Home » » 5W1H Berita Fitnah Capture Percakapan WA Firza Husein - Habib Rizieq

5W1H Berita Fitnah Capture Percakapan WA Firza Husein - Habib Rizieq

Artikel Terbaru:
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, Kapan, Siapa
Sebuah video berisi Chatting Mesum yang mengatasnamakan Firza Husein dan Rizieq Syihab Viral di Jagad Maya sejak Sabtu, 28 Januari 2017. Selain pesan s3ks, terpajang pula foto Firza Husein dan Rizieq Syihab yang masih perlu dipastikan keasliannya.

Diketahui Nama Firza Husein kembali mencuat setelah video capture berkonten pornografi dan percakapan di WhatsApp yang vulgar dengan Habib Rizieq ramai diperbincangkan yang diduga melibatkan keduanya. Baik Firza maupun Rizieq telah membantah soal isi percakapan maupun rekaman audio di WhatsApp tersebut.
“Tentang beredarnya ada rekaman fitnah yang mengatasnamakan Firza Husein, juga saya, sekali lagi saya katakan itu semua adalah fitnah,” tegas Rizieq di Polda Metro Jaya, Rabu (1/1) pagi.

Rizieq juga mengaku sudah kenyang dengan berbagai fitnah yang menimpanya. Sebelum isu soal percakapan WA dengan Firza Husein, Rizieq sudah banyak difitnah dengan isu-isu lainnya.
“Adapun soal fitnah semacam ini, saya ini sudah kenyang difitnah. Difitnah beristri enam, difitnah sodomi laskar, difitnah selingkuh sama perempuan, kemudian difitnah terima sogokan Rp 100 miliar, difitnah serobot tanah negara, difitnah menghina Pancasila, difitnah anti-Bhinneka Tunggal Ika, jadi udah segudang fitnah yang ada,” beber Rizieq.

Sementara terkait hal ini, Firza Husein enggan angkat bicara, Ia yang saat ini ditahan di Mako Brimob Kelapa II dengan status tersangka makar hanya menyerahkan sepenuhnya ke kuasa hukum.

Mengapa dan Bagaimana
Menurut Kuasa Hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, mengatakan gara-gara video yang merekan pesan bermuatan pornografi yang seolah-olah berisi percakapan antara Firza dengan Rizieq Syihab, kliennya kini stres dan sakit.
“Firza masih terpukul karena fitnah itu. Saat dibawa ke Markas Brimob Depok, dalam keadaan sakit,” kata Aziz di Jakarta, Selasa, 31 Januari 2017.

Sebelumnya, bendahara Partai Pribumi, Yakub A Arupalakka, juga mengatakan bahwa akibat video tersebut viral, Firza mengaku Shock Berat. Kepada Yakub, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) itu membantah tidak pernah melakukan hal seperti yang dituduhkan.
“Dia shock berat. Dia tidak bisa bicara di hadapan umum. Makanya bilang ke saya untuk klarifikasi,” ujar Yakub.

Pada Selasa siang, 31 Januari 2017, Firza telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar. Firza dijemput dari rumah orang tuanya di Lubang Buaya, Jakarta Timur, dan langsung ditahan di Markas Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Terkait beredarnya gambar porno dan chat berbau mesum yang disebut dilakukan pemimpin FPI Rizieq Shihab dan tersangka dugaan makar, Firza Husein, polisi pun langsung bergerak cepat menelusuri siapa penyebar konten tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, pihaknya sudah mengantungi identitas beberapa pelaku. Namun, Argo enggan membeberkan siapa identitas penyebar konten pornografi yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein.
"Sudah teridentifikasi. Lebih dari satu (akun atau pelaku)," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/1/2017).

Argo menuturkan, Polda Metro Jaya sejauh ini belum menerima laporan kepolisian dari pihak Rizieq Shihab maupun Firza. Kendati demikian, polisi tetap bisa melakukan penyelidikan. Sebab, kasus tersebut terkait konten pornografi dan bukan kategori delik aduan.
"Kami mendapatkan informasi yang diperoleh anggota dengan cyber patrol. Kami membuat laporan model A atau kami menunggu laporan," tutur dia.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim itu menyangkal reaksi cepat polisi karena kasus ini menyeret nama tokoh besar. Dia beralasan, penyelidikan dilakukan sesegera mungkin karena kasus ini meresahkan masyarakat.
"Kalau membuat resah gimana? Pornografi kan meresahkan masyarakat," ujar Argo.

Dalam kasus Rizieq Shihab, polisi akan menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Selain itu, polisi juga bisa menambahkan hukuman berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, membantah pelaku chat berbau pornografi yang telah tersebar di dunia maya itu adalah kliennya.
Ia mengatakan, Rizieq sudah tidak memegang ponsel lagi sejak aksi 411 pada Jumat, 4 November 2016. Sebab, Rizieq Shihab mengetahui ponselnya telah disadap dan dikloning orang lain. Banyak pesan yang terkirim dari nomor kontak Rizieq, padahal ponselnya sedang tidak aktif.
"Ini jelas-jelas penghancuran agar Habib itu ditinggalkan oleh umatnya. Tapi justru terbalik, kalau seperti ini umat tambah cinta sama Habib. Malah kompak," ucap Kapitra.

Dari beberapa potongan gambar percakapan yang tersebar diketahui percakapan tersebut dilakukan pada Agustus 2016 atau tiga bulan sebelum aksi damai 411 digelar.

Polisi kemudian menggeledah rumah tersangka kasus makar Firza Husein di Jalan Makmur, Lubang Buaya, Jakarta Timur, (1/2). Sejumlah barang bukti disita penyidik dari rumah Firza Husein. Barang bukti berupa dua buah sprei dan bantal guling itu berkaitan dengan kasus foto dan video percakapan mesum diduga antara Firza dan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.
“Ada kaitannya dengan kasus yang kami tangani berkaitan dengan UU Pornografi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 1 Februari 2017.

Menurut Argo, nantinya penyidik akan menyesuaikan barang bukti dengan sejumlah barang yang ada di foto yang menampilkan wajah dan tubuh Firza tanpa busana.
“Penyidik akan menilai fakta-fakta dengan konten itu apakah ada kesesuaian atau tidak,” kata Argo. Menurut Argo, penyidik saat ini tengah menyelidiki pengunggah foto dan video mesum tersebut.

Nantinya, kata Argo, kepolisian akan memanggil beberapa orang untuk diminta keterangan, termasuk saksi ahli. Adapun untuk kasus makar yang menjerat Firza, Argo mengungkapkan belum ada barang bukti yang dibawa petugas dari hasil penggeledahan.

Saat ini Firza Husein ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat terkait dugaan sebagai penyandang dana makar.

Sebelumnya, polisi menetapkan sejumlah tokoh sebagai tersangka dugaan makar, di antaranya Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin, Rachmawati, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo Santjojo, Adityawarman Thaha, Hatta Taliwang, dan Alvin Indra. Sri Bintang ditahan sejak penangkapan pada 2 Desember 2016.

Berbagai Sumber: Tribunnews.com, liputan6.com
Daftar Isi Blog ringkasan materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, contoh soal, hasil belajar siswa, dan info pendidikan. Copas ke blog lain? Cantumkan link sumber!