5W1H Gempa dan Tsunami Mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah

loading...
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.
Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:

Apa, Di mana, dan Kapan
Pada hari Jumat (28/9/2018), telah terjadi gempa besar berkekuatan 7,7 yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah yang dipastikan disertai tsunami.

Siapa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Humasnya, Sutopo Purwo Nugroho memberikan pernyataan pasca terjadinya gempa bumi di Donggala, Sulawesi Tengah.
Dilansir dari program Breaking News, TV One, Sutopo yang dihubungi melalui telepon mengatakan video tsunami yang sempat beredar di media sosial karena gempa di Donggala, memang benar adanya.

Mengapa dan Bagaimana
Dari akun Twitter BMKG disebutkan, gempa itu terjadi pukul 17.02 WIB. Titik gempa di 0.18 LS dan 119.85 BT dengan kedalaman 10 kilometer.

Sebelumnya beberapa kali gempa terjadi dengan beragam kekuatan. Salah satunya gempa berkekuatan 6,0 SR yang menyebabkan kerusakan serta 1 korban meninggal dunia di Donggala. Dari beberapa pemberitaan di televisi disebutkan, akibat gempa dan tsunami tersebut menyebabkan Kantor Ditlantas Polda Sulteng rusak berat, jaringan komunikasi sempat terputus, tower ATC Bandara Palu rusak, dan penerbangan ditutup. Gempa tersebut juga dirasakan warga Gowa.

Sumber: http://wow.tribunnews.com/2018/09/28/bnpb-memang-benar-terjadi-tsunami-di-palu-dan-donggala.
loading...
Bagikan:
loading...