.

5W1H Berita Pemain Ajax Amsterdam U-19 Ezra Walian Resmi Jadi WNI

Artikel Terbaru:
loading...
loading...
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Perlu diingat, bahwa setiap bagian kalimat atau paragraf bisa saja mengandung lebih dari satu unsur berita. Namun yang dimaksud di sini adalah dalam satu bagian berita (kalimat ataupun paragraf), unsur berita yang dimaksud adalah yang termaktub dalam inti kalimat atau inti paragraf.

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa
Penyerang muda berusia 19 tahun asal klub Jong Ajax Amsterdam, Ezra Walian, sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Proses naturalisasi Ezra dibantu surat Kementerian Pemuda dan Olah Raga Indonesia (Kemenpora) kepada Kemnterian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Dengan selesainya proses naturalisasi ini membuat Ezra Walian bisa bermain untuk Timnas Indonesia U-23 yang sedang difokuskan meraih target juara di Sea Games 2017.

Di mana
Ezra dilahirkan di Amsterdam, Belanda. Saat ini ia bermain sebagai penyerang (Striker) di klub Ajax Amsterdam, Belanda. Sebelum di Ajax, Ezra memulai belajar sepakbola di akademi AZ Alkmaar, kemudian menjadi pemain timnas Belanda U-15.

Kapan
Ezra yang lahir pada tanggal 22 Oktober 1997 dan bernama lengkap Ezza Harm Ruud Walian ini memiliki tinggi badan 185 cm.
Baca: 5W1H Berita Pilot Citilink Mabuk dan Meracau Sebelum Menerbangkan Pesawat

Siapa
Ezra merupakan anak dari pasangan Glenn Walian (Manado-Indonesia) dan Linda Bos (Belanda).

Mengapa
Ezra sudah lama memendam hasrat membela Indonesia. Ia pun makin ramai dibicarakan menyusul wacana yang menyebutnya ingin mengikuti jejak langkah Stefano Lilipaly yang sukses di Piala AFF 2016.
Selain itu, hasratnya juga dipicu oleh kedekatannya dengan kakek neneknya yang berasal dari Indonesia dan dengan darah Indonesia yang ia miliki, ia selalu merasa dekat dengan Indonesia.

Bagaimana
Usianya yang masih muda yakni 19 tahun memberikan harapan besar kesebelasan Garuda untuk bersaing di level internasional minimal Asia. Pria yang berpostur badan 185 cm dan menempati posisi striker ini dia memiliki kedekatan dengan Irfan Bachdim.
Musim ini, Ezra memperkuat tim Ajax Amsterdam U-21 yang bermain di Divisi 2 Liga Belanda atau disebut Jupiler League.
Baca: Dialog Interaktif dengan Stefano Lilipaly, Pemain Debutan Timnas Garuda vs Filipina
Bagaimana soal penampilannya?
Ezra hanya bermain tujuh laga dari 19 laga yang dijalani Ajax U-21 dan itupun hanya satu kali ia bermain penuh 90 menit. Dari tujuh laga itu, Ezra belum menciptakan satu golpun dan cuma menyumbang satu assist.
Memang belum begitu mengkilau karena umurnya pun terbilang masih sangat muda.
Namun siapa sangka, Ezra sempat menjadi perbincangan di Eropa pada 2013.

Ezra diberi label pemain muda bertalenta kala membela tim Belanda U-17 dalam kualifikasi Piala Eropa U-17.
Ezra sanggup menorehkan lima gol saat Belanda menghancurkan San Marino 12-0, saat itu dia hanya bermain 40 menit.

Nama Lengkap: Ezza Harm Ruud Walian
Tanggal Lahir: 22 Oktober 1997 (umur 19)
Tempat Lahir: Amsterdam, Belanda
Tinggi: 185 cm
Posisi Bermain: Striker
Informasi Klub
Klub Saat Ini: Ajax Amsterdam
Nomor Punggung: 9
Karier
2005 – 2009: HFC Haarlem
2009 – 2012: Az Alkmaar
2012 – Sekarang: Ajax Amsterdam
Tim Nasional
2012 – 2012 Belanda U-15 (1 gol, 2 kali main)
2012 – 2013: Belanda U-16 (2 gol, 3 kali main)
2013 – Belanda U-17 (5 gol, 2 kali main)

Update: Selang dua hari sejak berita ini diturunkan Tribunnews, Kemenpora mengonfirmasi bahwa Ezra belum jadi WNI. Proses naturalisasinya masih berjalan.
Seperti dilansir dari Antara, Kepala Komunikasi Publik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto menyatakan kalau Ezra masih dalam proses menjadi WNI.
"Begitu mendengar kabar Ezra jadi WNI saya langsung menghubungi pihak Istana Presiden," kata Gatot di Kompleks Kemenpora. "Intinya sampai sekarang permohonan Ezra masih ada di meja Presiden Joko Widodo dan belum tuntas prosesnya."

Untuk menjadi WNI memang harus melalui beberapa proses. Setelah permintaan diajukan PSSI ke Menpora Imam Nahrawi, permohonan dilanjutkan ke Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang lalu meneruskan ke Presiden Joko Widodo. Sebelum menandatangani kepastiannya, Presiden pun harus mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terlebih dahulu.
"Saat ini masih di Presiden, belum turun ke DPR," kata Gatot.
Sumber: Tribunnews.com
Artikel Lainnya:
.