Pola Jawaban Tentukan Indeks Integritas Ujian Nasional

Metrotvnews.com, Jakarta: Mulai tahun 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) menetapkan adanya indeks integritas bagi sekolah-sekolah. Indeks integritas tersebut diukur dari hasil Ujian Nasional (UN) suatu sekolah.

Kemendikbud memiliki cara tersendiri untuk menentukan nilai integritas tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan, indeks integritas diukur dari pola jawaban UN dari seluruh peserta UN di satu sekolah. Hasil Ujian Nasional (UN) dianalisa, dari situ akan lihat jawaban (di suatu sekolah) terpola atau tidak terpola.

Setelah diketahui mengetahui terpola atau tidak, akan ditentukan apakah siswa-siswa di suatu sekolah menjawab sendiri-sendiri atau bersama-sama. Indeks integritas bagi siswa lebih penting dibandingkan nilai berupa angka.
"Nanti keluar angka, bangga nilai tinggi tetapi ternyata indeks integritasnya rendah, ini bikin malu. Mending integritas tinggi karena terhormat dalam mengerjakan UN," ujar Mendikbud.

Sumber: metrotvnews.com

Trik Jitu Menjawab Soal Ujian Nasional dengan Cepat dan Mudah

Trik Jitu Menjawab Soal Ujian Nasional dengan Cepat dan Mudah-- Namanya juga ujian, kita dibatasi oleh waktu saat mengerjakannya. Untuk ujian Bahasa Indonesia, jumlah soal biasanya 50 butir dan itu harus dikerjakan dalam waktu 120 menit (2 jam). Itu berarti untuk satu soal dikerjakan kurang dari 2,5 menit. Masalahnya, soal Bahasa Indonesia biasanya berupa teks yang panjang. Jika salah menggunakan waktu, bisa-bisa kita tidak bisa menyelesaikan semua soal hingga waktu yang disediakan habis. Lalu? Mudah, kerjakan soal itu dengan secepat mungkin!

Yaaah, hanya begitu? Tentu tidak. Resep yang sering diberi tahu guru (termasuk ketika saya masih menjadi siswa dulu) adalah: "Kerjakan soal yang lebih mudah dahulu." Itu betul. Tapi, ada yang lebih dari sekadar memilah mana yang mudah terlebih dahulu.
Yang terutama adalah: saat berhadapan dengan soal, kalian baca dulu pertanyaan (soal) yang ada, setelah itu baru membaca pilihan jawaban dan teks bacaannya. (Oya, kamu juga perlu perlu tahu faktor nonteknis sukses UN, baca di SINI)

Mau tahu trik jitu mengerjakan soal yang terkait dengan menyusun kalimat (petunjuk atau laporan)? Trik ini bermanfaat untuk mengerjakan soal dengan penggunaan waktu yang sesingkat mungkin.
Baiklah, saya mulai dengan Trik Jitu Mengerjakan Soal Menyusun Kalimat Petunjuk.
Berikut triknya.

TRIK SATU:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung baca pilihan jawaban yang ada. Lihat nomor berapa yang diletakkan pertama kali di opsi yang tersedia. Lalu baca deretan kalimat pada soal. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan pertama kali. Jika sudah, langsung kamu dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan membaca nomor berikutnya. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Cara membuat saus tomat:
1) Tomat tersebut dicuci sampai bersih, kemudian dipanaskan dengan cara mengukus selama lima menit.
2) Saus tomat dimasukkan ke dalam botol.
3) Selama proses penghancuran tambahkan bumbu-bumbu sesuai selera.
4) Pilihlah tomat yang tua dan berwarna merah.
5) Setelah menjadi bubur yang halus, kemudian masaklah.
6) Tomat yang sudah dikukus kemudian dikupas lalu diblender/ dihancurkan
Urutan cara yang tepat membuat saus tomat tersebut adalah…
a. 1), 4), 3), 6), 2), 5)
b. 3), 6), 5), 1), 4), 2)
c. 4), 1), 6), 3), 5), 2)
d. 6), 2), 4), 5), 2), 1)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan pertama kali di antara nomor 1, 3, 4, dan 6 adalah nomor 4. Jadi jawabannya C.

TRIK DUA:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung juga baca pilihan jawaban yang ada. Ternyata yang diletakkan pertama kali adalah nomor yang sama. Langsung lihat nomor yang diletakkan terakhir kali. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan terakhir kali (di belakang) berdasarkan rentetan kalimat dalam soal tersebut. Jika sudah, langsung kamu dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan memeriksanya lagi. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Ulangi beberapa kali sehingga mata kelihatan segar dan tidak bengkak.
(2) Jika kapas itu kering, basahilah kembali.
(3) Setelah itu basahilah dengan air es.
(4) Ambil kapas secukupnya kemudian bagilah menjadi dua bagian.
(5) Lalu diamkanlah beberapa menit.
(6) Letakkanlah kedua kapas lembap tersebut pada kedua belah mata.
Petunjuk menghilangkan bengkak mata yang tepat adalah ....
A. (4), (1), (2), (3), (5), (6)
B. (4), (6), (1), (3), (2), (5)
C. (4), (3), (5), (6), (1), (2)
D. (4), (3), (6), (5), (2), (1)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan terakhir kali di antara nomor 6, 5, 2, dan 1 adalah nomor 1. Jadi jawabannya D.

TRIK TIGA:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung juga baca pilihan jawaban yang ada. Ternyata yang diletakkan pertama kali adalah nomor yang sama. Langsung lihat nomor yang diletakkan terakhir kali. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan terakhir kali (di belakang) berdasarkan rentetan kalimat dalam soal tersebut. Jika ternyata ada nomor yang sama, periksa urutan kedua. Kamu langsung dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan memeriksanya lagi. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Biarkan parutan kentang di wajah selama kurang lebih 90 menit!
(2) Tempelkan parutan kentang merata ke seluruh wajah!
(3) Parutlah kentang yang sudah dicuci tersebut!
(4) Sediakan 2 buah kentang yang besar lalu cuci sampai bersih!
(5) Setelah mengering, basuhlah dengan air biasa sampai bersih!
(6) Lakukan hal ini setiap malam menjelang tidur!
Susunan yang tepat, petunjuk menghilangkan bekas jerawat adalah ....
A. (4), (2), (6), (1), (5), (3)
B. (4), (1), (3), (2), (5), (6)
C. (4), (6), (2), (5), (1), (3)
D. (4), (3), (2), (1), (5), (6)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan terakhir kali di antara nomor 3 dan 6 adalah nomor 6. Karena opsi B dan D sama, kita lihat urutan keduanya. Ternyata yang layak diletakkan setelah nomor 4 adalah nomor 3 (bukan 1). Jadi jawabannya D.

Demikian trik menjawab soal agar waktu ujian yang terbatas dapat digunakan semaksimal mungkin.
Trik ini juga berlaku untuk soal menyusun kalimat laporan.
Selamat belajar dan hadapi UN dengan optimis

Trik selanjutnya

Kisi-kisi UN 2015 | SKL Ujian Nasional 2015 Untuk SMP/MTs

Kisi-kisi UN 2015 | SKL Ujian Nasional 2015 Untuk SMP/MTs--
1.SKL Membaca
Membaca dan memahami berbagai teks nonsastra (biografi, artikel, berita, iklan, tabel/diagram, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra (puisi, antologi puisi, cerpen, buku kumpulan cerpen, cerita anak, buku cerita anak, novel remaja, novel angkatan 20 – 30-an, dan drama).

1.1 Mengidentifikasi isi dan bagian suatu teks Contoh Soal.
1.2 Menentukan persamaan isi berita Contoh Soal
1.3 Menentukan perbedaan penyajian berita Contoh Soal.
1.4 Mengidentifikasi isi teks biografi/iklan.
1.5 Menentukan kalimat fakta/opini dalam teks iklan Contoh Soal.
1.6 Menyimpulkan isi paragraf Contoh Soal.
1.7 Mengidentifikasi isi grafik, tabel, bagan, denah Contoh Soal Bagan/grafik/Diagram/Tabel
1.8 Mengidentifikasi unsur intrinsik puisi Contoh Soal.
1.9 Mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek/cerita anakContoh Soal.
1.10 Mengidentifikasi perbedaan karakteristik dua novel Contoh Soal.
1.11 Mengidentifikasi unsur intrinsik drama Contoh Soal.

Baca juga: Kisi-kisi UN 2016
2. SKL Menulis
Menulis dan menyunting teks nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat pribadi, surat dinas, narasi dan pesan singkat, laporan, pengumuman, petunjuk, rangkuman, teks berita, slogan/ poster, iklan, resensi dan karangan, surat pembaca, teks pidato, dan karya ilmiah; menulis teks sastra dalam bentuk puisi, pantun, dongeng, cerpen, dan drama.

2.1 Menulis catatan pengalaman pada buku harian Contoh Soal
2.2 Menulis pesan singkat sesuai konteks Contoh Soal.
2.3 Menulis laporan/pengumuman/resensi.
2.4 Melengkapi surat pribadi/surat dinas/surat pembaca Contoh Soal.
2.5 Menulis rangkuman Contoh Soal.
2.6 Menulis teks berita sesuai konteks Contoh Soal.
2.7 Menulis slogan sesuai konteks Contoh Soal.
2.8 Menulis iklan sesuai konteks Contoh Soal.
2.9 Menyusun petunjuk melakukan sesuatu Contoh Soal.
2.10 Menulis teks pidato Contoh Soal.
2.11 Menulis rumusan masalah karya ilmiah/saran karya ilmiah/daftar pustaka Contoh Soal.
2.12 Menyunting kalimat, ejaan/tanda baca, pilihan kata Contoh Soal.
2.13 Melengkapi pantun Contoh Soal.
2.14 Melengkapi puisi Contoh Soal.
2.15 Melengkapi naskah drama Contoh Soal.

TIPS | Faktor Nonteknis Sukses Ujian (Sekolah/ Nasional)

Kesuksesan ujian tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis (kecerdasan) semata, namum perlu adanya faktor nonteknis yang seyogyanya diperhatikan. Faktor nonteknis ini sebenarnya tidak berpengarauh langsung pada nilai atau hasil jawaban, namun lebih pada aspek psikologis atau kejiwaan. Bayangkan, bagaimana 'perasaan' kita tidak terganggu ketika pensil kita jatuh dan menimbulkan bunyi, sontak mata tajam dari pengawas langsung tertuju pada kita. Alangkah tidak mengenakkan hati.

Berikut ini beberapa hal yg perlu diperhatikan agar segala tingkah laku kita jangan sampai menarik perhatian (membuat pengawas memerhatikan kita). Tujuannya, supaya tercipta suasana ujian yg lebih friendly dan nyaman. Suasana yang nyaman tersebut, tentu akan sangat berpengaruh pada kejiwaan (suasana hati) kita. Dengan begitu, pikiran dan perasaan kita lebih rileks dan penalaran soal ujian pun menjadi lebih optimal.

1. Memperlihatkan kerapian berpakaian
2. Berpenampilan simpatik
3. Murah senyum pada pengawas
4. Memasuki ruangan dengan langkah pasti (jangan melangkah dg cara kaki diseret)
5. Hormat pada pengawas, membungkukkan badan ketika lewat di depannya
6. Menerima lembar soal dan lembar jawaban dari pengawas dengan sopan
7. Berdoalah sebelum bekerja
8. Bekerjalah dengan tenang
9. Perhatian dan konsentrasi betul-betul pada soal
10. Menciptakan suasana ruang ujian benar-benar tenang dan senyap
11. Menghentikan kegiatan lain dan memerhatikan pengawas ketika pengawas memberikan arahan atau penjelasan
12. Jangan menggeser kursi atau meja sampai mengeluarkan bunyi
13. Jangan berbicara satu sama lain
14. Jangan menampakkan kegelisahan
15. Jangan menghentakkan kaki atau menggesek sepatu di lantai
16. Tidak keluar ruangan jika tidak untuk keperluan mendesak dan darurat.

Good luck, semoga sukses.

Perlu trik jitu Menjawab soal UN? Coba baca:
Trik Jitu Menjawab Soal Ujian Nasional dengan Cepat dan Mudah

Ayo, Latihan Soal yang Termasuk Kategori Sulit: Menyunting Ejaan

Dari tahun ke tahun, biasanya penguasaan materi soal yang masig sangat rendah persentasenya adalah menyunting ejaan (tanda baca, kalimat efektif, kata baku/ takbaku). Nah, coba sekarang kamu melatih pengetahuanmu mengenai soal-soal ejaan berikut:

1.Cermatilah kalimat berikut:
Kepada para siswa-siswi yang akan mengikuti lomba futsal mohon berkumpul di lapangan.
Kalimat tersebut akan efektif bila dihilangkan kata ....
A. siswa siswi
B. kepada dan para
C. kepada dan yang
D. para dan yang

Pembahasan:
Kata "kepada" tidak diperkenankan diletakkan di awal kalimat. Kata "para" mengandung makna jamak (lebih dari satu) sehingga tidak tepat jika diikuti oleh kata yang sudah mengandung makna jamak (siswa-siswi). Jawab: B


2.Perhatikan kalimat berikut!
Mantan atlet bulu tangkis yang kini menjadi ketua harian klub PB Jaya Raya, Retno Kustiyah, meraih penghargaan bintang jasa utama dari presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Perbaikan penulisan huruf kapital pada kalimat tersebut yang tepat adalah ...
A. Mantan atlet bulu tangkis yang kini menjadi ketua harian Klub PB Jaya Raya, Retno Kustiyah, meraih Penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
B. Mantan atlet bulu tangkis yang kini menjadi Ketua Harian Klub PB Jaya Raya, Retno Kustiyah, meraih Penghargaan Bintang Jasa Utama dari presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
C. Mantan atlet bulu tangkis yang kini menjadi Ketua Harian Klub PB Jaya Raya, Retno Kustiyah, meraih penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
D. Mantan atlet bulu tangkis yang kini menjadi ketua harian Klub PB Jaya Raya, Retno Kustiyah, meraih penghargaan Bintang Jasa Utama dari presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pembahasan:
Pada soal ini, huruf kapital harus digunakan untuk nama orang/ sesuatu; digunakan pula untuk jabatan yang diikuti nama orang. Jawab: C


3.Perhatikan paragraf berikut!
Kedelai termasuk bahan pangan yang bisa dibuat berbagai jenis, seperti: tahu, tempe, susu dan lain-lain. Makanan dari bahan dasar kedelai banyak disukai orang, karena tidak mengandung kolesterol.
Perbaikan penulisan tanda baca yang tepat terdapat dalam paragraf ...
A. Kedelai termasuk bahan pangan yang bisa dibuat berbagai jenis seperti: tahu, tempe, susu, dan lain-lain. Makanan dari bahan dasar kedelai banyak disukai orang karena tidak mengandung kolesterol.
B. Kedelai termasuk bahan pangan yang bisa dibuat berbagai jenis, seperti tahu, tempe, susu dan lain-lain. Makanan dari bahan dasar kedelai banyak disukai orang, karena tidak mengandung kolesterol.
C. Kedelai termasuk bahan pangan yang bisa dibuat berbagai jenis, seperti tahu, tempe, susu, dan lain-lain. Makanan dari bahan dasar kedelai banyak disukai orang, karena tidak mengandung kolesterol.
D. Kedelai termasuk bahan pangan yang bisa dibuat berbagai jenis, seperti tahu, tempe, susu, dan lain-lain. Makanan dari bahan dasar kedelai banyak disukai orang karena tidak mengandung kolesterol.

Pembahasan:
Tanda baca koma tidak digunakan sebelum kata sambung "seperti" dan "karena". Selain itu, tanda koma juga digunakan untuk pemerian yang lebih dari dua. Tanda titik dua digunakan untuk pemerian. Jawab: A


4.Bacalah paragraf berikut!
Kota Lisboa di Portugal juga pernah mengalami tsunami hebat. tepatnya pada 1 November 1755 yang menewaskan lebih dari 60 ribu jiwa. Jauh sebelum tsunami Aceh (Desember 2004) dan kepulauan Mentawai (Oktober silam). Selat Sunda juga pernah mengalaminya setelah Gunung Krakatau Meletus pada 27 Agustus 1883.
Perbaikan penulisan huruf yang tepat pada paragraf tersebut adalah ....
A. lisboa, Tsunami, Tepatnya
B. Tepatnya, sunda, gunung
C. Tepatnya, Kepulauan, meletus
D. Tsunami, selat, meletus

Pembahasan:
Huruf kapital digunakan untuk mengawali kalimat dan istilah Geografi yang diikuti nama. Namun, huruf kapital tak tepat digunakan pada istilah Geografi yang menunjukkan jenis. Jadi perbaikannya adalah: "Kota Lisboa di Portugal juga pernah mengalami tsunami hebat. Tepatnya pada 1 November 1755 yang menewaskan lebih dari 60 ribu jiwa. Jauh sebelum tsunami Aceh (Desember 2004) dan Kepulauan Mentawai (Oktober silam). Selat Sunda juga pernah mengalaminya setelah Gunung Krakatau meletus pada 27 Agustus 1883". Jawab: C


5.Pada hari Jum'at Ibu guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia memberikan tugas kepada siswa-siswi kelas IXC. Tugas tersebut dilaksanakan secara team. Adapun tugas yang diberikan, yaitu siswa-siswi hendaklah membuat iktisar materi UAN.
Penulisan kata-kata yang salah dalam paragraf di atas adalah ...
A. Jum'at, adapun, materi
B. Materi, iktisar, team
C. Jum'at, team, pengampu
D. Jum'at, iktisar, team

Pembahasan:
Jum'at ditulis menjadi Jumat, iktisar ditulis menjadi ikhtisar, dan team ditulis menjadi tim. Jawab: D


LATIHAN:

6.Cermatilah kalimat berikut!
Sumbangan yang dalam bentuk daripada buku semacam ini layak agar dipertimbangkan.
Kalimat tersebut akan efektif bila dihilangkan kata ....
A. yang, layak, agar
B. yang, daripada, agar
C. dalam, bentuk, daripada
D. bentuk, daripada, buku

7.Perhatikan kalimat berikut!
Para ibu-ibu sekalian sedang mengikuti penyuluhan hidup yang sehat dan bersih.
Perbaikan kalimat tersebut yang tepat adalah ...
A. Para ibu sekalian sedang mengikuti penyuluhan hidup sehat dan bersih.
B. Para ibu sekalian semua sedang mengikuti penyuluhan hidup yang sehat dan bersih.
C. Ibu-ibu sekalian sedang mengikuti penyuluhan hidup sehat dan bersih.
D. Ibu-ibu sedang mengikuti penyuluhan hidup sehat dan bersih.

8.Perhatikan kalimat berikut!
Untuk mengisi liburan semester para siswa SMP Taruna akan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pasar murah di desa.
Penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut yang tepat adalah ...
A. Untuk mengisi liburan semester. Para siswa SMP Taruna akan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pasar murah di desa.
B. Untuk mengisi liburan semester para siswa SMP Taruna, akan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pasar murah di desa.
C. Untuk mengisi liburan semester para siswa SMP Taruna akan melaksanakan kegiatan bakti sosial, berupa pasar murah di desa.
D. Untuk mengisi liburan semester, para siswa SMP Taruna akan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pasar murah di desa.

9.Perhatikan kutipan teks pidato berikut!
Anak-anak sekalian yang terhormat,
Mungkin kita sebagai warga kota ini telah lupa. Karenanya perlu sering diingatkan bahwa kawasan pantai kita adalah bagian dari tata ruang terbuka. Itu artinya kawasan tersebut milik umum.
Perbaikan sapaan pada teks pidato tersebut adalah ...
A. Bapak-bapak, Ibu-ibu yang terhormat,
B. Saudara yang terhormat,
C. Para pendengar yang saya hormati,
D. Hadirin yang terhormat,

10.Cermati penulisan kalimat berikut!
Hasanuddin, sultan Makasar, mendapat gelar ayam jantan dari timur.
Perbaikan penulisan huruf kapital pada kalimat tersebut adalah ...
A. Hasanuddin, sultan Makasar, mendapat gelar Ayam Jantan dari Timur.
B. Hasanuddin, sultan Makasar, mendapat gelar ayam jantan dari Timur.
C. Hasanuddin, Sultan Makasar, mendapat gelar ayam jantan dari Timur.
D. Hasanuddin, Sultan Makasar, mendapat gelar Ayam Jantan dari Timur.

11.Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Semua orang menyadari bahwa bahasa merupakan sarana pengembangan budaya. Bahasa merupakan sendi-sendi kehidupan. Tanpa bahasa sendi-sendi kehidupan akan lemah. Komunikasi tidak lancar dan penerimaan informasi yang ada akan tersendat. Memang bahasa alat komunikasi yang penting efektif dan efisien.
Penggunaan tanda koma yang benar adalah ...
A. Setelah kata sarana, penting, dan efektif.
B. Setelah kata tanpa bahasa, penting, dan efektif.
C. Setelah kata kehidupan, penting, dan efektif.
D. Setelah kata tidak lancar, penting, dan efektif.

12.Cermati paragraf berikut!
Group maha siswa kedokteran akan melakukan praktek di posko-posko bencana banjir yang tersebar di beberapa RW. Mereka juga membawa obat-obatan yang disumbangkan oleh pemilik apotik yang peduii terhadap pasen yang terkena musibah.
Perbaikan ejaan bercetak miring yang tepat adalah ....
A. grup, maha siswa, praktek, apotik, pasien
B. grup, mahasiswa, praktek, apotek, pasien
C. grup, mahasiswa, praktik, apotek, pasien
D. grup, mahasiswa, praktik, apotik, pasien

13.Cermati paragraf berikut!
Banyak di antara anak-anak lndonesia yang mengalami keterlantaran dan penelantaran karena faktor ekonomi keluarga mereka. Mereka memiliki mimpi yang sama untuk maju dan sejahtera.
Perbaikan kalimat bercetak miring yang tepat adalah ...
A. Banyak anak lndonesia yang mengalami keterlantaran dan penelantaran karena faktor ekonomi keluarga.
B. Anak Indonesia terlantar karena faktor ekonomi.
C. Banyak anak-anak Indonesia yang mengalami keterlantaran dan penelantaran karena faktor ekonomi keluarga mereka.
D. Banyak di antara anak Indonesia yang terlantar karena faktor ekonomi keluarga.

5W1H Berita Orang Menyusup di Ruang Roda Pesawat

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, di mana, dan Kapan
Otoritas Bandara Soekarno-Hatta geger petang kemarin, Selasa (7/4). Seorang pria ditemukan menyusup ke roda pesawat Garuda Indonesia yang mengangkasa dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru,

Siapa
Pria itu bernama Mario Stevan Ambarita. Dia berusia 21 tahun. Mario telah tinggal di Pekanbaru selama 21 tahun. Namun ia lahir di Jakarta dan amat ingin pergi ke Jakarta.

Mengapa
Mengapa ingin pergi ke kota padat penduduk yang sarat polusi itu? Kepada penyidik, Mario mengatakan ingin bertemu Presiden Jokowi. Namun polisi belum tahu apakah jawaban itu motif Mario yang sesungguhnya atau tidak untuk menyusup ke roda pesawat. Mereka belum berani memastikan karena kondisi Mario belum stabil.
“Itu jawaban dia waktu baru siuman. Bisa saja nanti berubah lagi,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandara Soetta, AKBP Ashari Kurniawan.

Bagaimana
Dengan terhuyung-huyung, Mario berjalan di apron atau tempat parkir pesawat, sesaat setelah Garuda Indonesia rute Pekanbaru-Jakarta mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa petang (7/4). Petugas bandara pun langsung menangkapnya. Luka tampak di beberapa bagian tubuh Mario. Ia sempat pingsan usai ditangkap petugas. Tak heran fisik Mario lemah, ia ternyata menyusup ke roda belakang pesawat Garuda. Sepanjang penerbangan Pekanbaru-Jakarta, Mario bersembunyi di roda pesawat.

Untuk memulihkan kondisinya, Mario dipasangi alat bantu pernafasan. Berdasarkan penyelidikan, Mario diketahui masuk ke roda pesawat bukan dari apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau. Dia masuk ke roda pesawat dari ujung landasan, saat pesawat berhenti lima menit di sana.
Lihat juga:Bukan Hanya Mario yang Bernyali Gila Menyusup ke Roda Pesawat
Vice Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, mengatakan Mario telah merancang aksinya selama sepuluh hari terakhir. Pada hari-hari itu, dia mengamati dengan cermat Bandara Sultan Syarif Kasim II, termasuk saat pesawat-pesawat mendarat dan lepas landas. Mario pun menggunakan internet untuk mempelajari cara menyelundup ke roda pesawat.

Bukan perkara yang terlalu sulit, sebab kasus penumpang gelap di roda pesawat kerap terjadi di berbagai belahan dunia. Salah satu penyusup yang sial bahkan tewas, dengan serpihan tubuhnya yang berlumuran darah berjatuhan dari langit Jeddah, Arab Saudi, Januari 2014. Betapa mengerikan namun sesungguhnya bukan pertama kali terjadi di Indonesia.

Kementerian Perhubungan pun turun tangan dalam kasus Mario. Persoalannya, Mario berada di area steril bandara. Lebih lagi, perbuatan Mario dianggap bisa membahayakan penumpang pesawat. Di sisi lain, otoritas atau pengelola bandara perlu diperiksa apakah lalai atau tidak sehingga seseorang bisa dengan ‘mudahnya’ masuk ke roda pesawat yang mengangkasa dari Pulau Sumatera ke Jawa.

Referensi: cnnindonesia

Nilai Ujian Sekolah Kelas IX SMP Hasbunallah TP 2014/2015

KELAS IXB:
AHMAD HUSNI LATHIF 74
ALWI PERDANA PUTRA 72
ANISYA PAHRIANI 82
DEVI SEPTYA SYAHFITRI 82
DEKY HIDAYAT 74
DWI WAHYUNING TIAS 68
HAIRUL AFRIZAL 60
MUHAMMAD FARIDZ SIDQI 66
M.REZA KURNIAWAN 78
M.ADAM MUKTI FIRJATULLAH 80
MUHAMMAD HIKAM 92
M.RIZQAN RIDHANI 82
M.RIZKY SAPUTRA 82
MAULIDYA NABILA 80
NABILLA ALYA ANASTASYA 76
NADIA NOVITA RIZKY 86
NOOR ANNISA 84
NUR NAFISAH 76
RHADIKA YARDHA 76
RAHMAH HADIATI ATMOJONINGRUM 72
RYAN ALTHOF 82
SITI JULAEHA 82
SYIFA MARDHATILLAH DWI IKHWAN 84
TANIA DWI YOLANDA PUTRI 88
TRI GUNAWAN 80
WILIYANSYAH 76
WULAN KIRANA SARI 72

KELAS IXC:
ANISSA ALIYADI 82
ANANDA PUTRI RAHMIATI 86
CHERENIENA ANARFIKAISA 86
DINA AMALIA 78
FATUAH AULIA 78
FATHUL HIDAYAH 76
FIKRI MAULANA 76
GALANG KRISNA KURNIAWAN 74
HAFIZH SIDQI RAMADHANA 78
KHAIRUNNISA 86
LINDA MULYANA SARI 76
M.ARDY RAHMAN 76
M.FAJAR AWALLUDIN 80
M.FEBRIANNOOR RAHMAN 76
M.NAUFAL RASYIED 64
M.RAMA SAIDILAH 68
MUHAMMAD RESQY NUR RAHMAN 80
MARHAMAH 72
MAULID AQMAL NOOR ABDILAH 60
MELLYNA YULIZA PUTRI 60
MUHAMMAD MARDATILLA 78
PAWESTRI IMANITA ADELWIN 76
RAFLI HIDAYATULLAH 76
RAHMA MAULIDHINA 86
SAIDATUL HABIBAH 88
SHAREN BELLA SALSABILLA 76
ZILVIANA RAHMAWATI 88

Contoh Teks Ulasan Film "Mengaku Rasul"

Teks ulasan adalah teks yang mengulas sebuah fenomena ataupun sesuatu (misal: buku, film, dsb). Teks ini memiliki ciri: 1. Strukturnya terdiri atas: Orientasi, Tafsiran, Evaluasi, dan Rangkuman; 2. Memuat informasi berdasarkan pandangan/ opini penulis terhadap suatu karya/ produk; 3. Opininya berdasarkan fakta yang diinterpretasikan; 4. Dikenal dengan istilah lain yaitu resensi.

Berikut contoh teks ulasan film "Mengaku Rasul" yang saya modifikasi dari Kapanlagi.com. Kamu dapat memodifikasinya (terutama bagian Evaluasi dan Rangkuman) berdasarkan sudut pandang kamu sendiri setelah tentu saja menonton film ini terlebih dahulu.
Film yang diproduksi Starvision ini dibintangi oleh Ray Sahetapy, Vonny Cornellya, Jian Batari, Ihsan, Hengky Tarnando, Baby Zelvia, Alblen Fillindo Fabe. Film religi yang disutradarai Helfi Kadit ini terinspirasi maraknya aliran sesat di Indonesia dan banyaknya orang yang mengaku sebagai rasul yang diutus untuk memurnikan akidah.

Film ini berkisah mengenai padepokan sesat di daerah Jawa Barat. Padepokan sesat yang sebelumnya adalah sebuah pesantren itu dipimpin oleh Ki Baihaqi (Reza Pahlevi) dan Guru Samir (Ray Sahetapy). Pesantren itu menjadi padepokan sesat sejak Guru Samir menyatakan dirinya sebagai rasul.

Diceritakan pula Rianti (Jian Bantari) adalah mahasiswi yang sedang bimbang karena masalah keluarga dan masalah percintaan dengan sang kekasih. Rianti yang bertengkar dengan ayahnya karena hubungannya dengan Ajie (Alblen) tak direstui, memilih pergi. Rasa kecewa Rianti membuncah kala memergoki Ajie dengan wanita lain. Untuk menenangkan pikiran, Rianti bergabung dengan padepokan Guru Samir.

Ajie pun menyusul Rianti ke padepokan atas permintaan ibu Rianti (Baby Zelvia). Dia ingin mengajak Rianti pulang sekaligus menjelaskan tentang kesalahpahaman di antara mereka. Tapi Rianti sudah banyak berubah, bahkan dia tak ingin meneruskan hubungan dengan Ajie. Dia kini dekat dengan Reihan (Ihsan Idol), anak tiri Guru Samir.

Berbagai keganjilan ditemui oleh Ajie selama di padepokan, antara lain adanya penghapusan dosa dan jaminan masuk surga dengan cara membeli sertifikat. Tak sengaja pula, Ajie memergoki Guru Samir melakukan tafakur dengan cara yang tidak lazim, bahkan melihat Guru Samir memeluk seorang gadis di sebuah gudang yang mereka sebut sebagai rumah tirakat.
Ajie curiga Guru Samir penganut aliran sesat. Sebaliknya, Rianti tak percaya Guru Samir yang dipujanya berlaku sesat. Rianti pun tak keberatan saat Guru Samir ingin menikahinya. Ajie dibantu Raihan bertekad membongkar kebusukan Guru Samir.

Keadaan memanas saat salah satu jamaah padepokan, Marni (Fitri Ayu), mengaku dihamili Guru Samir. Ayah Marni marah besar, minta pertanggungjawaban Guru Samir.
Guru Samir menolak pengakuan Marni. Dia yang mengaku orang suci tak mungkin melakukan perbuatan nista seperti itu. Untuk membuktikan dia tak bersalah, Guru Samir membuktikan dengan memotong tangannya. Jika tangannya kembali utuh setelah dipotong, maka dia adalah benar orang suci yang setara dengan rasul.
Jamaah, termasuk Rianti, banyak yang percaya dan mengimani kepada Guru Samir saat terbukti tangannya bisa kembali utuh setelah dipotong.

Film yang mulai tayang di bioskop pada tanggal 5 Juni 2008 silam ini terbilang sangat berani, karena mengambil tema yang sangat sensitif bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Namun setelah sukses lolos sensor LSF, dan berhasil tayang di bioskop, film ini telah membuktikan diri mampu mengangkat hal 'tabu' secara apik. Akting para pemain senior yang tak perlu dipertanyakan itu pun menjadi jaminan kualitas film ini, berhasil memaku penonton untuk terus mengikuti cerita hingga akhir. Sayangnya, selain alur cerita yang lambat, kesabaran penonton menantikan kisahnya hingga akhir tak terbalas. Setelah cerita berakhir, penonton tak disuguhi penutup cerita yang diharapkan. Akhir cerita cenderung dipaksakan dan mengambang. Banyak hal yang ingin diketahui oleh penonton tak terungkap di akhir cerita.

Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan tersebut, film ini dapat menjadi alternatif bagi mereka yang menyukai film berbau mistik termasuk mengobati rasa penasaran kita tentang peristiwa yang kita dengar, lihat, atau baca di media-media massa. Penasaran bagaiman ceritanya sehingga Guru Samir mampu mengembalikan tangannya yang dipotong dan mampu hidup kembali setelah dibakar massa? Jawabannya tentu dengan menonton film ini.

Struktur Teks:
Bagian Orientasi: "Film yang diproduksi Starvision ini .....dst".
Bagian Tafsiran: "Film ini berkisah mengenai padepokan .....dst".
Bagian Evaluasi: "Film yang mulai tayang di bioskop pada.....dst".
Bagian Rangkuman: "Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan .....dst".
Video: Youtube

Nilai UTS Kelas IX SMP Hasbunallah Semester Genap TP 2014/2015

KELAS IX B:
A.HUSNI LATHIF 80
ALWI PERDANA PUTRA 80
ANISYA PAHRIANI 95
DEVI SEPTYA SYAHFITRI 100
DIKY HIDAYAT 80
DWI WAHYUNING TIAS 90
HAIRUL AFRIZAL 70
M.ADAM MUKTI FIRJATULLAH 90
M.FARIDZ SIDQI 90
M.HIKAM 100
M.REZA KURNIAWAN 80
M.RIZKY SAPUTRA 95
M.RIZQAN RIDHANI 85
MAULIDYA NABILA 90
NABILLA ALYA ANASTASYA 100
NADIA NOVITA RIZKY 100
NOOR ANNISA 100
NUR NAFISAH 75
RAHMAH HADIATI ATMOJONINGRUM 100
RHADIKA YARDHA 80
RYAN ALTHOF 90
SITI JULAEHA 90
SYIFA MARDHATILAH DWI IKHWAN 90
TANIA DWI YOLANDA PUTRI 100
TRI GUNAWAN 85
WILIANSYAH 80
WULAN KIRANA SARI 75

KELAS IX C:
ANANDA PUTRI RAHMIATI 85
ANNISA ALIYADI 95
CHERENIENA ANARFIKAISA 85
DINA AMALIA 90
FATHUAH AULIA 85
FATHUL HIDAYAH 85
FIKRI MAULANA 90
GALANG KRISNA KURNIAWAN 80
HAFIZ SIDQI RAMADHANA 90
KHAIRUNISA 90
LINDA MULYANA SARI 100
M.ARDI RAHMAN 100
M.FAJAR AWALUDIN 80
M.FEBRIANOOR RAHMAN 90
M.NAUFAL RASYID 95
M.RAMA SAIDILLAH 70
M.RESQY NUR RAHMAN 80
MARHAMAH 95
MAULID AQMAL NOOR ABDILAH 80
MELLYNA YULIZA PUTRI 80
MUHAMMAD MARDATILLA 95
PAWESTRI IMANITA ADELWIN 75
RAFLI HIDAYATULLAH 80
RAHMA MAULIDHINA 100
SAIDATUL HABIBAH 95
SHAREN SALSABILA 90
ZILVIANA R. 85

Trik Jitu Menjawab Soal UN: Menyusun Petunjuk atau Laporan

Trik Jitu Menjawab Soal UN: Menyusun Petunjuk atau Laporan-- Namanya juga ujian, kita dibatasi oleh waktu saat mengerjakannya. Untuk ujian Bahasa Indonesia, jumlah soal biasanya 50 butir dan itu harus dikerjakan dalam waktu 120 menit (2 jam). Itu berarti untuk satu soal dikerjakan kurang dari 2,5 menit. Masalahnya, soal Bahasa Indonesia biasanya berupa teks yang panjang. Jika salah menggunakan waktu, bisa-bisa kita tidak bisa menyelesaikan semua soal hingga waktu yang disediakan habis. Lalu? Mudah, kerjakan soal itu dengan secepat mungkin!

Yaaah, hanya begitu? Tentu tidak. Resep yang sering diberi tahu guru (termasuk ketika saya masih menjadi siswa dulu) adalah: "Kerjakan soal yang lebih mudah dahulu." Itu betul. Tapi, ada yang lebih dari sekadar memilah mana yang mudah terlebih dahulu. Mau tahu trik jitu mengerjakan soal yang terkait dengan menyusun kalimat (petunjuk atau laporan)? Trik ini bermanfaat untuk mengerjakan soal dengan penggunaan waktu yang sesingkat mungkin.
Berikut triknya.

TRIK SATU:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung baca pilihan jawaban yang ada. Lihat nomor berapa yang diletakkan pertama kali di opsi yang tersedia. Lalu baca deretan kalimat pada soal. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan pertama kali. Jika sudah, langsung kamu dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan membaca nomor berikutnya. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Cara membuat saus tomat:
1) Tomat tersebut dicuci sampai bersih, kemudian dipanaskan dengan cara mengukus selama lima menit.
2) Saus tomat dimasukkan ke dalam botol.
3) Selama proses penghancuran tambahkan bumbu-bumbu sesuai selera.
4) Pilihlah tomat yang tua dan berwarna merah.
5) Setelah menjadi bubur yang halus, kemudian masaklah.
6) Tomat yang sudah dikukus kemudian dikupas lalu diblender/ dihancurkan
Urutan cara yang tepat membuat saus tomat tersebut adalah…
a. 1), 4), 3), 6), 2), 5)
b. 3), 6), 5), 1), 4), 2)
c. 4), 1), 6), 3), 5), 2)
d. 6), 2), 4), 5), 2), 1)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan pertama kali di antara nomor 1, 3, 4, dan 6 adalah nomor 4. Jadi jawabannya C.


TRIK DUA:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung juga baca pilihan jawaban yang ada. Ternyata yang diletakkan pertama kali adalah nomor yang sama. Langsung lihat nomor yang diletakkan terakhir kali. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan terakhir kali (di belakang) berdasarkan rentetan kalimat dalam soal tersebut. Jika sudah, langsung kamu dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan memeriksanya lagi. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Ulangi beberapa kali sehingga mata kelihatan segar dan tidak bengkak.
(2) Jika kapas itu kering, basahilah kembali.
(3) Setelah itu basahilah dengan air es.
(4) Ambil kapas secukupnya kemudian bagilah menjadi dua bagian.
(5) Lalu diamkanlah beberapa menit.
(6) Letakkanlah kedua kapas lembap tersebut pada kedua belah mata.
Petunjuk menghilangkan bengkak mata yang tepat adalah ....
A. (4), (1), (2), (3), (5), (6)
B. (4), (6), (1), (3), (2), (5)
C. (4), (3), (5), (6), (1), (2)
D. (4), (3), (6), (5), (2), (1)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan terakhir kali di antara nomor 6, 5, 2, dan 1 adalah nomor 1. Jadi jawabannya D.

TRIK TIGA:
Bila bertemu dengan soal seperti contoh ini, langsung juga baca pilihan jawaban yang ada. Ternyata yang diletakkan pertama kali adalah nomor yang sama. Langsung lihat nomor yang diletakkan terakhir kali. Tentukan nomor berapa yang layak diletakkan terakhir kali (di belakang) berdasarkan rentetan kalimat dalam soal tersebut. Jika ternyata ada nomor yang sama, periksa urutan kedua. Kamu langsung dapat menentukan jawabannya bukan? Tak usah repot-repot mengurutkan dengan memeriksanya lagi. Langsung saja melangkah pada soal yang lain.

SOAL:
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Biarkan parutan kentang di wajah selama kurang lebih 90 menit!
(2) Tempelkan parutan kentang merata ke seluruh wajah!
(3) Parutlah kentang yang sudah dicuci tersebut!
(4) Sediakan 2 buah kentang yang besar lalu cuci sampai bersih!
(5) Setelah mengering, basuhlah dengan air biasa sampai bersih!
(6) Lakukan hal ini setiap malam menjelang tidur!
Susunan yang tepat, petunjuk menghilangkan bekas jerawat adalah ....
A. (4), (2), (6), (1), (5), (3)
B. (4), (1), (3), (2), (5), (6)
C. (4), (6), (2), (5), (1), (3)
D. (4), (3), (2), (1), (5), (6)
Pada soal ini kita dapat menentukan yang layak diletakkan/ diurutkan terakhir kali di antara nomor 3 dan 6 adalah nomor 6. Karena opsi B dan D sama, kita lihat urutan keduanya. Ternyata yang layak diletakkan setelah nomor 4 adalah nomor 3 (bukan 1). Jadi jawabannya D.

Trik ini juga berlaku untuk soal menyusun kalimat laporan.
Selamat belajar dan hadapi UN dengan optimis

Kisi-kisi Soal UAS Bersama Kelas 7 dan 8 Kab.Tabalong Sem. Genap 2014/2015

Juni 2015 nanti, kalian akan menghadapi Ulangan Akhir Semester Genap TP 2014/2015. Tidak salahnya, mulai sekarang kalian mendata sendiri, materi pelajaran apa lagi yang belum kalian serap dalam waktu yang tersisa ini. Kebetulan juga, saat kakak kelas kalian sedang mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, momen itu adalah omen yang tepat untuk lebih mendalam lagi mempelajari materi yang belum kalian kuasai. Jika ada masalah/ kesulitan, catatlah. Saat masuk sekolah kembali, tanyakan pada gurumu.
Berikut materi soal yang harus kalian kuasai. Selamat belajar....

Kelas 7:
1. Menyimpulkan pikiran, pendapat, dan gagasan seorang tokoh/ narasumber yang disampaikan dalam wawancara (Contoh Soal)
2. Menentukan hal-hal penting yang dikemukakan narasumber dalam wawancara (Contoh Soal)
3. Menentukan identitas tokoh idola (Contoh Soal)
4. Menentukan keunggulan tokoh (Contoh Soal)
5. Menentukan alasan mengidolakan tokoh (Contoh Soal)
6. Bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun (Contoh Soal)
7. Menentukan hal-hal yang dapat diteladani dari kutipan buku biografi (Contoh Soal)
8. Menemukan gagasan utama dalam teks (Contoh Soal)
9. Menemukan informasi dalam tabel (Contoh Soal)
10. Menyimpulkan isi tabel (Contoh Soal)
11. Menemukan informasi dalam diagram (Contoh Soal)
12. Menyimpulkan isi diagram (Contoh Soal)
13. Mengubah teks wawancara menjadi narasi (Contoh Soal)
14. Menulis pesan singkat (memo) sesuai dengan isi Contoh Soal)
15. Menulis pesan singkat (memo) dengan menggunakan kalimat efektif (Contoh Soal)
16. Menulis pesan singkat (memo) dengan menggunakan bahasa yang santun (Contoh Soal)
17. Merefleksi isi puisi (Contoh Soal)
18. Merefleksi makna puisi (Contoh Soal)
19. Menentukan citraan puisi (Contoh Soal)
20. Menentukan gaya bahasa dalam puisi Contoh Soal
21. Menjelaskan hubungan latar suatu cerpen dengan realitas sosial (Contoh Soal)
22. Menemukan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak asli (Contoh Soal)
23. Menemukan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak terjemahan (Contoh Soal)
24. Menulis kreatif puisi berkenaan dengan keindahan alam (Contoh Soal)
25. Menulis kreatif puisi berkenaan dengan pengalaman pribadi (Contoh Soal)
26. Menyunting ejaan (Contoh


Sisipan Materi Semester Ganjil:
1. Menyimpulkan isi bacaan (Contoh soal)
2. Menjawab pertanyaan isi bacaan (Contoh soal)
3. Menulis buku harian atau pengalaman pribadi (Contoh soal)
4. Menulis surat pribadi dengan memperhatikan komposisi, isi, dan bahasa (Contoh soal)
5. Menulis surat resmi dengan memperhatikan komposisi, isi, dan bahasa (Contoh Soal)
6. Menemukan hal-hal menarik dalam dongeng (Contoh Soal)
7. Menentukan unsur intrinsik kutipan dongeng (Contoh Soal)
8. Menulis pantun yang sesuai dengan syarat-syarat pantun (Contoh soal)
9. Menulis pengumuman (Contoh Soal)


Kelas 8:
1. Menemukan pokok-pokok berita (apa, siapa, mengapa, di mana, kapan, dan bagaima¬na) (Contoh Soal)
2. Menemu¬kan masalah utama dari berbagai beri¬ta yang ber¬topik sama (Contoh Soal)
3. Mampu menyimpulkan kesamaan masalah beberapa berita (Contoh Soal)
4. Menyunting berita.
5. Menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan pendapat dalam diskusi disertai dengan bukti atau alasan
6. Menyusun acara dan membawakannya dengan bahasa yang baik dan benar serta santun
7. Menulis rangkuman (Contoh soal)
8. Menulis teks berita secara singkat, padat, dan jelas
9. Menulis slogan (Contoh)/poster (Contoh) untuk berba¬gai keperluan dengan pilihan kata dan kalimat yang bervariasi, serta persuasi
10. Mengidentifikasi tokoh utama dan sampingan novel remaja (asli atau terjemahan) (Contoh Soal)
11. Mengidentifikasi karakter tokoh novel remaja (asli atau ter¬jemahan) (Contoh Soal)
12. Menjelaskan tema novel remaja asli atau terjemahan
13. Menjelaskan latar novel remaja asli atau terjemahan
14. Mendeskripsikan alur novel remaja asli atau terjemahan
15. Menang¬gapi hal yang menarik dari kutipan novel remaja asli atau terje¬mah¬an (Contoh Soal)
16. Menjelaskan alur cerita novel asli atau terjemahan
17. Menjelaskan pelaku novel asli atau terjemahan
18. Menjelaskan latar novel asli atau terjemahan
19. Mengenali ciri-ciri umum puisi :menentukan jenis rima (Contoh Soal)
20. Mengenali ciri-ciri umum puisi :menentukan citraan (Contoh Soal)
21. Mengenali ciri-ciri umum puisi :menentukan amanat
22. Menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai (Contoh Soal)
23. Menyunting ejaan (Contoh

Sisipan Materi Semester Ganjil:
1. Menyampaikan/ menulis laporan dengan bahasa yang baik dan benar Contoh soal
2. Menulis surat dinas berkenaan dengan kegiatan sekolah dengan sistematika yang tepat dan bahasa baku (Contoh Soal)
3. Menyimpulkan bacaan (Contoh Soal)
4. Menulis petunjuk melakukan sesuatu dengan urutan yang tepat Contoh soal
5. Menulis petunjuk dengan menggunakan bahasa yang efektif Contoh soal
6. Menentukan jalur efektif yg ditempuh dalam denah (Contoh Soal)
7. Berwawancara (Contoh Soal)
8. Menulis drama Contoh soal
9. Mengidentifikasi unsur intrinsik teks drama Contoh soal

SELAMAT BELAJAR...

Siswa Terbaik Bulan Ini (Maret 2015)

MEMPERTAHANKAN PRESTASI LEBIH SULIT DARIPADA MERAIHNYA. OLEH KARENA ITU, SELAMAT BUAT SISWA-SISWI BERIKUT INI:
Kelas VII A Kelompok I Franky Joyan (80)
Kelas VII B Kelompok I Marta Dinata (79)
Kelas VIII A Kelompok I ATY YANG MEIY (79)
Kelas VIII B Kelompok III PATIMAH (79)
Kelas IX B Kelompok II M.HIKAM (81)
Kelas IX C Kelompok I KHAIRUNISA (83)

SEMOGA TERUS TERPACU MENJADI YANG TERBAIK!!!!
BUAT YANG LAIN, JANGAN PATAH SEMANGAT, TEMAN KALIAN BISA, TENTU KALIAN JUGA BISA!!!

Daftar Isi Blog ringkasan materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, contoh soal, hasil belajar siswa, dan info pendidikan. Copas ke blog lain? Cantumkan link sumber!