.

Contoh Soal Puisi Rakyat (Pantun, Syair, Gurindam)

Artikel Terbaru:
loading...
loading...
Soal 1:
Yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah ….
a. Setiap baris terdiri atas empat bait
b. Bersajak a-b-a-b
c. Baris pertama dan kedua berupa sampiran
d. Baris ketiga dan keempat sebagai isi

Soal 2:
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
a. Sari kelapa buah nira
b. Nira diolah untuk sedekah
c. Nira diolah untuk sedekah
Gembiara hati tiada tara
d. Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah

Jawaban: 1)A, 2)D
Pembahasan:
1) Yang benar "Setiap bait terdiri atas empat baris"
2) Yang merupakan sampiran pada pantun adalah baris 1 dan 2

Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
A. Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
B. Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
C. Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
D. Ke Selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih

KUNCI JAWABAN : B
PEMBAHASAN :
Menulis pantun harus mencermati ciri pantun. Pantun berima abab, larik 1-2 sampiran, larik 3-4 isi. Jumlah suku kata terdiri atas 8 – 12 suku kata. Menulis pantun sesuaikan dengan ilustrasi.
Kata kunci : sepeda impian menjadi kenyataan… (sepeda impian di depan mata)


Indikator Soal : Disajikan pantun yang larik isinya dirumpangkan, siswa dapat melengkapi isi pantun tersebut

SOAL :
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)

Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
A. (1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah

B. (1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna

C. (1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
D. (1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara

KUNCI JAWABAN : C
PEMBAHASAN :
Menulis pantun harus mencermati ciri pantun. Pantun berima abab, larik 1-2 sampiran, larik 3-4 isi. Jumlah suku kata terdiri atas 8 – 12 suku kata. Menulis pantun sesuaikan dengan ilustrasi. Melengkapi isi pantun rumpang, cermati rima pantun.
Kata kunci : durian (kemudian); sepeda (waspada)

Indikator Soal : Disajikan ilustrasi berupa acara sekolah, siswa dapat menentukan pantun yang tepat sesuai ilustrasi tersebut
Soal :
Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
A. Bila kita ingin ke pasar
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
B. Kuda poni si kuda kepang
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
C. Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
D. Pergi ke goa Jatijajar
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia

Kunci Jawaban : B

Pembahasan :
Syarat-syarat sebuah pantun: terdiri atas 4 baris, baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi, rimanya a-b-a-b, setiap larik terdiri atas 8 – 12 suku kata. Pilihan A, C, dan D sudah sesuai syarat-syarat pantun , tetapi isinya tidak sesuai dengan ilustrasi.

Indikator Soal : Disajikan sebuah pantun yang bagian isinya dirumpangkan , siswa dapat melengkapinya dengan tepat.
Soal :

Perhatikan pantun berikut!
Rumput jadi rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[…] (1)
[…] (2)

Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…
A. (1) Bila kamu rajin belajar
(2) Prestasi pasti akan diraih

B. (1) Untuk dapat raih nikmat
(2) Kerja keras dan ibadah

C. (1) Meskipun sedikit harta
(2) Jangan lupa bersedekah
D. (1) Jika ingin masuk surga
(2) Mari kita tebalkan iman

Kunci Jawaban : C
Pembahasan :
Syarat-syarat sebuah pantun: terdiri atas 4 baris, baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi, rimanya a-b-a-b, setiap larik terdiri atas 8 – 12 suku kata.
Pilihan A, B, dan D tidak menyambung dengan sampiran dan rumus rimanya.


Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
a.4 – 3 – 2 – 1
b.1 – 3 – 2 – 4
c.4 – 2 – 1 – 3
d.2 – 3 – 1 – 4

Perhatikan pantun berikut!
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
a.pintu
c.taman
b.rumah
d.pagar

Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . . a.4 – 3 – 2 – 1
b.1 – 3 – 2 – 4
c.4 – 2 – 1 – 3
d.2 – 3 – 1 – 4

Perhatikan pantun berikut!
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
a.pintu
c.taman
b.rumah
d.pagar

Perhatikan pantun berikut!
Jalan-jalan ke pinggir pantai
Lihat bulan sedang purnama
............................................
.............................................
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah . . . .
a. Jawablah wahai ayah dan bunda
Siapa dia yang tinggi semampai

b. Kalau ingin lekas pandai
Rajin belajar wajib hukumnya

c. Jangan suka membeli tapai
Bisa-bisa sakit perutmu

d. Sungguh indah pemandangan pantai
Minum teh bersama ayah dan bunda


Kalau ada sumur di ladang
. . .
. . .
Bolehlah kita berjumpa lagi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
a. Kita boleh mandi sambil berlari
Kalau sedang bermain di ladang
b. Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang
c. Bolehlah kita menimbanya
kalau ada uang banyak
d. Kita akan mandi bersama
Kalau kita mempunyai umur yang panjang

Perhatikan kutipan syair berikut:
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair diatas adalah . . . .
a. Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin
b. Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya
c. Para pemuda harus menggunakan waktu hidupnya
d. Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini sementara saja

Rindu Dendan

Beta menunggu tidak tersabar,
Dalam hati berdebar-debar,
Rasa rindu tidak terkhabar,
Bila bersua tersenyum lebar.
Di DWI Maya beta khabarkan,
Rindu di hati beta luahkan,
Khabar tersusun beta tuliskan,
Untuk dikongsi bersama rakan.
Warkah abang sudahlah tamat,
Rindu di hati terlalu amat,
Cinta abang di hati tersemat,
Syaaban 1424 tamat.

Syair tersebut bertema …
a. Ketuhanan adalah segalanya.
b. Kemanusiaan menjadi maya dalam hati.
c. Cinta kasih mempererat kedamaian hati.
d. Cinta tan ah air diperjuangkan hingga tamat.

Pesan yang disampaikan dalam syair tersebut …
a. Jangan gila karena cinta.
b. Jatuh cinta membawa duka.
c. Kerinduan seseorang akan menyiksa batin.
d. Kerinduan seseorang akan terobati dengan menuliskan surat.

Rindu Dendan
Puisi berikut ini yang merupakan syair adalah …
a. Bila kita bersama sudah,
Dunia ini terlalu in dah,
Dinda cantik permata bertahta,
Cantik rupa bicara petah.
b. Ditenun kain dengan kapas,
Bermacam-macam warna ragi,
Perahu lilin layar kertas,
Berani kulunggar lautan api.
c. Buah rambutan masak sebuah,
Kalau dimanakn manis rasanya,
Nona yang berbaju merah,
Sudahkah ada yang punya?
d. Air dalam bertambah dalam,
Hujan di hulu belum lagi teduh.
Hati dendam bertambah dendam,
Dendam dahulu belum lagi disentuh.

(1) Bersajak a-a-a-a.
(2) Jumlah kata tiap baris bebas
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 10 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor . . . .
a. (1) dan (3)
b. (1) dan (4)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)

Usaha yang selalu ada
dapat mengubah nasib sengsara
karena Tuhan Maha Pemurah
selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . . .
a. baitnya terdiri atas empat baris
b. setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
c. terdiri dari sampiran dan isi
d. rima akhir berpola a-a-a-a

Ciri-ciri syair yang tepat adalah . . . .
a. Empat baris sebait, bersajak sama, tidak terikat jumlah suku kata.
b. Sebait empat baris, bersajak abab, terdiri atas 8 – 12 suku kata
c. Empat baris setiap baitnya, bersajak aaaa, terikat jumlah suku kata.
d. Sebaris empat bait, bersajak sama, terikat jumlah suku kata

Gambar: katakataku.co.id
Artikel Lainnya:
.