat duduknya di surga ...”

    Hadits ini dibawakan ouleh Ibnul Jauziy dalam Al Maudhu’at (kumpulan hadits-hadits palsu). Ibnul Jauziy mengatakan bahwa hadits di atas adalah hadits maudhu’ (palsu) dan di dalamnya banyak perowi yang majhul (tidak dikenal). (Lihat Al Maudhu’at, 2/129)

     

    BalasHapus

Silakan ambil manfaat dan jika ada pertanyaan, silakan tulis di form komentar.
Terima kasih atas komentar yang sopan dan menyejukkan.