Penampilan Musikalisasi Puisi Kelas IX SMPN 2 Muara Uya TP 2015/2016

Penampilan Musikalisasi Puisi Kelas IX SMPN 2 Muara Uya TP 2015/2016-- Hari ini (Senin, 28 September 2015), kelas IX SMPN 2 Muara Uya telah menuntaskan tugas musikalisasi puisi walau masih ada kelompok yang terkesan kurang persiapan. Waktu dua minggu (plus satu minggu tertunda berhubung kabut asap), nampaknya masih kurang sejak pertemuan sebelumnya (pemberian materi teoretis). Tapi, tak apalah, kendala kekompakan selalu terjadi jika persiapan yang kurang. Namun, rata-rata musikalitas atas puisi yang kalian tampilkan di 'panggung', sudah cukup memuaskan. Jika dilatih betul-betul dan serius, bisa ditampilkan saat perpisahan nanti. (Tepuk tangannnn....!!!)

Sesuai yang tercantum di buku paket (Erlangga), penilaian didasarkan pada: (1) Vokal dan Penghayatan, (2) Gaya penampilan, (3) Gerak, (4) Musikalitas, dan (5) Kreativitas. Selain itu, penilaian juga mengacu pada rubrik yang tercantum dalam RPP K-2006, yaitu:
(1) Kesesuaian lagu dengan suasana puisi, (2) kesesuaian isi puisi dengan irama/nada, (3) kesesuaian isi puisi dengan musik, (4) kekompakan, dan (5) keberanian.

Penampilan kelompok:
- Kelompok I musikalisasi puisi "Doa" karya Chairil Anwar dengan musik instrumen lagu "Cinta Terbaik" Cassandra.
- Kelompok II musikalisasi puisi "Doa" karya Chairil Anwar dengan iringan gitar notasi lagu "Pergi Pagi Pulang Pagi" Armada.
- Kelompok III musikalisasi puisi "Aku" karya Chairil Anwar dengan musik instrumen lagu "Kembali Pulang" Kangen Band.
- Kelompok IV musikalisasi puisi "Aku" karya Chairil Anwar dengan notasi lagu "Meriang (Merindukan Kasih Sayang)" D'Bagindas.

VIDEO PENAMPIL TERBAIK (KELOMPOK I):

Video: Youtube
RINCIAN PEROLEHAN SKOR (SESUAI RUBRIK DI BUKU PAKET-ERLANGGA)
KLP VOKAL GAYA GERAK MUSIKALITAS KREATIVITAS JUMLAH
I
20
15
15
20
20
90
II
10
10
10
15
15
60
III
20
10
10
20
15
75
IV
10
10
10
15
20
65

RINCIAN PEROLEHAN SKOR (SESUAI RUBRIK DI RPP KURIKULUM 2006)
KLP SUASANA NADA MUSIKALITAS KEKOMPAKAN KEBERANIAN JUMLAH
I
20
20
20
20
20
100
II
15
15
15
10
15
60
III
15
20
20
20
20
95
IV
10
15
15
10
15
65
Jumlah Skor yang diperoleh:
Kelompok I=190 (Nilai 95)
Kelompok II=120 (Nilai 60)
Kelompok III=170 (Nilai 85)
Kelompok IV=130 (Nilai 65)

KELOMPOK I KELOMPOK II
KELOMPOK III KELOMPOK IV
DI BAWAH LINDUNGAN KABUT ASAP DIPAYUNGI RANTING KERING

Siapa yang Menghilangkan Telepon Sehingga Graham Bell kemudian Menemukannya?

Siapa yang Menghilangkan Telepon Sehingga Graham Bell kemudian Menemukannya?---
Komunikasi merupakan cara mengungkapkan keinginan atau pendapat dan bahasa sebagai alatnya. Setiap makhluk hidup mempunyai bahasa tersendiri, misalnya kambing berkomunikasi dengan bunyinya yang khas itu, begitu juga burung, dan hewan-hewan lainnya.
Lain halnya dengan manusia. Manusia berkomunikasi menggunakan bahasa dengan berbagai cara, baik lisan maupun tulisan.
Komunikasi lisan dapat dilakukan secara langsung meskipun harus menempuh jarak yang jauh. Hal ini berkat jasa ilmu pengetahuan sehingga manusia dapat membuat radio komunikasi. Akan tetapi, alat ini hanya dapat menjangkau jarak yang terbatas. Untuk itu manusia berupaya menemukan alat yang lebih canggih.

Pada tahun 1873, Graham Bell menemukan telepon yang merupakan alat komunikasi jarak jauh. Berkat dia, kini manusia bahkan sudah mampu membuat alat komunikasi jarak jauh bergambar sehingga masing-masing pihak yang berkomunikasi dapat melihat wajah lawan bicaranya.

Yang menjadi pertanyaan, siapa yang menghilangkan telepon sehingga Graham Bell kemudian menemukannya? Jawabannya ada di Terjawab Sudah Siapa Pencipta Telepon Sebelum Ditemukan Graham Bell.

Kutipan Ensiklopedi.
Foto: Google

5W1H Tragedi Mina Musim Haji Tahun 2015

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, dan Kapan
Sebuah insiden jatuhnya (crane) 11 September 2015 lalu, kini musibah kembali menimpa jamaah haji di Masjidil Haram, Mekkah. Ratusan orang meninggal dan luka-luka akibat terinjak-injak saat ritual melontar jumrah di Mina, Mekkah (Kamis, 24 September 2015).

Mengapa
Sedikitnya 717 orang tewas menyusul kekacauan akibat berdesak-desakannya ratusan ribu jemaah yang melaksanakan ritual lempar jumrah, di Mina, Kamis (24/9).

Siapa dan Bagaimana
Belasan jemaah haji Indonesia termasuk di antara 830 korban luka dalam kecelakaan Mina yang menewaskan sedikitnya 717 orang, namun pemerintah masih terus megeceknya lebih lanjut.

Dikatakan Hadi Rahman, staf khusus menteri agama dalam percakapan telepon dari Mina, seorang di antara jemaah Indonesia itu menderita luka cukup parah.
"Tapi lukanya apa, nanti masih harus diteliti lebih jauh," kata Hadi Rahman kepada Ging Ginanjar dari BBC Indonesa.
"Juga jumlah pasti korban luka warga Indonesia, nanti kami kumpulkan datanya dulu. Yang jelas, lebih dari sepuluh orang."

Para korban dirawat di dua rumah sakit: Rumah Sakit Mina Tahrir dan Rumah Sakit An Nur.
"Pihak rumah sakit langsung merawat para korban, dan mereka tidak menghubungi kami. Jadi kami harus mengecek sendiri satu per satu para pasien, untuk memastikan apakah ada orang Indonesia."
"Sejauh ini sudah ada beberapa belas orang yang pasti merupakan jemaah Indonesia yang terluka. Namun jumlah pastinya masih terus disusun, karena kami masih terus mengecek pasien-pasien lain -seluruh delapan ratusan korban itu."

Ia menyebut, ada beberapa yang disebutkan orang Indonesia, ternyata bukan.
"Kami diberitahu, ada warga Indonesia, ternyata setelah didatangi, orang Malaysia atau Filipina. Atau tidak bisa bahasa Indonesia," kata Hadi Rahman pula.
Mengenai korban yang meninggal, Hadi menyebut, yang sudah bisa dipastikan warga Indonesia baru tiga orang.
Memang ada dua jenazah yang dilaporkan sebagai warga Indonesia, "Ini masih harus dipastikan dulu," katanya.

Bonus track:
Tragedi selama pelaksanaan ibadah haji sebelumnya:

2006: 364 jemaah meninggal akibat teriinjak-injak dalam lontar jumroh
1997: 343 jemaah meninggah dan 1.500 luka-luka akibat kebarakan
1994: 270 meninggal akibat terinjak-injak
1990: 1.426 meninggal akibat terinjak-injak di terowongan Mina
1987: 400 orang meninggal saat pihak berwenang Arab Saudi menghadapi demonstrasi pro-Iran
(Sumber: http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150924_indonesia_mina_jemaah)

Sumber: BBC
Update berita: 26-9-2015
Foto: Tribunnews.com

Makna Konotasi | Menebak Juara Piala Presiden 2015

Partai final prematur tersaji saat Persib Bandung bertamu ke markas Pusamania Borneo FC di leg pertama babak delapan besar Piala Presiden, Minggu (20/9). Pada laga pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9), Persib dan PBFC sudah bermain terbuka sejak menit awal. Persib lebih dulu unggul lewat gol cepat di menit keenam oleh Ilija Spasojevic. Keunggulan Persib tersebut tak berlangsung lama, sebab Borneo FC langsung menggebrak pertahanan 'Maung Bandung'. Gol Arpani melalui tendangan jarak jauhnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke 11.

Di babak kedua PBFC langsung tampil menekan. Lini tengah Persib dibuat tak berkutik setelah masuknya Ferinando Pahabol. Di menit ke 69, Boaz Salossa akhirnya mencetak gol, setelah menerima umpan dari Terens Puhiri. Boaz berhasil menambah golnya sebelum Persib memperkecil skor akhir lewat gol Vladimir Vujovic di menit ke 81.

Berkenaan dengan "final prematur" tersebut, saya berkesempatan mewawancarai pelatih tim Maung Bandung, Coach Djanur (Djajang Nurjaman).
Berikut wawancaranya:

"Selamat pagi, coach...
Pertandingan tadi berlangsung seru, menarik, dan ketat sekali. Bagaimana pendapat Anda mengenai pertandingan tadi?"

"Selamat kepada PBFC. Sebenarnya kami bisa saja menyamakan kedudukan bila handball di kotak penalti diberikan buat Persib"

"Bagaimana menurut Anda permainan tim Anda dan bagaimana kans di leg kedua nanti?"

"Sebenarnya kita tidak tampil buruk. ‎Bisa mengimbangi di babak pertama Pertandingan akan makin seru di leg kedua nanti."

"Menurut prediksi Anda, tim manakah yang bakal menjuarai Piala Presiden tahun ini?"

"Rasanya masih terlalu pagi untuk membicarakan siapa yang bakal juara Piala Presiden...."

"Oh, maaf, Coach. Kalau begitu, saya akan tanya lagi nanti kalau sudah siang....."

Hhehehe.....
Dalam B.Indonesia, terkadang kita menemui kalimat yang 'tidak biasa'. Ya, kalimat berkonotasi (konotasi=kiasan). Kalimat yang seperti itu merupakan kalimat 'gaya' dan permainan bahasa dari penuturnya. Tidak bisa diartikan sebagaimana apa adanya, tapi harus dimaknai sebagai 'cara pengungkapan lain' dari pengungkapan biasa. Lebih keren 'kan kalau kita menyebut "bulan" dengan kata "sang dewi malam"? Atau lebih sopan "kupu-kupu malam" ketimbang "pelacur"? Atau yang ini "sogokan" diganti dengan "amplop"?
"Terlalu pagi untuk membicarakan..." maksudnya adalah "Terlalu cepat untuk membicarakan..."
Saat ini, Piala Presiden 2015 sedang jeda untuk leg kedua babak perempatfinal. Delapan tim sedang berjuang untuk meraih kampiun turnamen tahun ini.

Lebih lanjut, kalimat berkonotasi itu disebut juga majas (gaya bahasa).

Sumber berita: detik

Wahai Para Guru, Hadapi Pensiun Anda dengan Tambahan Penghasilan dari Kliksaya.com

Wahai Para Guru, Hadapi Pensiun Anda dengan Tambahan Penghasilan dari Kliksaya.com--
Blog Pelajaran B.Indonesia di Jari Kamu, blog yang telah saya rintis sejak tahun 2009 ini mulanya sekadar 'papan pengumuman' secara online. Keberadaannya untuk menyampaikan hasil evaluasi siswa (nilai) selain menyalurkan hobi menulis yang sudah berkembang sejak aktif di Mading sekolah baik SMP maupun SMA dulu. Alhamdulillah, kini tak sekadar 'papan pajangan', keberadaan blog ini di 'angkasa' ternyata bermanfaat juga untuk menambah penghasilan.

Penghasilan Tak Terduga Sejak Berkenalan dengan Kliksaya.com
Saya telah mencoba berbagai situs yang menyediakan jasa pemasangan iklan baik dari luar maupun dalam negeri namun yang bertahan hingga kini hanyalah Kliksaya.com. Mengapa demikian? Kendati dipasang belakangan dibanding situs penyedia pemasangan iklan lainnya, Kliksaya.com lah yang malah lebih dulu melakukan pembayaran atas komisi yang menjadi hak saya sebagai penayang iklan (publisher).

Berikut screenshot pembayaran pertama atas komisi saya:
Saat itu, karena jumlah posting dan trafik masih sedikit, butuh beberapa bulan sampai akhirnya komisi itu mencapai PO (Pay Out).

Penghasilan yang Diperoleh dengan Kesabaran
Sejak pembayaran komisi pertama yang seolah jadi kado ultah saya (karena saya lahir tanggal 8 Februari), blog saya yang mendapat dukungan domain dari Iskaruji.com ini terus mengalirkan rupiah demi rupiah hingga mencapai pendapatan 300 ribuan per bulan (kecuali saat musim libur).
Jika boleh saya sampaikan di sini, sejak komisi awal tahun 2012 tersebut, hingga komisi untuk bulan April 2014, rupiah yang saya dapatkan dari Kliksaya.com mencapai lebih dari 5 juta rupiah. Itu berarti pendapatan selama 2 tahun dan dipastikan akan terus bertambah (kecuali saat libur sekolah) mengingat semakin bertambahnya posting. Nilai komisi saya juga bertambah karena nilai (harga) iklan per klik juga meningkat. Mungkin ini atas kesetiaan saya pada Kliksaya.com ataupun karena penawaran iklan yang telah naik harganya. Dulu, saat awal-awal, masih Rp150 atau Rp200 per klik, kini bahkan bisa mencapai Rp500 sampai Rp900 per klik.

Berikut pendapatan dari komisi bulan April 2014:

Makin meningkat sejak tahun ajaran baru seiring dengan Kurikulum 2013 pada bulan Juli 2015Berikut pendapatan dari komisi terbaru saya (Agustus 2015):

Hubungan Trafik Kunjungan dengan Penghasilan
Faktor utama naiknya penghasilan atas komisi tersebut tentu dikarenakan oleh semakin banyaknya posting atau arsip/artikel yang saya buat. Semakin banyak posting, tentu kunjungan (trafick) pun semakin meningkat. Hal itu berimbas pada peluang tertariknya pengunjung pada iklan yang muncul lantas meng-kliknya.
Sejalan dengan itu, situs penyedia iklan lain yang tak kunjung jua memberikan 'manfaat komisi', saya lepas satu demi satu. Akan halnya dengan Iklan dari Google, saya memang dicekal (banned) karena dinilai melanggar TOS. Saat itu, saya masih utak-atik blog dan belum mengerti benar akan hal tersebut.
Apakah Kliksaya.com itu?
Kliksaya.com adalah sebuah situs untuk pasar periklanan online untuk wilayah Indonesia. Fungsi Kliksaya.com adalah mempertemukan pemilik situs yang menyediakan tempat untuk pemasangan iklan pada situsnya (Penerbit Iklan/ Publisher) dengan orang yang membutuhkan traffic tambahan dengan cara memasang iklan (Pemasang Iklan/ Advertiser). Jika kita bergabung menjadi Publisher atau Penerbit Iklan KlikSaya.Com, kita harus menyediakan tempat di situs/ blog kita untuk dipasangi script zona iklan KlikSaya.Com. Segala hal yang terkait dengan pengadaan iklan dilakukan oleh KlikSaya.Com sebagai pengelola pasar. Kita, sebagai publisher atau Penerbit Iklan dapat lebih fokus pada menulis posting di blog/ situs kita dan meningkatkan trafik sebanyak-banyaknya (Sumber: Kliksaya.com).

Cara Mendapatkan Tambahan Penghasilan melalui Kliksaya.com:
-Buat blog.
-Buat posting sebanyak-banyaknya.
-Setelah setahun, mungkin sudah cukup untuk meraih kunjungan (trafik) yang banyak.
-Mulailah mendaftar di Kliksaya.com. Baca ketentuannya di SINI.
-Uang 'mengalir' bahkan saat Anda tidur.

Mulailah blogging dan Dapatkan Tambahan Penghasilan dari Hobi atau Pekerjaan Anda Sekarang!
Tak dapat disangkal, di abad ke-21 ini, kemajuan dunia internet semakin memberi ruang bagi tersedianya informasi yang cepat dan kemudahan mengaksesnya.
Para pelajar, merupakan subyek (bukan obyek) yang paling cepat mengerti dan dekat dengan dunia internet. Mereka pun tak menempatkan guru di kelas dan buku di perpustakaan sebagai satu-satunya sumber belajar. Internet adalah sumber belajar yang mudah diakses bagi mereka kapanpun dan dimana pun.

Guru telah memberikan pembelajaran di kelas. Alangkah lebih baik juga dilengkapi dengan resume-nya secara daring online. Siswa bisa 'merekatkan' apa yang dia pahami saat pembelajaran di kelas dengan apa yang diaksesnya melalui internet tanpa terbelenggu ruang dan waktu.
Jadi, wahai para guru. Ciptakan blog Anda dan raih tambahan penghasilan setiap bulannya. Siapa tahu jadi bekal Anda hingga pensiun nanti? Mengapa tidak?
.

5W1H Insiden Robohnya Crane Menimpa Jamaah Haji di Masjidil Haram

Teks%20Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, dan Kapan
Sebuah alat berat proyek (crane) roboh dan jatuh menimpa jamaah haji di Masjidil Haram, Mekkah, Jumat (11/9/2015).

Siapa
Akibat peristiwa ini, sebanyak 87 jemaah dilaporkan meninggal dan 184 orang lainnya menderita luka-luka. Berdasarkan data Kementerian Agama, berikut tujuh korban meninggal dalam musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram:
1. Iti Rasti Darmini
2. Masnauli Sijuadil Hasibuan
3. Painem Dalio Badullah
4. Saparini Baharuddin Abdullah
5. Nurhayati Rasad Usman
6. Ferry Mauludin Arifin
7. Adang Joppy Lili

Mengapa
Insiden itu terjadi akibat angin kencang yang melanda Kota Makkah, Arab Saudi, sehingga mengakibatkan crane jatuh di Masjidil Haram dan menimpa jamaah haji.

Bagaimana
Jatuhnya alat berat proyek (crane) di Masjidil Haram, Mekkah, Jumat (11/9/2015) sekitar pukul 17.30, diawali dengan adanya angin kencang dan hujan deras. Saking derasnya, air hujan dilaporkan masuk hingga ke dalam masjid yang dikelilingi alat berat proyek tersebut. Saat itu, para jemaah tengah melakukan persiapan shalat maghrib di masjid terbesar di Arab Saudi tersebut.
"Tiba-tiba, terdengar suara dentuman seperti petir," cerita Azalzuli, jemaah Indonesia asal Medan, kepada TV One, Sabtu (12/9/2015).

Zuli menceritakan, alat berat proyek tersebut jatuh dan menimpa lantai tiga tempat ibadah paling suci bagi umat Islam tersebut. Tak pelak, alat tersebut menimpa bangunan dan juga jemaah yang berada di sana.
"Lalu, semua jemaah berlarian. Ada yang tertimpa beton. Saya melihat ada anggota tubuh yang terputus," ujarnya.

Sesaat setelah itu, aparat Mekkah pun datang ke lokasi. Para jemaah yang selamat pun dilaporkan sempat mendekati lokasi kejadian dan memeriksa apakah ada anggota keluarga atau rekan yang turut menjadi korban. Tim medis pun segera melarikan para korban tewas dan korban luka ke rumah sakit-rumah sakit terdekat. Di sana, mereka mendapatkan perawatan.

Hujan dan angin kencang mulai melanda Makkah mulai pukul 17.10 waktu setempat. Air yang turun tidak hanya dalam bentuk cair, tapi juga padat alias es. Hujan dengan intensitas tinggi ini memunculkan genangan air sehingga memicu kemacetan di jalanan.

Pemerintah setempat memang tengah melakukan perluasan tempat ibadah tersebut menjadi 400.000 meter persegi. Alat-alat berat proyek tersebut tampak di sekeliling masjid. Ketika rampung, Masjidil Haram yang baru diperkirakan dapat menampung 2,2 juta jemaah. Proses ini akan rampung pada 2016.

Sumber: Kompas, Okezone
Update berita: 13-9-2015

Contoh Kalimat Slogan yang Ada dalam Soal Ujian

Contoh Kalimat Slogan yang Ada dalam Soal Ujian-- Berikut ini kutipan soal ujian yang erkait menulis slogan.

Coba pilih satu di antara empat kalimat slogan yang tepat sesuai ilustrasi!
Slogan kegiatan gerak jalan dan pertandingan olahraga. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membentuk pribadi siswa yang sehat. Apabila siswa memiliki tubuh sehat, kemampuan berpikir siswa pun akan meningkat.
a. Olahraga wajib menjaga sportivitas
b. Kita harus berolahraga setiap hari
c. Sebagai pelajar kita harus berolahraga
d. Tubuh sehat otak pun kuat!

Slogan menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa. Mengajak agar dapat mencintai dan ikut serta menjaga kebudayaan bangsa karena kebudayaan merupakan perwujudan perilaku dan adab suatu bangsa.
a. Mari kita lestarikan budaya Indonesia
b. Budaya Indonesia harus kita lestarikan
c. Budaya bangsa milik kita bersama
d. Kenalilah bangsamu, cintailah budayamu!

Slogan membudayakan gemar membaca dengan mengadakan lomba membuat sinopsis buku fiksi dan membuat rangkuman buku nonfiksi.
a. Membaca untuk mengisi waktu
b. Membaca itu sangat penting
c. Pengetahuan diperoleh dari membaca
d. Sinopsis dilombakan, membaca dibudayakan

Slogan untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam program penghijauan di sekitar rumahnya.
a. Tidak ada kalian, program penghijauan tidak akan sukses
b. Kami imbau agar Anda jangan takut. Mari sukseskan acara penghijauan ini!
c. Mari kita bertanam di hutan. Jangan ragu lagi!
d. Hijaukan bumi kita. Jika bukan kita, siapa lagi?

Slogan untuk mengajak menumbuhkan kembali karakter cinta kebersihan lingkungan dengan tidak lagi sembarangan membuang sampah di sekitar sungai.
a. Melayani dengan hati nurani kami.
b. Sayangilah diri dan keluarga Anda!
c. Tubuh Anda masa depan Anda, sayangilah tubuh Anda mulai sekarang
d. Sehat itu mahal, jagalah kebersihan sebelum penyakit menghampiri.

Slogan untuk mengajak siswa dalam aksi menanam pohon di sekitar lingkungan sekolah. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa dan mencegah kerusakan lingkungan alam.
a. Alam kehidupan kita, mari selamatkan bersama.
b. Alamku berseri untuk anak cucu bernyanyi.
c. Hutanku, mari kita manfaatkan bersama
d. Hutanku berseri, alam pun akan menanti.

Slogan untuk mendukung program penghijauan dan kesehatan lingkungan.
a. Hijaukan desaku dengan menanm sejuta pohon.
b. Manfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman
c. Biasakan hidup di lingkungan hijau
d. Lingkungan hijau cermin lingkungan sehat.

Slogan untuk lomba kebersihan kelas
a. Kelasku bersih sehat ragaku
b. Kelasku indah kelasku bersih
c. Kebersihan pangkal kesehatan
d. Bersih kelasku, lancar citaku.

Slogan mengajak siswa berdisiplin dalam segala hal, tidak terlambat, tidak berseragam, atau tidak masuk tanpa izin sehingga tercipta kegiatan belaar mengajar yang lancar dan siswa pun bersekolah dengan nyaman.
a. Ayo, laksanakan disiplin dalam setiap kegiatan
b. Laksanakan disiplin dalam semua hal agar lancar belajar
c. Berlakulah disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
d. Disiplin membuat semuanya jadi lebih indah.

Slogan yang tepat adalah:
Slogan kegiatan gerak jalan dan pertandingan olahraga. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membentuk pribadi siswa yang sehat. Apabila siswa memiliki tubuh sehat, kemampuan berpikir siswa pun akan meningkat.
- Tubuh sehat otak pun kuat!

Slogan menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa. Mengajak agar dapat mencintai dan ikut serta menjaga kebudayaan bangsa karena kebudayaan merupakan perwujudan perilaku dan adab suatu bangsa.
- Kenalilah bangsamu, cintailah budayamu!

Slogan membudayakan gemar membaca dengan mengadakan lomba membuat sinopsis buku fiksi dan membuat rangkuman buku nonfiksi.
- Sinopsis dilombakan, membaca dibudayakan

Slogan untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam program penghijauan di sekitar rumahnya.
- Hijaukan bumi kita. Jika bukan kita, siapa lagi?

Slogan untuk mengajak menumbuhkan kembali karakter cinta kebersihan lingkungan dengan tidak lagi sembarangan membuang sampah di sekitar sungai.
- Sehat itu mahal, jagalah kebersihan sebelum penyakit menghampiri.

Slogan untuk mengajak siswa dalam aksi menanam pohon di sekitar lingkungan sekolah. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa dan mencegah kerusakan lingkungan alam.
- Hutanku berseri, alam pun akan menanti.

Slogan untuk mendukung program penghijauan dan kesehatan lingkungan.
- Lingkungan hijau cermin lingkungan sehat.

Slogan untuk lomba kebersihan kelas
- Bersih kelasku, lancar citaku.

Slogan mengajak siswa berdisiplin dalam segala hal, tidak terlambat, tidak berseragam, atau tidak masuk tanpa izin sehingga tercipta kegiatan belaar mengajar yang lancar dan siswa pun bersekolah dengan nyaman.
- Disiplin membuat semuanya jadi lebih indah.

Instrumen (Rubrik) Penilaian Penampilan Musikalisasi Puisi

Sesuai yang tercantum di buku paket (Erlangga), penilaian didasarkan pada: (1) Vokal dan Penghayatan, (2) Gaya penampilan, (3) Gerak, (4) Musikalitas, dan (5) Kreativitas. Selain itu, penilaian juga mengacu pada rubrik yang tercantum dalam RPP K-2006, yaitu:
(1) Kesesuaian lagu dengan suasana puisi, (2) kesesuaian isi puisi dengan irama/nada, (3) kesesuaian isi puisi dengan musik, (4) kekompakan, dan (5) keberanian.

RUBRIK PENILAIAN DI BUKU PAKET-ERLANGGA:
- Vokal: Volume suara jelas terdengar
- Gaya Penampilan: Menampilkan gaya yang sesuai dengan lirik dan lagu
- Gerak: Menampilkan gerak tubuh/ kaki/ tangan yang sesuai
- Musikalitas: Menampilkan tampilan dengan musik/ lagu
- Kreativitas: Menyesuaikan larik puisi dengan lagu/ musik
Skor maksimal tiap aspek = 20

RUBRIK PENILAIAN DI RPP KURIKULUM 2006:
- Suasana: Menampilkan musikalisasi puisi sesuai dengan warna lagu
- Nada: Menampilkan musikalisasi puisi sesuai dengan nada lagu
- Musikalitas: Menampilkan tampilan dengan musik/ lagu
- Kekompakan: Menampilkan musikalisasi puisi dengan kompak sesama anggota kelompok
- Keberanian: Menampilkan musikalisasi puisi dengan sikap yang wajar tanpa dipaksa
Skor maksimal tiap aspek = 20

Nilai Akhir = Rata-rata Jumlah Skor Rubrik Penilaian Erlangga + Jumlah Skor Rubrik Penilaian RPP Kurikulum 2006.

Keterangan ilustrasi gambar: Penampilan Kelompok V (SMP Hasbunallah Angkatan 2015) memusikalisasi puisi "Aku" karya Chairil Anwar dengan notasi lagu habsyi "Rochatil".

Chord Contoh Musikalisasi Puisi "Doa" karya Chairil Anwar

Chord Contoh Musikalisasi Puisi "Doa" karya Chairil Anwar---
         Musikalisasi puisi merupakan salah satu materi apresiasi sastra yang diberikan di kelas IX dan berlanjut di bangku SMA/SMK. Musikalisasi puisi adalah menyajikan (mendeklamasikan) puisi dengan diiringi instrumen musik ataupun menyajikan puisi yang dilakukan dengan menyanyikannya (menggunakan notasi lagu, baik ciptaan sendiri atau memakai notasi lagu yang sudah tenar). Ada juga versi lain seperti yang pernah ditunjukkan oleh siswa saya ketika memusikalisasi puisi Doa dengan menggunakan lagu "Untukmu Selamanya" dari Band Ungu dan puisi Aku dengan menggunakan lagu "Hidupku Kan Damaikan Hatimu" dari Caffein (Lihat video-nya klik "Doa" dan "Aku").

         Berikut adalah contoh notasi lagu ciptaan saya sendiri, silakan dieksplorasi.
DOA Karya: Chairil Anwar
Intro: Am Dm E Am E

Am
Tu....han....ku....
     Dm
dalam.... termangu....
G                                  C
aku..... masih..... menyebut nama-Mu.....
    Am                            Dm               E                                           Am
Biar..... susah.... sungguh.....  mengi.....ngat Kau...... penuh seluruh......

Am
Cah.....ya......-Mu......
      Dm
panas...... suci......
       G                             C
tinggal.... kedip...... lilin di kelam sunyi ......
Am                           Dm                            E                                Am
Tu.....han....ku..... aku hilang bentuk..... remuk..... remuk..... remuk......

Reff:
 G                             C                               E                             Am
Tu.....han.....ku....  aku mengembara..... di..... ne.....geri a....sing......
 G                             C                           E
Tu.....han.....ku.... di pin.....tu....-Mu.... aku.... mengetuk.....
 E                                                     Am
Aku..... ti.....dak..... bi....sa.... berpaling.......

Demikian, semoga dapat diekplorasi sesuai dengan kreativitas nada yang kalian buat sendiri......

Video Musikalisasi Puisi "DOA"



Musikalisasi Puisi "Doa" Karya Chairil Anwar dengan notasi lagu "Untukmu Selamanya" dari Ungu Band? Wah, tonton saja....

Apa itu musikalisasi puisi? Klik di sini

Chord Gitar | Contoh Musikalisasi Puisi AKU (Chairil Anwar)

Chord Gitar | Contoh Musikalisasi Puisi AKU (Chairil Anwar)---
         Musikalisasi puisi merupakan salah satu materi apresiasi sastra yang diberikan di kelas IX dan berlanjut di bangku SMA/SMK. Musikalisasi puisi adalah menyajikan (mendeklamasikan) puisi dengan diiringi instrumen musik ataupun menyajikan puisi yang dilakukan dengan menyanyikannya (menggunakan notasi lagu, baik ciptaan sendiri atau memakai notasi lagu yang sudah tenar). Menggunakan notasi lagu tak boleh sembarangan, namun harus disesuaikan dengan nada, suasana, dan isi puisi yang hendak dimusikalisasi. Berbeda dengan puisi Doa yang lebih slow (lambat), puisi Aku ini dimusikalisasi dengan cara lebih 'nakal'. Ada juga versi lain seperti yang pernah ditunjukkan oleh siswa saya ketika memusikalisasi puisi Doa dengan menggunakan lagu "Untukmu Selamanya" dari Band Ungu dan puisi Aku dengan menggunakan lagu "Hidupku Kan Damaikan Hatimu" dari Caffein (Lihat video-nya klik "Doa" dan "Aku").

         Berikut adalah contoh chord gitar dari lagu Balikin (SLANK), silakan dieksplorasi.
AKU Karya: Chairil Anwar
Intro: A-D-E-A

A                 D                  E
Kalau sampai waktuku
                           A                    D
Kumau tak seorang kan merayu
                    E
Tidak juga kau
               A                        
Tak perlu sedu-sedan itu




D
Aku ini binatang jalang
E                                   A
dari kumpulannya yang terbuang
     D
Biar peluru menembus kulitku
E
Aku akan meradang menerjang

Reff:
A                         D                     E
Luka dan bisa kubawa lari
                                  D
berlari hingga hilang pedih peri
A                       D
dan aku akan lebih tidak peduli
E                              D               A
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Kunci Gitar (Chord Gitar) Musikalisasi Puisi "Hujan Bulan Juni"

Kegiatan musikalisasi puisi menuntut kamu mampu menghayati dan menikmati isi bait-bait puisi dengan cara melagukan titi-titi nada tertentu dengan atau tanpa iringan musik. Mengubah puisi menjadi bentuk musikalisasi memerlukan kreativitas khusus. Galilah ide kreatifmu. Kreasikan beberapa buah puisi menjadi sebuah lirik lagu. Setelah menghasilkan musikalisasi indah, kamu dapat menggelar pertunjukan musikalisasi puisi di sekolahmu atau mengikuti lomba musikalisasi puisi jika ada.

Berikut contoh kunci gitar musikalisasi puisi "Hujan Bulan Juni" yang admin sadur dari buku PR Bahasa Indonesia Kelas IX, terbitan Intan Pariwara:
Nada liriknya harus kamu buat sendiri berdasarkan instrumen lagu dengan kunci gitar yang disajikan ini.

Hujan Bulan Juni
Karya: Sapardi Djoko Darmono


Intro: C Em Am G F G Dm G
          C                    Em
Tak ada yang lebih tabah
              Am          G
dari hujan bulan Juni
      F             G          Em                Am
dirahasiakannya rintik rindunya kepada
       Dm              G
pohon berbunga itu
          C                    Em
Tak ada yang lebih bijak
               Am         G
dari hujan bulan Juni
   F                  G            Em       Am           Dm
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu
        G
di jalan itu
          C             Em
Tak ada yang lebih arif
          Am        G
dari hujan bulan Juni
     F        G           Em          Am
dibiarkannya yang tak terucapkan
     Dm         G           C
diserap akar pohon bunga itu.

Interlute: C Em Am G F G Em Am Dm G
End: C Em Am G F G Em Am Dm G<
Lainnya:

Apa dan Bagaimana: HUJAN BUATAN


Operasi Penyemaian Awan

           Hujan merupakan peristiwa alam sebagai bagian dari siklus air: panas matahari membuat penguapan lalu terbentuklah awan, awan tertiup oleh angin dan dibawa ke daratan, jika uap air sudah melebihi kapasitas, terjadilah hujan. Hujan juga bisa 'dipaksa' oleh manusia, yaitu dengan mengadakan operasi yang disebut dengan operasi penyemaian awan.
Berikut caranya:

  1. Urea, CaCl2, NaCl (Sodium Chlorida) digiling halus dengan menambahkan bahan antigumpal fumed silica. 
  2. Bahan yang telah digiling halus dikemas dalam kantung plastik kedap udara. Sebanyak 800 s.d. 1.000 kg, bahan dimuat ke dalam pesawat. 
  3. Sasaran awan untuk hujan buatan dengan ciri berbentuk bunga kol, dengan dasar tidak lebih tinggi dari 5000 kaki dan puncaknya lebih tinggi dari 11.000 kaki. 
  4. Pesawat memasuki awan dan ketika berada di dalamnya, bahan dilepaskan keluar. Kegiatan ini disebut penyemaian awan untuk membuat hujan buatan. 

Disarikan dari BPost (edisi cetak), 19 September 2011.


Cara Memusikalisasikan Puisi yang Bisa Kamu Pilih

Tak berapa lama lagi, kalian akan menampilkan puisi dalam bentuk musikalisasi puisi. Yang dimaksud musikalisasi puisi adalah menyajikan puisi dengan iringan musik atau dinyanyikan.

Kegiatan yang dapat digolongkan ke dalam musikalisasi puisi dapat kalian lakukan dengan cara:
1. Pembacaan puisi dengan iringan musik
2. Menyanyikan puisi dengan menggunakan notasi (titi nada/ tangga nada) lagu yang sudah ada
3. Pemberian titi nada atau tangga nada pada baris-baris puisi sehingga puisi tersebut dapat dinyanyikan.

Ada beberapa alternatif cara memusikalisasi puisi yang bisa kalian pilih:
- Menggunakan alat/ instrumen musik untuk mengiringi puisi yang dideklamasikan temanmu.
- Menyanyikan puisi dengan menggunakan notasi lagu (titi nada) lagu tertentu (lagu yang trend saat ini).
- Menyanyikan puisi dengan cara karaoke (menggunakan lagu instrumental).
- Menyanyikan puisi dengan iringan musik mulut (acapella).
- Menyanyikan puisi dengan notasi lagu (titi nada) yang kalian ciptakan sendiri)

Bisa? Pasti.....

Contoh Berita yang Mengandung Unsur 5W1H (Adik Simba)

Contoh Berita yang Mengandung Unsur 5W1H (Adik Simba)--
Dalam menyimak berita kita harus memahami isi berita dengan memerhatikan pokok-pokok beritanya. Pokok-pokok berita itu dapat kita tentukan dengan berpedoman pada unsur 5W1H, what, where, when, who, why, how. Dalam bahasa Indonesia: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana (disingkat Adik Simba). Kita menentukan apa yang diberitakan, di mana peristiwa itu terjadi, kapan terjadi, siapa saja yang terlibat, mengapa terjadi, dan bagaimana peristiwanya. Simak contoh berita berikut:
Puluhan warga Kota Bogor, Jumat (11/1) menurunkan dan membakar baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar para calon wali kota dan pasangannya yang saat ini sudah terpasang di semua ruas jalan utama dan perumahan di Kota Bogor.
Sedikitnya ada 25 baliho dan sebanyak empat spanduk-spanduk yang diturunkan dan dibakar massa. Aksi ini dipimpin Syarief Muhamad Noor, salah seorang tokoh masyarakat di Bogor.
Mereka melakukan aksi ini karena menganggap baliho dan spanduk-spanduk itu telah mengganggu pemandangan dan belum tiba saatnya untuk kampanye Pilkada Bogor yang baru akan berlangsung April 2009 mendatang.

Dalam aksinya, massa secara beriringan memutari seluruh area Kota Bogor dan menurunkan satu persatu baliho dan spanduk tersebut.
Dari puluhan baliho yang diturunkan dan dibakar itu banyak diantaranya mempampang wajah Dody Rosadi, yang kini masih menjabat Sekertaris Daerah Kota(Sekdakot) Bogor mendampingi Wali Kota sekarang Diani Budiarto. "Ini kan belum saatnya.
Selain itu juga merusak keindahan kota dan pemandangan. Seharusnya Pak Dody selaku Sekda, paham hal ini," kata Noor.


Pokok-pokok berita:
  1. Apa: Berita tersebut tentang penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar para calon wali kota.
  2. Di mana: Peristiwa penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar tersebut terjadi di Bogor, di jalan utama dan perumahan
  3. Kapan: Peritiwa penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar itu terjadi pada hari Jumat, 11 januari 2008
  4. Siapa: Peristiwa penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar tersebut dilakukan oleh para warga kota Bogor yang dipimpin Syarief Muhamad Noor
  5. Mengapa: Peristiwa penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar itu terjadi karena baliho dan spanduk tersebut mengganggu pemandangan dan kampanye pilkada masih lama lagi.
  6. Bagaimana: Peristiwa penurunan dan pembakaran baliho dan spanduk-spanduk berukuran besar tersebut dilakukan para warga yang secara beriringan memutari kota Bogor dan menurunkan satu persatu baliho dan spanduk yang ditemui.

Menceritakan Pengalaman Pribadi, Memalukan atau Menggelikan?

Menceritakan Pengalaman Pribadi, Memalukan atau Menggelikan?---
Pengalaman adalah sesuatu yang dialami. Pengalaman itu bisa menyenangkan, menyedihkan, memalukan, menggelikan, mengharukan, dan lain-lain.
Berikut contoh sebuah pengalaman. Silakan tentukan: memalukan atau menggelikan? Hhehe....
(Sekadar diketahui, kalimat dalam kutipan cerita ini masih terdapat kata-kata tidak baku).
Suatu hari, ketika aku sedang asyik nongkrong di WC umum, BAB sambil mengkhayal positif, tiba-tiba orang dari ruang WC sebelah berkata: "Halo brow, apa kabar?"

Aku sempat kaget sesaat, ya tidak nyangka juga kalau aku begitu tenar sampai ke pengunjung WC Umum seperti itu. Berhubung aku orangnya ramah dan tidak sombong, maka aku jawab: "Kabar ane baik kok...

Eh dia nanya lagi: "Gi ngapain lo?"

Aku bilang "Hahaha... kamu pikir sendiri dong, orang kalau di WC itu ngapain? Main catur? Hahaha... Ya samalah, sama yg kamu lakukan..."

Dia diam sebentar, tapi kemudian nanya lagi: "Gue boleh nggak ke tempat lo?"

Aku kaget bukan main, waah gila...!! Kalau ini sih sudah kelewatan! Jangan-jangan orang itu agak 'menyimpang' gitu, maka dengan sedikit berteriak aku menjawab: "Woy, jangaaaan...!! Mau ngapain kamu ke sini?!"

Kemudian aku dengar orang itu bicara: "Eh udah dulu ya, nanti gue telpon lagi. Soalnya di sebelah ada orang sarap yang dari tadi ngejawab pertanyaan gue, bye..."

Kata Kerja "Berbaring" dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Edisi Hijrah

Baru saja di SCTV, ada penayangan sinetron Para Pencari Tuhan Edisi Hijrah. Sinetron yang biasanya tayang setiap bulan Ramadhan ini, kali ini tayang khusus dalam rangka tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram.

Dalam salah satu adegannya, Haji Jalal sedang berbincang-bincang dengan Asrul di gubuk Jalal. Saat itu di teras gubuk, Haji jalal sedang berbaring miring dengan tangan kanan menumpu sisi kanan kepalanya menghadap Asrul yang duduk di depannya.
Asrul: "Inilah yang saya tak suka dari Pak Jalal. Jangan berbaring terus lah, Pak. Kerja ayo kerja....."
Jalal: "Memangnya apa yg harus saya kerjakan kalau tidak berbaring begini?
Asrul: "Ya apa saja lah, Pak. Yang penting tidak berbaring saja kerjaannya."
Jalal: "Lu kira berbaring ini bukan kerja? Berbaring kan juga kata kerja?"
 .........

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kata Kerja (di kamus dicari dengan kata Verba) adalah kata yg menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan; kata kerja. Berbaring (di kamus kita cari dengan kata dasar "baring") merupakan kata yang menggambarkan perbuatan.
Jadi, betul kata Pak Jalal, berbaring merupakan kata kerja. Di kamus diberi tanda "V", singkatan dari verba yaitu kata kerja.

Contoh Teks Cerita Sejarah tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Contoh Teks Cerita Sejarah tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia-- Teks cerita sejarah adalah teks yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan, bisa bersifat naratif atau deskriftif. Selanjutnya mari kita teliti struktur yang dimiliki oleh teks cerita sejarah yang berjudul “Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia” agar memperkuat pemahaman kita tentang teks cerita sejarah dan pada akhirnya bisa membedakan dengan jenis teks lainnya.

Struktur Teks:
Pendahuluan. Pendahuluan ini bersifat opsional, artinya boleh ada dalam teks, atau kalau dianggap tidak perlu boleh tidak digunakan. Pendahuluan ini bermaksud untuk membuka atau pengantar pembicaraan sehingga pembaca tidak langsung dibawa pada inti pembahasan, bisa juga dikatakan pendahuluan ini sebagai pengenalan awal peristiwa sejarah. Dengan pendahuluan pembaca akan diantarkan dan mendapat gambaran apa yang akan dibahas berikutnya. Membuat paragrap pendahuluan sebaik mungkin yang bisa menarik pembaca sehingga pembaca merasa tertarik untuk terus membacanya sampai beres. Pada teks cerita sejarah biasanya didahului dengan keadaan pada waktu tertentu yang dipengaruhi oleh sejarah sebelumnya yang akan dibahas berikutnya.
Baca juga: Struktur Teks Cerita Sejarah (Materi Kelas XII SMA)

Rekaman peristiwa. Bagian ini merupakan inti dari teks cerita sejarah. Pada rekaman peristiwa tentunya membahas seluruh alur cerita sejarah dari mulai awal sampai akhir (secara kronologis). Di dalamnya dibahas berbagai macam peristiwa atau kejadian yang melibatkan berbagai pihak yang berpengaruh dalam sejarah tersebut. Dalam bagian pemaparan ini dijelaskan berbagai fakta yang mendukung, artinya semua kejadian haruslah bersifat faktual atau kenyataan, karena sejarah itu memanglah harus sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Dari teks cerita sejarah di atas, pemaparan dimulai dari pengeboman wilayah Jepang oleh Amerika, sampai pada akhirnya merumuskan UUD 1945.

Penutup. Berisi cerita akhir dari paparan yang disampaikan sebelumnya. Bentuk umumnya berupa akibat (konsekuensi) dari rangkaian peristiwa sebelumnya, misalnya tentang kekalahan, kemenangan, kematian. Mungkin juga berisi kesimpulan, komentar atau evaluasi dari peristiwa. Dari teks sejarah di atas, pengangkatan Soekarno dan Hatta sebagai presiden dan wakil presiden menjadi penutup teks sejarah sebagai sebab akibat dari kejadian-kejadian sebelumnya yang menandakan merdekanya Indonesia.

Berikut contoh teks cerita sejarah:
Sejarah Singkat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Indonesia merdeka tidak begitu saja, akan tetapi melalui proses yang membutuhkan keberanian dari para pahlawan untuk mewujudkannya dalam proklamasi kemerdekaan.

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Kemudian pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol no.1. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Keesokan harinya Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.

Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945, Para pemuda pejuang termasuk Chaerul saleh, Sukarni, Wikana, Shodanco Singgih dan pemuda lainnya membawa soekarno, beserta fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan dan hatta ke rengasdengklok yang kemudian dikenal dengan peristiwa rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Dan Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru memproklamasikan kemerdekaan.

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, Lalu bertemu dengan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi.

Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro dan Sayuti Melik. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Dan Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.

Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik milik Mayor Dr. Hermann Kandeler (dari kantor perwakilan AL Jerman). Dan pembacaan proklamasi dilakukan dikediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi No.1).

Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan oleh seorang prajurit PETA yaitu Latief Hendraningrat dibantu oleh Soehoed dan seorang pemudi membawa nampan berisi bendera Merah Putih . Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Sungguh, kemerdekaan bangsa Indonesia yang kita kecap sekarang ini adalah buah perjuangan dari pendahulu-pendahulu kita. Kemerdekaan ini diraih penuh pengorbanan harta benda dan nyawa. Sepatutnyalah kita yang hidup di masa kini mengisi kemerdekaan itu sesuai bidang kita masing-masing. Buat kalian sebagai pelajar, isilah kemerdekaan ini dengan rajin belajar karena masa depan bangsa dan negara ini ada di tangan kalian.
Struktur:
- Orientasi (pendahuluan/ pengenalan): "Indonesia merdeka tidak begitu saja........dst"
- Urutan peristiwa: "Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom........dst"
- Reorientasi (penutup/ simpulan): "Sungguh, kemerdekaan bangsa Indonesia........dst"

Sumber teks: http://id.shvoong.com
Tags: #contoh teks cerita sejarah #struktur teks cerita sejarah #pengertian teks cerita sejarah
#contoh teks cerita sejarah #contoh teks cerita sejarah singkat #contoh teks cerita sejarah dunia #contoh teks cerita sejarah candi prambanan #contoh teks cerita sejarah sumpah pemuda

Struktur Teks Cerita Sejarah (Materi Kelas XII SMA)

Sebuah peristiwa sejarah pasti mengandung makna yang penting. Belajar dari sejarah berbeda artinya dengan mempelajari sejarah. Dengan belajar dari sejarah kalian akan bisa memilih dan memilah hal baik maupun buruk. Nilai kebaikan yang diperoleh dari belajar sejarah itu dapat kalian terapkan dalam kehidupan, sedangkan keburukan hendaknya dijadikan pelajaran untuk menghadapi kehidupan dengan lebih baik. Jika kalian menyikapi dengan bijak sebuah peristiwa sejarah, kalian akan dapat menggali kearifan di balik peristiwa tersebut. Kalian akan mampu melakukan transformasi nilai yang perlu diteladani.
Baca juga: Contoh Teks Cerita Sejarah tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Teks Cerita Sejarah memuat tiga struktur: orientasi, urutan peristiwa sejarah, dan reorientasi.

Orientasi.
Tahap pertama ini memberikan informasi tentang situasi cerita sejarah yang diangkat dalam teks. latar belakang, waktu, serta beberapa hal lain secara umum.




Urutan peristiwa sejarah.
Tahap ini terdiri dari beberapa paragraf yang menyediakan rekaman peristiwa berdasarkan urutan waktu terjadinya peristiwa sejarah tersebut.

Reorientasi.
Tahap ini bertujuan untuk menghadirkan kembali peristiwa sejarah tersebut pada masa kini.

Sumber: Buku siswa kelas XII SMA, Depdikbud

Struktur Teks Cerpen/ Teks Cerita Pendek (Materi Kelas XI SMA)

Materi pelajaran Kelas XI SMA
Struktur teks cerpen terdiri atas: Abstrak, Orientasi, Komplikasi, Konflik, Resolusi, Koda.

Bagian abstrak merupakan ringkasan atau inti cerita. Abstrak pada sebuah teks cerita pendek bersifat opsional. Artinya sebuah teks cerpen bisa saja tidak melalui tahapan ini.

Tahapan orientasi merupakan struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen. Latar digunakan pengarang untuk menghidupkan cerita dan meyakinkan pembaca. Dengan kata lain, latar merupakan sarana pengekspresian watak, baik secara fisik maupun psikis.

Komplikasi berisi urutan kejadian, tetapi setiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat. Peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain. Pada tahapan struktur ini, kalian akan mendapati karakter atau watak pelaku cerita yang oleh pembaca ditafsirkan memiliki kualitas moral dan kecenderungan tertentu dan hal itu diekspresikan dalam ucapan dan tindakan tokoh. Dalam komplikasi itulah berbagai kerumitan bermunculan.
Kerumitan tersebut bisa saja terdiri lebih dari satu konfik.
Baca juga: Struktur Teks Cerita Sejarah (Materi Kelas XII SMA)

Berbagai konflik tersebut pada akhirnya akan mengarah pada klimaks, yaitu saat sebuah konflik mencapai tingkat intensitas tertinggi. Klimaks ini merupakan keadaan yang mempertemukan berbagai konflik dan menentukan bagaimana konflik tersebut diselesaikan dalam sebuah cerita.

Untuk mencapai sebuah selesaian atau leraian, diperlukan evaluasi. Pada tahapan evaluasi ini, konflik yang terjadi diarahkan pada pemecahannya sehingga mulai tampak penyelesaiannya.

Pada resolusi, pengarang akan mengungkapkan solusi dari berbagai konflik yang dialami tokoh.

Resolusi berkaitan dengan koda. Ada juga yang menyebut koda dengan istilah reorientasi. Koda merupakan nilai-nilai atau pelajaran yang dapat dipetik oleh pembaca dari sebuah teks. Sama halnya dengan tahapan abstrak, koda ini bersifat opsional.

Disadur dari: Buku Siswa Kelas XI SMA, Depdikbud
Daftar Isi Blog ringkasan materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, contoh soal, hasil belajar siswa, dan info pendidikan. Copas ke blog lain? Cantumkan link sumber!