728x90 AdSpace

19 August 2016

5W1H Berita Gara-gara Status Kewarganegaraan, Arcandra Dicopot sebagai Menteri ESDM

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Freddy Harris mengatakan, pihaknya sedang mempelajari mekanisme terkait status mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar.

Di mana, Kapan, Siapa, dan Mengapa
Arcandra diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (15/8/2016) malam, menyusul kabar dwi-kewarganegaraan yang dimiliki Arcandra. Arcandra kini tidak memiliki kewarganegaraan (stateless). Status Warga Negara Indonesia hilang lantaran dia terdaftar sebagai Warga Negara Amerika Serikat.

"Persoalan itulah yang sedang kami perbaiki sekarang, bagaimana status Arcandra," kata Freddy di Kemenkumham, Jakarta, Rabu (17/8/2016).
"Kan kami lihat dia sudah lepas kewarganegaraannya karena ada UU Kewarganegaraan, lalu dia sudah lepas juga kewarganegaraan Amerika karena dia jadi pejabat di negara kita," ucapnya.

Bagaimana
Freddy sebelumnya menuturkan bahwa Arcandra tidak mengetahui aturan terkait kewarganegaraan di Indonesia. Arcandra berpegangan pada UU Kewarganegaraan Amerika yang mengizinkan adanya dwi-kewarganegaraan.

Freddy menuturkan, saat ini Arcandra tidak memiliki kewarganegaraan. Namun, lanjut dia, prinsip UU Kewarganegaraan tidak mengenal warga yang tidak miliki kewarganegaraan.
"Kewarganegaraan Arcandra sedang kami urus mekanismenya bisa dengan pasal 20 UU Kewarganegaraan karena prinsip UU kewarganegaraan, pertama tidak ada seorang warga negara pun yang stateless," kata Freddy.
"Kedua, perlindungan maksimum. Arcandra pernah jadi WNI, kami harus lindungi," ucapnya.

Dalam UU 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, pasal 20 menyebutkan bahwa orang asing yang telah berjasa kepada negara Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara dapat diberi Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh Presiden setelah memperoleh pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, kecuali dengan pemberian kewarganegaraan tersebut mengakibatkan yang bersangkutan berkewarganegaraan ganda.

Pemerintah juga mengantisipasi langkah negara lain yang bisa menawarkan status kewarganegeraan kepada bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Arcandra Tahar.
"Ini kan Arcandra sudah ditunggu negara lain. Kalau ada negara lain yang inginkan ini berarti ada satu potensi. Masak mau lepas lagi sih? sayang dong," kata Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Freddy Harris, saat dihubungi, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Potensi tersebut, kata Freddy, sudah terlihat walau Arcandra hanya menjabat menteri ESDM selama 20 hari. Archandra, kata dia, sudah melakukan penghematan miliaran dolar terkait Blok Masela.

Selain itu, Freddy menangkap ada potensi lain dari Archandra yang bisa menambah pemasukan negara. Arcandra diketahui memiliki hak paten tentang desain offshore di Amerika Serikat.
"Arcandra ini punya paten yang akan nanti memberikan masukan kepada negara," kata dia.

Freddy mengatakan proses naturalisasi terhadap Arcandra sebenarnya sama ketika Indonesia merekrut pemain sepak bola seperti Christian Gonzales, Irfan Bachdim dan lain sebagainya.
Pemain-pemain tersebut diberikan status WNI karena potensi dan jasa mereka kepada Republik Indonesia. Pemberian status WNI tersebut sesuai dengan Pasal 20 Undang-Undang Kewarganegaraan.

Untuk itu, Freddy mengatakan pihaknya mengatakan sudah menyiapkan langkah-langkah menindaklanjuti permintaan Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk memberikan status WNI kepada Arcandra.
Freddy mengatakan dalama sepekan draft tersebut akan selesai dan akan meminta pertimbangan dari DPR RI.

Sumber: kompas.com

Berita Lainnya:
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: 5W1H Berita Gara-gara Status Kewarganegaraan, Arcandra Dicopot sebagai Menteri ESDM Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi