728x90 AdSpace

28 January 2016

Contoh Teks Eksplanasi tentang Angin Topan

Contoh Teks Eksplanasi tentang Gunung Meletus-- Tahun pelajaran baru 2014/2015 nanti, Kurikulum 2013 diberlakukan serentak. Saya bagikan sedikit pemahaman saya untuk rekan guru maupun siswa bagaimana memahami teks eksplanasi melengkapi contoh Contoh Teks Eksplanasi tentang Banjir sebelumnya.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi:
1. Strukturnya terdiri atas: pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.
Pernyataan umum merupakan gambaran awal tentang apa yang disampaikan dengan pernyataan yang bersifat umum. Deretan penjelasan (eksplanasi) merupakan inti penjelasan apa yang disampaikan. Sementara itu, interpretasi yang berisi pandangan atau simpulan penulis bersifat opsional, boleh ada atau boleh juga tidak ada.
2. Memuat informasi berdasarkan fakta (faktual)
3. Faktualnya memuat informasi yang bersifat keilmuan (misal: sains).

Berikut contoh teks eksplanasi tentang gunung meletus (erupsi) yang meniadakan struktur interpretasi.
Angin topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis di antara garis balik utara dan selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa. Di Indonesia, angin topan jarang terjadi karena letak geografis Indonesia sendiri yang berada pada lintang Katulistiwa. Namun begitu, bukan tak mungkin, angin topan juga bisa terjadi di Indonesia.

Angin topan disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. Angin paling kencang yang terjadi di daerah tropis ini umumnya berpusar dengan radius ratusan kilometer di sekitar daerah sistem tekanan rendah yang ekstrem dengan kecepatan sekitar 20 Km/jam.

Angin topan biasa disebut juga sebagai angin tornado. Beberapa daerah di Jawa menyebut angin ini dengan istilah berbeda, seperti angin ribut, angin puyuh, atau sirit batara seperti yang dikenal di Ciamis, Jawa Barat. Nama lain yang juga sering kita dengar adalah puting beliung. Mengapa disebut angin puting beliung? Banyak sumber menyebutkan, ebutan puting beliung berasal dari nama alat pertukangan tradisional yang menyerupai kampak, terbuat dari batu atau besi Bagian pangkal dari mata beliung itu bentuknya runcing oleh sebab itu disebut puting. Oleh karena bentuk putaran tornado yang meruncing di bagian pangkal beliung, maka muncullah julukan angin putting beliung.

Angin ini merupakan pusaran angin tropis yang terbentuk di sekitar laut khatulistiwa, namun sering berembus sejauh ribuan kilometer, menyapu sejumlah daerah dengan kerugian yang amat besar. Angin ini sering terjadi di wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi dan Sumatera.
Pulau Jawa juga menjadi salah satu wilayah yang sering dihantam angin ini. Di Jawa Barat, puting beliung biasa terjadi di daerah selatan seperti Ciamis, Banjar, Tasik, dan garut, namun kerap juga terjadi di wilayah Sukabumi dan Sumedang.

Bila angin ini muncul, ia bisa memorak-porandakan apa saja yang dilaluinya. Kerugian yang ditimbulkan tak hanya harta benda namun bisa juga menyebabkan hilangnya nyawa manusia. Lantas bagaimana mengenali tanda-tanda alam akan datangnya angin ini?
Sebelum datangnya angin, dengar dan simaklah siaran radio atau televisi menyangkut prakiraan terkini cuaca setempat. Waspadalah terhadap perubahan cuaca juga terhadap angin topan yang mendekat. Bersiaplah untuk ke tempat perlindungan (bunker) bila ada angin topan mendekat

Adapun tanda-tanda datangnya angin ini:
- Langit gelap, sering berwarna kehijauan.
- Hujan es dengan butiran besar
- Awan rendah, hitam, besar, seringkali bergerak berputar
- Suara keras seperti bunyi kereta api cepat

Ketika angin itu datang, segeralah ke tempat perlindungan (bunker). Jika Anda berada di dalam bangunan seperti rumah, gedung perkantoran, sekolah, rumah sakit, pabrik, pusat perbelanjaan, gedung pencakar langit, maka yang Anda harus lakukan adalah segera menuju ke ruangan yang telah dipersiapkan untuk menghadapi keadaan tersebut seperti sebuah ruangan yang dianggap paling aman, basement, ruangan antibadai, atau di tingkat lantai yang paling bawah.
Bila tidak terdapat basement, segeralah ke tengah tengah ruangan pada lantai terbawah, jauhilah sudut sudut ruangan, jendela, pintu, dan dinding terluar bangunan. Semakin banyak sekat dinding antara diri anda dengan dinding terluar gedung semakin aman.
Berlindunglah di bawah meja gunakan lengan anda untuk melindungi kepala dan leher anda. Jangan pernah membuka jendela.
Jika Anda berada di dalam kendaraan bermobil, segeralah hentikan dan tinggalkan, kendaraan anda serta carilah tempat perlindungan yang terdekat seperti yang telah disebutkan di atas.
Jika anda berada di luar ruangan dan jauh dari tempat perlindungan, maka yang anda harus lakukan adalah sebagai berikut:
Tiaraplah pada tempat yang serendah mungkin, saluran air terdekat atau sejenisnya sambil tetap melindungi kepala dan leher dengan menggunakan lengan anda
Jangan berlindung di bawah jembatan, jalan layang, atau sejenisnya. Anda akan lebih aman tiarap pada tempat yang datar dan rendah
Jangan pernah melarikan diri dari angin puting beliung dengan menggunakan kendaraan bermobil bila di daerah yang berpenduduk padat atau yang bangunannya banyak. Segera tinggalkan kendaraan anda untuk mencari tempat perlindungan terdekat.
Hati hati terhadap benda benda yang diterbangkan angin puting beliung. Hal ini dapat menyebabkan kematian dan cedera serius.

Sumber teks: wikipwdia, republika, jabar.tribunnews.com

Tags: #contoh teks eksplanasi #contoh teks eksplanasi tentang peristiwa alam #contoh teks eksplanasi singkat #contoh teks eksplanasi sosial #contoh teks eksplanasi tentang bencana alam
contoh teks eksplanasi beserta strukturnya #contoh teks eksplanasi kompleks #contoh teks eksplanasi dan karakteristiknya #struktur teks eksplanasi
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Contoh Teks Eksplanasi tentang Angin Topan Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi