Siswa Terbaik Bulan Ini (Januari 2015)

Selamat untuk siswa-siswi berikut ini. Semoga dapat terus memacu semangat belajar kalian. Bagi yang belum terpilih, jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan untuk mencantumkan namamu di 'mading online ini'.

Kelas VII A :
Klp 1 Brigita C (79)

Kelas VII B :
Klp 2 Joy Richard (88)

Kelas VIII A :
Klp 1 Anisa Sri Rahayu (90)

Kelas VIII B :
Klp 2 Annisa Ayuni (80)

Kelas IX B :
Klp 5 Syifa Mardatilah D.I. (91)

Kelas IX c :
Klp 4 Rahma Maulidhina (86)

Contoh Soal Menentukan Struktur Kutipan Teks Prosedur

Disajikan kutipan teks prosedur, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks.

1. Perhatikan kutipan teks prosedur berikut:
Menikmati sarapan pagi dengan nasi goreng memang menjadi kebiasaan kita sehari-hari. Agar tak bosan menikmati nasi goreng setiap hari, Anda bisa membuat nasi goreng ini dengan berbagai macam variasinya. Nah, kali ini campuran dada ayam dan udang goreng menjadi pilihannya. Yuk, sajikan hangat di pagi hari agar lebih semangat lagi.
Kutipan tersebut merupakan bagian struktur......
a. Pembukaan
b. Tujuan
c. Langkah-langkah
d. Penutup

2. Perhatikan kutipan teks prosedur berikut!
Langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut.
1) Panaskan mentega, lalu masukkan bumbu halus dan cabai merah, masaklah hingga harum!
2) Masukkan nasi, ayam, udang, kemudian aduk lagi hingga tercampur rata!
3) Tambahkan saus tomat dan kecap manis, lalu aduk hingga benar-benar rata dan tercampur sempurna!
4) Sajikan selagi hangat dengan bahan pelengkapnya!
Kutipan tersebut merupakan bagian struktur......
a. Pembukaan
b. Tujuan
c. Langkah-langkah
d. Penutup

Contoh Soal Menjawab Pertanyaan tentang Isi Teks Eksposisi

Disajikan teks bacaan, peserta didik dapat menjawab pertanyaan tentang isi bacaan.

1. Perhatikan kutipan teks eksposisi berikut:
Remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak ke masa awal dewasa. Usia remaja berada pada kisaran usia 10 tahun sampai dengan 21 tahun. Pada masa itu remaja sedang mencari identitas dirinya. Oleh karena itu, remaja harus mendapat pendidikan karakter agar dapat mengarahkan minatnya pada kegiatan-kegiatan positif. Pendidikan karakter yang dapat diberikan pada remaja, antara lain, berperilaku jujur, kreatif, percaya diri, santun, dan peduli.
Siapakah yang disebut remaja?
a. masa transisi dari masa anak-anak ke masa awal dewasa
b. anak-anak dengan kisaran usia 10 tahun sampai dengan 21 tahun
c. masa anak-anak ke masa awal dewasa usia remaja berada pada kisaran usia 10 tahun
d. masa anak-anak ke masa awal dewasa 21 tahun

2. Dari kutipan teks soal nomor 1, pendidikan karakter apakah yang diperlukan seorang remaja?
a. berperilaku jujur, percaya diri, santun, dan peduli
b. berperilaku jujur, kreatif, santun, dan peduli
c. kreatif, percaya diri, santun, dan peduli
d. berperilaku jujur, kreatif, percaya diri, santun, dan peduli

5W1H Berita Apel Impor Berbakteri Listeria

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H. 5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa, Kapan, dan Siapa
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan terkait pencemaran bakteri mematikan pada apel yang diproduksi di negaranya. Bakteri berbahaya itu bernama Listeria monocytogenes. Hingga 10 Januari, dilaporkan ada sedikitnya 3 kasus kematian terkait pencemaran tersebut.

Listeriosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Umumnya ditularkan lewat makanan yang terkontaminasi. Infeksi ini merupakan penyebab kematian terbanyak nomor 3 pada kasus keracunan makanan.

Di mana dan Mengapa
The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan total ada 32 orang di 11 negara bagian AS terinfeksi bakteri. Dilaporkan pula, 31 orang dirawat di rumah sakit dan 7 meninggal. Tiga kasus kematian dipastikan terkait bakteri Listeria monocytogenes.

Bagaimana
Terkait kasus pencemaran itu pula, sebuah perusahaan asal California, Bidart Bros menarik produk-produknya yakni apel Granny Smith dan Gala. Produk-produk tersebut cukup populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Lansia dan ibu hamil termasuk kelompok paling rentan terhadap infeksi bakteri ini. Kelompok lain yang juga perlu waspada adalah bayi baru lahir, serta orang dewasa dengan gangguan daya tahan tubuh.

Sebagian besar orang yang terinfeksi Listeria membutuhkan perawatan di rumah sakit. Diperkirakan 1 dari 5 orang yang terinfeksi, meninggal dunia. Tidak salah jika CDC menempatkan infeksi ini sebagai penyebab kematian terbanyak nomor 3 akibat keracunan makanan

Bakteri Listeria hidup di tanah dan air, namun sering ditemukan pula pada beberapa binatang terutama ternak. Susu mentah dan makanan yang dibuat dari susu mentah bisa menularkannya. Begitu pula dengan makanan dari sayur-sayuran atau buah yang tidak dimasak.

Bakteri ini bisa tumbuh di suhu dingin, sehingga tidak mati dalam penyimpanan di lemari pendingin. Hanya suhu panas saat dimasak yang bisa membunuhnya. Untuk produk susu, paterurisasi juga bisa mematikannya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, dr HM Subuh, MPPM mengatakan pencegahan secara total sulit dilakukan. Namun infeksi bakteri Listeria monocytogenes penyebab listeriosis bisa dihindari dengan menerapkan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Bilas bahan mentah dengan air mengalir, seperti buah-buahan dan sayuran, sebelum dimakan, dipotong, atau dimasak. Bahkan jika hasil tersebut sudah dikupas, tetap harus dicuci terlebih dahulu.
2. Menggosok produk hasil pertanian, seperti melon dan mentimun, dengan menggunakan sikat bersih sebelum disimpan, dan keringkan produk dengan kain bersih atau kertas.
3. Pisahkan daging mentah dan unggas dari sayuran, makanan matang, dan makanan siap saji.
4. Cuci peralatan masak, berupa alat atau alas pemotong, yang telah digunakan untuk daging mentah, unggas, produk-produk hewani sebelum digunakan pada produk makanan lainnya.
5. Cuci tangan menggunakan sabun sebelum mengolah makanan, dan saat akan makan.

"Pencegahan secara total mungkin tidak dapat dilakukan. Namun makanan yang dimasak, dipanaskan, dan disimpan dengan benar umumnya aman dikonsumsi karena bakteri ini akan mati pada temperatur 75 derajat celcius," papar Subuh.

Referensi berita: Detik

5W1H Berita Identifikasi Jenazah Pramugari AirAsia QZ 8501

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H. 5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, Kapan, dan Siapa
Senin (26 Januari 2015), Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengungkap identitas 2 jenazah penumpang AirAsia QZ8501 pada hari ke-30 pencarian. Jenazah atas nama Djarot Biantoro dan Wanti Setiawati teridentifikasi melalui metode primer gigi.
Wanti diketahui beralamat di Bandung, Jawa Barat.

Mengapa
Wanti merupakan satu dari dua pramugari pesawat AirAsia type Airbus A320-200 yang hilang kontak dan jatuh di perairan Pangkalan Bun pada Minggu 28 Desember 2014, pukul 06.17 WIB.

Pesawat nahas yang diawaki 2 pilot, 4 pramugari, dan 1 teknisi itu juga mengangkut 155 orang penumpang. Dari total 162 orang yang berada di pesawat jenis Airbus A320-200 tersebut, ada sebanyak 156 WNI di dalamnya. Selain itu, ada 3 warga Korea Selatan, 1 Malaysia, 1 Singapura, dan 1 Prancis.

Bagaimana
Ketua Tim DVI Kombes Pol Dr Budiyono menuturkan, jenazah dengan label nomor B 068 teridentifikasi melalui metode pemeriksaan primer gigi yang cocok antara foto gigi korban dengan panoramik foto korban. Berdasarkan data antropologi diketahui jenis kelamin, usia, serta tinggi badan korban.
"Berdasarkan data tersebut, maka sudah tidak terbantahkan jenazah pramugari dengan label nomor B 066 atas nama Wanti Setiawati, jenis kelamin perempuan, usia 30 tahun, warga Bandung dan sudah diserahkan kepada keluarga dan sudah diberangkatkan menuju daerah asalnya," ucap dia.

Jenazah Wanti merupakan satu dari dua jenazah yang teridentifikasi pada Senin (26 Januari), yaitu jenazah dengan label nomor B 066 teridentifikasi atas nama Djarot Biantoro, jenis kelamin laki-laki, usia 53 tahun, warga Malang Jawa Timur. Dengan teridentifikasinya 2 korban tersebut, total jenazah yang hingga saat ini sudah berhasil teridentifikasi sebanyak 54. Dengan rincian, berjenis kelamin perempuan sebanyak 33 jenazah, dan 21 jenazah berjenis kelamin laki-laki.
"Saat ini tim masih menyisakan 15 jenazah yang saat ini masih dalam proses pendalaman rekonsiliasi," pungkas Budiyono.

Sumber berita: Liputan6

Aplikasi Daftar Nilai Guru Mapel (Kurikulum 2006)

Dalam kegiatan pembelajaran, guru (pendidik) tak terlepas dari aktivitas menilai atau penilaian. Tak cukup hanya wajib mengajar minimal 24 jam seminggu, aktivitas guru adalah menyiapkan bahan pembelajaran, membuat soal, dan memeriksa ulangan (lembar jawaban). Kadang tak cukup di sekolah, aktivitas itu juga berlanjut di rumah dan hampir menyita waktu 24 jam sehari.

Untuk meringankan kerja guru, kegiatan merekap nilai di abad ke-21 ini sangat terbantu dengan adanya komputer. Kalkulator masih kalah jauh dan hampir tak dibutuhkan lagi. Berikut aplikasi sederhana untuk merekap nilai yang data nama siswa dan guru cukup diketik sekali saja, maka dokumen penilaian lainnya otomatis terisi. Nilai akhir termasuk nilai laporan tengah semester (untuk rapor bayangan) langsung terekap otomatis. Berminat? Silakan unduh (jika tak bisa diunduh, harap login di akun Facebook terlebih dahulu).

Klik tautan di bawah ini:
UNDUH FILE

Ini Tiga Hal tentang Perubahan Ujian Nasional Ala Menteri Anies

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengubah sistem ujian nasional yang selama ini berjalan. Ada tiga perubahan yang direncanakan Anies.

Pertama, ujian nasional tidak akan menjadi penentu kelulusan seorang siswa. "Kelulusan akan sepenuhnya ditentukan oleh sekolah," kata Anies di Gedung Ki Hajar Dewantara Kemendikbud, Jumat, 23 Januari 2015.
Menurut Anies, sekolah akan menentukan kelulusan dengan mempertimbangkan tidak hanya beberapa mata pelajaran tapi juga seluruh aspek, termasuk perilaku siswa. Ujian nasional, Anies melanjutkan, hanya akan menjadi satu dari beberapa indikator kelulusan.

Kedua, Anies memutuskan siswa dapat menempuh ujian nasional beberapa kali. Jika hasil ujian pertama belum mencapai standar, siswa akan diberi kesempatan mengikuti ujian ulang. "Siswa bisa belajar kembali untuk memperbaiki pencapaiannya di ujian berikutnya," ujar Anies.
Ujian nasional ulang ini baru bisa dilakukan mulai tahun ajaran 2016. Bagi siswa yang tidak lulus ujian nasional tahun ini, ujian ulang akan dilakukan pada awal 2016.

Ketiga, setiap siswa wajib mengambil ujian nasional minimal satu kali. Mulai tahun depan, pelaksanaan ujian nasional akan dipercepat pada awal semester sehingga siswa punya waktu untuk opsi perbaikan.
Perubahan ini, kata Anies, dilakukan untuk mengubah ujian nasional dari tolok ukur kelulusan nenjadi tolok ukur pemerataan pendidikan. Anies juga akan meningkatkan kualitas soal dengan menambah soal-soal yang kontekstual dan disertai dengan survei. "Survei atau kuesioner perlu untuk mengidentifikasi faktor pengaruh saat mengerjakan soal dengan capaian siswa," ujarnya.

Sumber: Tempo

5W1H Berita Penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto

Dalam kegiatan menyimak atau menulis berita, tidak terlepas dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi. Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H. 5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa, Kapan, dan Siapa
Polri mengakui adanya penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto pada Jumat (23/1) pagi.
"Bareskrim telah melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka Bambang Widjojanto," kata Kadiv Humas KPK, Irjen Ronny F Sompie dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (23/1).

Di mana
Bambang Widjojanto ditangkap usai mengantar anak lelakinya, Taqi, ke SDIT Nurul Fikri di Cimanggis.

Mengapa
Bambang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengarahkan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan palsu di persidangan MK. Waktu kejadian perkara yang dilaporkan pada Juli 2010, yaitu perkara sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah Kotawaringin Barat.
Penyidikan ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Bareskrim Polri pada 15 Januari 2015. Mabes Polri langsung melakukan penyelidikan dan meningkatkan kasus menjadi penyidikan. Bambang dikenakan dengan Pasal 242 juncto pasal 55 KUHP. Saat ini Bambang menjalani pemeriksaan di Bareskrim.
Sang pelapor adalah seorang anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Sugianto Sabran. Sugianto adalah calon yang katanya 'digagalkan' kemenangannya oleh saksi palsu.
"Kasusnya berdasarkan Laporan Polisi : LP/67/I/ 2015/ Bareskrim tertanggal 15 Januari 2015," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta Jumat (23/1).

Bagaimana
Saat mengantar anaknya sekolah, Bambang ditemani Izzat, anak perempuannya yang berusia 20 tahun. Menurut saksi mata, penangkapan dilakukan belasan polisi sekitar 200 meter dari SDIT Nurul Fikri.
Bambang Widjojanto ditangkap saat mengenakan busana kesayangannya yakni baju koko putih, kopiah abu-abu dan sarung hitam karena baru pulang dari salat Subuh.
Bambang diborgol lalu dimasukkan ke dalam mobil di Jl Komplek Timah, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Saat penangkapan itu warga melihat ada puluhan polisi. Selain itu ada juga petugas yang bersenjata.
"Ada puluhan polisi, selain itu ada yang bawa senjata," kata Arta, penjaga toko kelontong di Jalan Komplek Timah, Cimanggis, Depok, kepada detikcom, Jumat (23/1/2015).

Arta mengatakan, polisi menggunakan beberapa mobil. Petugas kepolisian meminta mobil yang ditumpangi Bambang berhenti. Bambang diminta keluar dari mobil dan diborgol petugas di bagian depan.
"Orang yang dibawa polisi jangotan, pakai baji koko dan juga sarung. Ada juga wanita muda berkerudung yang ikut diamankan petugas," katanya. Wanita berkerudung yang dimaksud saksi adalah Izzat. Polisi juga membawa serta Izzat yang bersama BW ke Bareskrim. Setelah itu Izzat dipulangkan.
Referensi berita seluruhnya dari: Detik

Ini Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015

Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info Ini Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan tanggal penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2015. Seperti tahun-tahun sebelumnya, UN untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak dilakukan serentak.

Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengatakan, UN akan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan April hingga Mei 2015. UN untuk jejang SMA akan dilakukan lebih dulu, menyusul kemudian UN untuk SMP.
"UN SMA akan dilaksanakan pada 13-15 April 2015. Sedangkan UN SMP akan dilaksanakan pada 4-6 Mei 2015," kata Anies di Jakarta, Jumat (23/1/2015).

Sementara itu, untuk jenjang sekolah dasar (SD), pelaksanaan UN akan diserahkan ke Dinas Pendidikan tingkat kota masin-masing. Hal tersebut seperti yang dilakukan tahun lalu.

Anies mengatakan, UN pada tahun ini juga tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa. Sebaliknya UN digunakan sebagai alat pengembangan potensi siswa sehingga menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Kelulusan siswa, kata dia, sepenuhnya ditentukan oleh sekolah. Sekolah dapat menyelenggarakan Ujian Akhir Sekolah dan Ulangan Kelas. Bila siswa lulus, maka siswa akan menerima sertifikat tamat belajar.

Sementara itu, menurut data dari Kemendikbud, peserta UN untuk tahun ini mencapai 7,3 juta siswa. Anggaran untuk masing-masing mencapai Rp 80.000 per siswa. Sehingga untuk total anggarannya mencapai Rp 560 miliar.
"Dengan jumlah tersebut, informasi capaian ujian sudah bisa didapatkan oleh seorang siswa. Hasil UN juga bisa dimanfaatkan sebagai strategi pengembangan guru dan sekolahnya," tutur Anies.
JADWAL PENGUMUMAN:
- SMA/SMK/MA : 18 Mei 2015
- SMP/MTs : 10 Juni 2015

Sumber: Kompas

5W1H Kecelakaan Maut di Pondok Indah

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H. 5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Pada gilirannya, jawaban atas pertanyaan 5W1H tersebut itulah yang disebut dengan pokok-pokok berita. Pokok-pokok berita yang dimaksud adalah inti (ide pokok) dari jawaban atas pertanyaan 5W1H itu.

Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, dan Kapan
Kecelakaan beruntun antara dua mobil dengan empat orang pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, tepatnya di jalur transjakarta sebelum Selter Tanah Kusir, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2015). Dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.15 WIB ini, empat orang dikabarkan tewas.

Siapa
Identitas pelaku diketahui atas nama Christopher (22), warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia merupakan pelajar.
“Tersangka diamankan dan kami lakukan cek urine,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus Sitompul, saat dihubungi Kompas pada Rabu (21/1/2015).

Mengapa
Belum diketahui motif pelaku berperilaku seperti itu. Saat ini, polisi masih menyelidiki termasuk kemungkinan dugaan pelaku sedang dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

Bagaimana
Petugas Unit Laka Polres Jaksel, Brigadir Sigit sebelumnya membeberkan kronologi peristiwa itu. Christopher mulanya berada dalam mobil Outlander B 1658 PJE bersama dua orang lainnya yakni M Ali, pemilik mobil dan Sandi yang jadi sopir. Ali menurut Sigit lebih dulu turun di Mayestik, Jaksel. Ali, Christopher dan Sandi berkendara dari Pacific Place. Nah dalam perjalanan, mendadak Christopher mengambil alih kemudi mobill
"Setelahnya cek-cok di dalam, (Christoper) minta kendali sopir," sambung Sigit.
Sandi lantas berusaha mengontak Ali, namun dilarang Christopher. "HP direbut (Christooper) kemudian dibuang," tuturnya.

Cekcok berlanjut kala Sandi mengambil HP yang dibuang di jalan sebelum mobil melewati Gandaria City. Saat itu pula, Christoper merebut setir mobil dan melaju kencang. Sesampainya di depan sebuah toko nomor F31, mobil berwarna putih tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Mohon Arifin (39). Setelah itu, pengendara diduga panik dan melaju kembali dengan kecepatan tinggi menuju jalur busway.

Di sana, ia menabrak Toyota Avanza dengan pengemudi bernama Rifki Ananta (35). Mobil itu pun menabrak mobil Mitsubishi pik up dengan pengemudi Ade (51), yang menabrak sepeda motor Honda Vario dan Yamaha Vixion serta Honda Supra X. Selanjutnya, tabrakan beruntun itu juga mengenai sepeda motor Honda Vario yang ada di depannya. Korban kecelakaan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan Rumah Sakit Pondok Indah.

Sumber berita: Kompas dan Detik

Contoh Teks Ulasan Film "Assalamualaikum Beijing"

Teks ulasan adalah teks yang mengulas sebuah fenomena ataupun sesuatu (misal: buku, film, dsb). Teks ini memiliki ciri: 1. Strukturnya terdiri atas: Orientasi, Tafsiran, Evaluasi, dan Rangkuman; 2. Memuat informasi berdasarkan pandangan/ opini penulis terhadap suatu karya/ produk; 3. Opininya berdasarkan fakta yang diinterpretasikan; 4. Dikenal dengan istilah lain yaitu resensi.

Berikut contoh teks ulasan film "Assalamualaikum Beijing" yang saya modifikasi dari 21cineplex.com. Kamu dapat memodifikasinya (terutama bagian Evaluasi dan Rangkuman) berdasarkan sudut pandang kamu sendiri setelah tentu saja menonton film ini terlebih dahulu.
Assalamualaikum Beijing adalah sebuah film produksi Maxima Pictures yang bercerita tentang kisah kehidupan seorang muslimah di Beijing dan cinta dua insan yang beda agama dan negara. Film ini dibintangi Revalina S. Temat, Morgan Oey, Laudya Chyntia, Deddy Mahendra, Ibnu Jamil, dan lain-lain. Diproduseri oleh Yoen K, Ody Mulya dan disutradarai oleh Guntur Soeharjanto. Film ini juga merupakan adaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama dari penulis bernama Asma Nadia. Yang menarik, kisahnya merupakan kisah nyata.

Dikisahkan, sehari sebelum pernikahan dilangsungkan, Asmara (Revalina S. Temat) mendapatkan kenyataan pahit bahwa kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil) ternyata sempat berselingkuh dengan teman sekantornya Anita (Cynthia Ramlan). Walau Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih, hubungan sekali yang dilakukan ternyata membuahkan janin, Anita hamil.

Dengan membawa kesedihan, Asma pun menerima tawaran pekerjaan di Beijing, peluang yang didapatkan lewat bantuan Sekar (Laudya Cynthia Bella) dan Ridwan (Deddy Mahendra Desta), suaminya. Di Beijing dalam salah satu perjalanan, Asma bertemu Zhongwen (Morgan Oey), lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan.

Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat gamang ketika Dewa menyusulnya ke Beijing. Sayang, sebelum hubungan berlanjut, Asma terkena APS, sebuah sindrom yang membuat nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu.

Film yang dirilis pada 30 Desember 2014 lalu ini kental nuansa film '99 Cahaya di Langit Eropa (2013)", terutama saat bagian Asmara menjalani kehidupan barunya di Beijing. Sepertinya, Guntur Soeharjanto memang sengaja kembali memberikan sentuhan film sukses tersebut pada Assalamualaikum Beijing. Mulai dari gaya narasi hingga gaya traveling dengan membawa kamera yang sangat identik dengan film 99 Cahaya di Langit Eropa. Mata Anda akan dimanjakan dengan berbagai tempat wisata khas Beijing dan Tiongkok yang sangat indah. Anda seperti diajak untuk merasakan serunya mengunjungi tempat wisata di sana. Dan yang pasti, hal itu akan menggugah Anda untuk jalan-jalan ke Beijing. Yang tak kalah menarik adalah begitu rapinya tata kota Beijing, mulai dari gedung, tempat umum, hingga transportasinya.

Dari sisi cerita, Guntur Soeharjanto lewat Assalamualaikum Beijing lagi-lagi cukup berani untuk menampilkan sebuah kisah cinta di mana di dalamnya terdapat berbagai perbedaan dan pertentangan budaya dan Agama. Di film ini Guntur juga kembali menggambarkan bagaimana kehidupan muslim sebagai minoritas di Tiongkok serta bagaimana mereka bisa membaur di tengah-tengah masyarakat yang sangat heterogen.

Meski memiliki cerita yang cukup serius dan melankolis, namun adanya Deddy Mahendra Desta dengan humornya membuat emosi yang ada di film Assalamualaikum Beijing ini menjadi dinamis. Anda tidak melulu akan melihat keharuan, melainkan juga komedi ringan yang bisa sedikit mengubah emosi dan suasana. Akting Revalina S. Temat juga patut diacungi jempol, terutama ketika Asmara jatuh sakit karena stroke dan itu bagian yang patut ditonton.

Struktur Teks:
Bagian Orientasi: "Assalamualaikum Beijing adalah .....dst".
Bagian Tafsiran: "Dikisahkan, sehari sebelum .....dst".
Bagian Evaluasi: "Film yang dirilis pada 30 Desember.....dst".
Bagian Rangkuman: "Meski memiliki cerita .....dst".

Referensi:
21cineplex.com

Contoh Teks Ulasan tentang Film "Di Balik '98"

Teks ulasan adalah teks yang mengulas sebuah fenomena ataupun sesuatu (misal: buku, film, dsb). Teks ini memiliki ciri: 1. Strukturnya terdiri atas: Orientasi, Tafsiran, Evaluasi, dan Rangkuman; 2. Memuat informasi berdasarkan pandangan/ opini penulis terhadap suatu karya/ produk; 3. Opininya berdasarkan fakta yang diinterpretasikan; 4. Dikenal dengan istilah lain yaitu resensi.

Berikut contoh teks ulasan film "Di Balik '98" yang saya modifikasi dari 21cineplex.com. Kamu dapat memodifikasinya (terutama bagian Evaluasi dan Rangkuman) berdasarkan sudut pandang kamu sendiri setelah tentu saja menonton film ini terlebih dahulu.

Di Balik '98 adalah sebuah film produksi MNC Pictures yang bercerita tentang peristiwa rusuh 1998. Rakyat Indonesia tentu tahu mengenai peristiwa Mei 1998. Ya, waktu itu adalah waktu-waktu yang genting bagi tahta kepresidenan Soeharto dan Orde Baru. Tetapi Di balik 98, dibalik panasnya situasi politik, ada cerita-cerita yang bisa dipetik nilai kemanusiaannya.

Dikisahkan, Diana (Chelsea Islan), seorang mahasiswi Trisakti akhirnya memutuskan untuk menjadi demonstran. Masa kekuasaan Soeharto, menurutnya harus segera diakhiri. Memilih untuk menjadi demonstran merupakan aplikasi yang kurang tepat, mengingat Diana kini tinggal dengan kakaknya, Salma (Ririn Ekawati), seorang pegawai Istana Negara, dan suami Salma, Bagus (Donny Alamsyah), seorang Letnan Dua, Angkatan Darat.

Sejak awal krisis moneter, Diana sudah menjadi bagian dari gerakan gabungan seluruh mahasiswa Indonesia yang menuntut turunnya presiden Soeharta. Ini adalah salah satu bentuk dari ketakutan masyarakat, dan puncaknya terjadi saat 13-14 Mei, dimana 4 orang mahasiswa tertembak mati oleh aparat.

Di tengah kondisi yang sangat kacau ini, presiden Soeharto (Amoro Katamsi) memutuskan untuk pergi ke Kairo, menghadiri KTT G-15. Sedangkan wakil presiden, B.J. Habibie dikejutkan oleh insiden penembakan di Trisakti yang berbuntut kerusuhan besar.

Kemarahan bukan hanya milik Diana atau mahasiswa, tetapi juga Bagus, kakak iparnya. Mengetahui istrinya sedang hamil tua, Bagus tetap harus melaksanakan perintah atasan demi menjaga keamanan wilayah di berbagai titik di Jakarta. Semakin runyam hati Bagus saat mengetahui istrinya tak ada di Istana, karena pergi mencari Diana yang sudah beberapa hari tidak ada kabar dan tidak pulang ke rumah.

Semuanya kian pelik saat Daniel (Boy William), pacar Diana, seorang keturunan Tionghoa, harus juga merasakan pedihnya hari-hari kala itu. Ayah dan adiknya menghilang dalam kerusuhan 14 Mei. Bahkan Daniel juga nyaris terjebak sweeping warga dalam penyaringan orang-orang Non Pribumi, yang saat itu menjadi puncak issue rasial di Indonesia.
Disisi lain, rakyat sekelas gembel dan pengemis pun harus turut merasakan bagaimana imbas politik yang terjadi, dan dampak buruknya bagi mereka.

Film yang dirilis pada 15 Januari 2015 lalu ini bukanlah film politik, tetapi film drama keluarga, percintaan, yang dibalut dengan latar belakang kekisruhan Mei 1998. Dan karena ini adalah film, memiliki paradigma yang berbeda dengan kejadian kerusuhan Mei '98 tersebut. Dengan memasukkan bumbu-bumbu fiksi berupa kisah Diana, Daniel, dan yang lainnya, akan melengkapi film Dibalik 98 menjadi lebih sempurna.

Kisah genting 1998 memang sampai saat ini masih terkenang dengan baik, khususnya bagi mereka yang mengalami atau menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Namun Lukman Sardi, sang sutradara, mencoba menggambarkan problematika lain yang terdapat Dibalik 98 untuk diketahui masyarakat. Kehadiran Chelsea Islan yang namanya sedang naik daun, berbanding lurus dengan kualitas aktingnya yang semakin mumpuni. Boy William pun tak kalah hebatnya memainkan mahasiswa turunan Tionghoa yang ikut merasakan kepahitan 1998. Untuk masalah pemain, Dibalik 98 memberikan yang terbaik. Verdi Solaiman, Alya Rohali, Fauzi Baadilla, Teuku Rifnu Wikana, Bima Azriel, dan masih banyak yang lainnya juga akan tampil di sini.

Jika Anda belum mengetahui bagaimana kira-kira situasi pada Mei 1998, Dibalik 98 juga memberikan jawabannya. Karena meskipun mengedepankan kisah drama, film ini tetap memiliki latar belakang politik yang dapat dipercaya demi keutuhan cerita. Bagaimana para demonstran akhirnya dijamu oleh MPR/DPR, bagaimana perbincangan empat mata presiden dengan wakil presiden, juga bagaimana keresahan yang sebenarnya dialami oleh warga kala itu. Yang tak diduga adalah, beberapa adegan film Dibalik 98 memiliki unsur komedi saat Anda diperlihatkan tokoh-tokoh politik yang diperankan oleh aktor-aktor yang tidak terduga. Itu adalah nilai tambah lain untuk film dari MNC Pictures yang satu ini. Jadi, keputusan menonton film ini ada di tangan Anda.

Struktur Teks:
Bagian Orientasi: "Di Balik '98 adalah sebuah.....dst".
Bagian Tafsiran: "Dikisahkan, Diana (Chelsea Islan), seorang mahasiswi .....dst".
Bagian Evaluasi: "Film yang dirilis pada 15 Januari.....dst".
Bagian Rangkuman: "Jika Anda belum mengetahui bagaimana .....dst".

Referensi:
21cineplex.com

Tags: #contoh teks ulasan cerpen beserta strukturnya #contoh teks ulasan novel beserta #strukturnya #contoh teks ulasan film beserta strukturnya

Terkendala Masalah, Kab. Tabalong Kembali ke KTSP?

Apa mau dikata, sesuai surat edaran Kemdikbud Pusat tentang Penetapan Sekolah Pelaksana Ujicoba Kurikulum 2013 TP 2014/2015 No.233/C/KR/2015 tanggal 19 Januari 2015, kemungkinan keinginan Kabupaten Tabalong untuk terus melanjutkan K.13, terpaksa ditahan. Dikutip dari surat tersebut,
Kemdikbud menetapkan sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 selama 3 semester dapat melanjutkan Kurikulum 2013 sebagai sekolah ujicoba yang bisa dijadikan sekolah rintisan di seluruh kabupaten/ kota. Daftar nama sekolah per kabupaten/ kota akan diterbitkan oleh Banadan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan sekolah yang baru melaksanakan Kurikulum 2013 selama 1 semester ditetapkan untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006. Pengaturan imlementasi Kurikulum seperti tersebut di atas akan diintegrasikan dengan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang di-update secara reguler oleh sekolah.

Menyimak kalimat terakhir petikan surat di atas, 'membahayakan' jika memaksakan diri meneruskan K.13 karena akan timbul masalah mengenai JJM guru bersertifikasi yang tidak akan diakui. Melalui laman grup Facebook Dinas Kabupaten Tabalong, Kepala Dinas sudah mengonfirmasi akan menerbitkan Surat Edaran Kembali ke Kurikulum 2006 (KTSP) tersebut.

Mengenai kepastian kembali ke Kurikulum 2006, kita tunggu surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong.....

Kalimat berita (Kalimat Deklaratif) dan Contohnya

Kalimat berita
Kalimat berita (kalimat deklaratif) adalah kalimat yang isinya berupa penyampaian berita atau informasi. Dalam tuturan, intonasi kalimat berita menurun pada akhir kalimat. Dalam bentuk tulisan, kalimat berita diakhiri dengan tanda titik. Kalimat berita terdiri atas beberapa macam, antara lain, kalimat berita positif dan kalimat berita negatif.

Berita positif adalah berita yang menginformasikan hal-hal yang menyenangkan. Misalnya, tentang suatu keberhasilan, keindahan, dan sejenisnya.
Contoh:
a. Kakak suka main bola.
b. Anak itu paling pandai di kelasnya.
c. Dia selalu menepati janjinya.
d. Tidak ada korban dalam musibah itu.
e. Sekolah kita akan dikunjungi pak menteri.

Berita negatif adalah berita yang menginformasikan hal yang buruk. Misalnya, tentang kedukaan, bencana, dan hal-hal lain yang tidak menyenangkan.
Contoh:
a. Bapak pulang kemalaman.
b. Kita gagal dalam pertandingan kemarin.
c. Tadi malam rumahnya kebakaran.

Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif) dan Contoh-contohnya

Kalimat perintah atau disebut juga kalimat imperatif adalah kalimat yang maknanya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. Kalimat ini ditandai nada yang agak naik, bahkan bisa bernada keras apabila perintah itu menyangkut sesuatu yang penting. Dalam bentuk tulis, kalimat perintah umumnya ditandai oleh tanda seru (!).

Kalimat perintah biasanya terdiri atas kata kerja dasar dan kata atau kata kerja dengan partikel -lah atau kata kerja dengan akhiran -kan dan -i.
1. Partikel -lah
Contoh: Bawalah teks perangkat upacara itu kemari!
Barislah dengan tertib agar upacara segera dimulai!
2. Akhiran -kan
Contoh: Bunyikan bel itu!
Luruskan barisanmu dengan sebelah kiri dan kananmu
3. Akhiran -i
Contoh: Tandai olehmu siswa yang berisik saat upacara!
Jangan kau kotori lagi podium yang telah dibersihkan itu!

Macam-macam kalimat perintah :

a. Kalimat larangan
Kalimat larangan adalah kalimat yang maksudnya mencegah seseorang berbuat sesuatu. Kalimat larangan ditandai oleh kata jangan, dilarang, atau tidak boleh.
Contoh:
1. Pak, jangan turuti perkataannya.
2. Dilarang membuang sampah di sini!
3. Kita tidak boleh mengganggunya. Kasihan!
4. Jangan lakukan itu, nanti bisa dimarahi pak Guru.

b. Kalimat ajakan
Kalimat ajakan adalah kalimat yang menyatakan permintaan atau bujukan agar seseorang mau mengikuti kita. Kalimat ajakan ditandai oleh kata ayo, mari, yuk, dan sejenisnya. Bentuknya dapat berupa kalimat berita atau tanya.
Contoh:
l. Kita jalan-jalan, yuk!
2. Ayo, kita ikut bersama mereka.
3. Kamu mau ikut bersama kami?

5W1H Berita Eksekusi Mati Enam Terpidana Narkoba

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H. 5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Pada gilirannya, jawaban atas pertanyaan 5W1H tersebut itulah yang disebut dengan pokok-pokok berita. Pokok-pokok berita yang dimaksud adalah inti (ide pokok) dari jawaban atas pertanyaan 5W1H itu.

Eksekusi Mati Enam Terpidana Narkoba
Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa
Kejaksaan Agung akan segera melaksanakan eksekusi mati enam terpidana narkotika. Pelaksanaan eksekusi didasari Peraturan Kapolri No 12/2010. Peraturan itu mengatur bagaimana pelaksanaan sebuah eksekusi mati, mulai dari tahap persiapan, pengamanan lokasi yang rencananya menjadi lokasi eksekusi, pengamanan rute, hingga jumlah peluru tajam dan hampa.

Di mana
Rencananya, eksekusi mati akan dilakukan di dua tempat. Sebanyak lima terpidana akan dieksekusi di Nusakambangan. Sementara itu, satu terpidana akan dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah.

Kapan
Demi menjaga psikologis terpidana, pelaksanaan eksekusi akan dilakukan secara serentak pada Minggu (18/1/2015) pukul 00.00.

Siapa
Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, sebanyak enam regu tembak telah disiapkan untuk melakukan eksekusi terhadap enam terpidana mati kasus narkotika. Selain regu tembak, kejaksaan juga telah menyiapkan wali agama sebagai rohaniwan untuk mendampingi para terpidana sebelum dieksekusi mati. Sementara itu, eksekutor dalam proses eksekusi mati adalah jaksa dari Kejaksaan Tinggi, yang berlokasi di daerah pelanggaran hukum terjadi.

Berikut nama keenam terpidana mati itu.
1. Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Thahir alias Tommi Wijaya, laki-laki 62 tahun, warga negara Belanda.
2. Rani Andriani alias Melisa Aprilia, perempuan, warga negara Indonesia, Cianjur, Jawa Barat.
3. Namaona Denis, laki-laki 48 tahun, warga negara Malawi.
4. Marcho Archer Cardoso Moreira, laki-laki 53 tahun, warga negara Brasil.
5. Daniel Enemuo alias Diarrssaouba, laki-laki 38 tahun, warga negara Nigeria.
6. Tran Thi Bich Hanh alias Tran Dinh Hoang, perempuan 37 tahun, warga negara Vietnam.

Dari keenam orang yang dieksekusi mati, orang paling lama yang menanti hukuman mati adalah Rani yang telah dihukum mati sejak tahun 2000. Adapun tereksekusi mati dengan kejahatan paling berat adalah Ang Kim Soei yaitu pemilik pabrik sabu dan ekstasi dengan produksi 150 ribu butir per hari. Ang Kim Soei divonis mati oleh Ketua Pengadilan Negeri Tangerang Hatta Ali pada 2003. Kini, Hatta Ali menjadi Ketua Mahkamah Agung.

Mengapa
Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan pentingnya hukuman mati bagi narapidana narkotika. Dia menyebutkan, dampak kejahatan narkotika di Indonesia sangat luas, bahkan sampai ke daerah.
"Per harinya, terhitung 40 sampai 50 orang meninggal dunia karena narkotika. Eksekusi mati adalah penegasan bahwa Indonesia tidak main-main," ujarnya.

Bagaimana
Jumlah regu tembak dalam setiap eksekusi adalah 12 personel dan dipimpin seorang Komandan Pleton yang berdiri di samping kanan ujung regu tembak.
"Pelaksanaannya sesuai aba-aba pedang yang dipegang komandan regu tersebut," kata Agus.

Penggunaan peluru juga diatur. Tidak seluruh senapan berisi peluru tajam. Ada beberapa senapan berisi peluru tajam. Regu tembak tidak akan mengetahui mana senapan berpeluru tajam, mana berpeluru hampa. Mengenai berapa jumlah dan alasan tidak diketahuinya di mana letak peluru hampa dan tajam, Agus tidak merincinya dengan alasan tertentu.

Selain itu, tidak saja napi yang akan dieksekusi yang dipersiapkan mentalnya, "Regu tembak juga harua siap mental dan jasmani, tidak mudah pelaksanaan eksekusi itu," kata Agus. Selain itu, syarat penembak adalah tidak memiliki hubungan keluarga dengan napi yang akan dieksekusi.

Sumber berita: Kompas, Detik
Foto: Solopos

Contoh Teks Diskusi tentang Penerbangan Murah

Teks diskusi adalah teks yang berisi pembahasan suatu masalah dengan mempertimbangkan untung-rugi, positif maupun negatifnya dengan alasan yang masuk akal. Teks diskusi memiliki ciri: 1. Strukturnya terdiri atas: Isu, Argumen Mendukung, Argumen Menentang, dan Simpulan/ Saran; 2. Memuat informasi yang bersifat informatif-argumentatif; 3. Ciri kebahasaannya menggunakan kata hubung perlawanan (tetapi, sedangkan, dan sebagainya).
Berikut contoh teks diskusi:
Low Cost Carrier belakangan ini menjadi suatu konsep yang menarik bagi maskapai di Indonesia. Selain merupakan manajemen yang dapat meminimalisasi biaya variable cost. Low Cost Carrier juga dapat mengambil suatu segmentasi pasar yang lebih luas lagi. Berbagai Airlines di Indonesia menerapkan sistem penerbangan dengan efisiensi seluruh variabel cost yang ada ini. Bahkan Garuda Indonesia juga memanfaatkan LCC ini untuk mengambil Market Share yang lebih banyak lagi dengan adanya Citilink Garuda Indonesia. Belum lagi banyak maskapai di Indonesia sepearti Sriwijaya Airlines, Batavia Airlines dan Lion Air yang menggunakan Konsep LCC.

LCC di Indonesia muncul setelah adanya krisis ekonomi tahun 1998. Maskapai yang mengandalkan konsep full charge banyak yang bangkrut dan tidak mampu menjalankan operasinya lagi dikarenakan hutang yang sudah menumpuk. Semenjak itu, banyak maskapai di Indonesia banyak mqengadopsi konsep penerbangan LCC dari Amerika yang dapat lebih menekan cost atau biaya.

Kecelakaan yang dialami AirAsia akhir tahun 2014 lalu membuat pemerintah mengkaji ulang konsep penerbangan LCC ini. Kementerian Perhubungan pun akhirnya resmi menaikkan tarif batas bawah pesawat sebesar 40 persen. Kebijakan tersebut tentu akan berdampak terhadap maskapai penerbangan yang selama ini menerapkan harga tiket murah atau Low Cost Carrier (LCC) seperti AirAsia.

Banyak yang mendukung keputusan pemerintah itu, namun banyak juga yang menentang. Mereka yang mendukung beralasan penerbangan murah itu yang membuat masyarakat Indonesia lebih cenderung bertamasya ke negara tetangga. Padahal banyak obyek wisata indah di Indonesia, hanya memang masih kurang dipromosikan oleh pemerintah.

Ketika warga negara Indonesia ke luar negeri, berarti mengerdilkan potensi ekonomi nasional. Sektor pariwisata lokal diabaikan. Konversi rupiah ke mata uang asing tinggi. Ini salah satu yang membuat nilai mata uang rupiah tidak kompetitif, bahkan dibandingkan mata uang Negara-negara tetangga, nilai rupiah tergolong rendah.

Menghapus tarif murah khusus untuk rute penerbangan internasional, diharapkan membuat masyarakat berpikir ulang plesiran ke negara orang dan menjatuhkan pilihan untuk berwisata di negerinya sendiri. Dengan catatan, tarif penerbangan murah di dalam negeri tidak dihapus, bahkan malah harus diperluas lagi. Agar Indonesia yang luas ini di jelajahi oleh warganya. Agar potensi-potensi wisata di dalam negeri berkembang. Mempertahankan penerbangan murah untuk rute nasional dan lokal (antar daerah), juga menjaga gairah industri penerbangan Indonesia serta sektor-sektor ekonomi pendukungnya.

Alasan orang Indonesia kenapa lebih memilih wisata ke Singapura atau Kuala Lumpur dibanding ke Raja Ampat, karena biaya transportasi ke Raja Ampat memang tiga kali lipat lebih mahal. Dengan menghapus tarif penerbangan murah di rute internasional dan mempertahankan serta memperluas tarif penerbangan murah di rute nasional, maka pariwisata Indonesia diyakini bakal tumbuh pesat.

Selain itu, sebagai negara kepualauan, Indonesia butuh aksesabilitas wilayah yang cepat. Interkoneksi antar daerah hanya efektif bisa diwujudkan dengan transportasi udara. Pemerataan pembangunan dan upaya mengikis ketimpangan ekonomi antar kawasan, meniscyakan kemudahan moda transportasi udara. Maka dalam hal ini, tarif murah untuk penerbangan domestik masih dibutuhkan.

Lain lagi argumen mereka yang menentang. Ketua Bidang Pengkajian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Munrokhim Misanam, mengatakan, kenaikan tarif batas bawah pesawat tidak hanya berdampak pada konsumen saja, namun juga akan menghilangkan persaingan di sektor industri penerbangan.
"Nantinya diperkirakan kondisi ini bisa kembali seperti era 1980-an, dimana semua harga pesawat sangat mahal dan tidak bisa dinikmati oleh semua orang, sehingga akhirnya bisnis penerbangan merugi," ujarnya, Jumat (9/1).

Dalam jangka panjang kenaikan tersebut justru dapat membahayakan bisnis penerbangan karena pertumbuhan penumpang akan menurun drastis. Dengan harga tiket yang mahal, para penumpang pesawat akhirnya akan beralih ke moda transportasi lain, seperti kereta api. Padahal, pertumbuhan penumpang pesawat udara meningkat sejak adanya maskapai penerbangan yang menawarkan LCC. Padahal, menaikkan tarif batas bawah pesawat tidak berkaitan dengan keselamatan. Apabila pemerintah ingin meningkatkan keselamatan, maka harus melakukan pengawasan yang ketat.
Pengawasan dapat dilakukan dengan cara mengaudit standar keselamatan di masing-masing maskapai penerbangan. Apabila ditemui ada pelanggaran, pemerintah bisa langsung memberikan sanksi atau penalti.
"Menurut saya, ini hanya kebijakan panik saja karena ada efek kecelakaan yang menimpa Air Asia," kata Munrokhim.

Kesimpulannya, konsep LCC merupakan konsep yang dapat lebih berkembang di Indonesia mengingat masyarakat Indonesia yang lebih menyukai maskapai dengan tiket yang lebih murah. Dengan catatan, pemberlakuan tiket murah hanya berlaku bagi penerbangan domestik. Kedepannya akan dipastikan adanya suatu persaingan yang hebat antara maskapai full charge dengan maskapai LCC dalam meraup pangsa pasar tanpa mengesampingkan faktor keselamatan. Bagaimanapun, Low Cost Carrier sendiri memiliki beberapa aspek kerugian dan keuntungan. Aspek kerugian diantaranya adalah: 1). Pegawainya rata – rata adalah pegawai outsource sehingga terdapat suatu kelemahan dalam loyalitas pegawai. 2). Banyak cost variable yang dipangkas sehingga diperlukan adanya sisi kontrol yang lebih mendalam dalam kinerja operasi perusahaan. 3). Sangat menitikberatkan pada proses promosi dan diskon (tiket promo). Keuntungannya adalah: 1). Biaya operasi perusahaan dapat lebih ditekan namun tetap mengindahkan segi safety, security, and service. 2). Dapat memperbanyak masukan lewat related business seperti cargo charge and extra baggage charge. 3). Maskapai dengan tiket yang murah lebih disukai oleh masyarakat Indonesia.

Struktur teks:
- Isu: "Low Cost Carrier belakangan ini menjadi suatu konsep......dst."
- Argumen Mendukung: "Banyak yang mendukung keputusan pemerintah itu......dst."
- Argumen Menentang: "Lain lagi argumen mereka yang menentang......dst."
- Simpulan: "Kesimpulannya, konsep LCC merupakan konsep......dst."

Sumber referensi: Kompas, Kompas, Republika
Tags: #contoh teks diskusi #contoh teks diskusi tentang kesehatan #contoh teks diskusi tentang lingkungan #contoh teks diskusi tentang pendidikan #contoh teks diskusi dan strukturnya #contoh teks diskusi kelompok

Contoh Soal Pilihan Ganda tentang Peribahasa

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Pada umumnya, kelompok kata atau kalimat dalam peribahasa memiliki struktur susunan yang tetap, dan merupakan kiasan terhadap suatu maksud. Kalimat yang dipakai biasanya mengesankan dan memiliki arti yang luas. Didalam suatu peribahasa terdapat unsur sistem budaya masyarakat yang berhubungan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma dan suatu aturan dalam masyarakat. Di kebudayaan melayu peribahasa sering dipakai atau diucapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan kata lain sastra lisan ini merupakan salah satu sarana enkulturasi dalam proses penanaman nilai-nilai adat dari waktu ke waktu.
Peribahasa terdiri atas perumpamaan, pepatah, ungkapan, ibarat, pemeo, dan tamsil (Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Badudu-Zain (1994)). Berikut contoh soal tentang peribahasa bagi kalian yang duduk di sekolah dasar.

1. Makna peribahasa Ada gula ada semut adalah ....
a. Di mana ada kesenangan, di situ banyak orang mengunjungi.
b. Di mana ada gula, di situ banyak orang mendatangi.
c. Di mana ada gula, di situ banyak semut mendatangi.
d. Di mana ada kesenangan, di situ banyak semut mendatangi.

2. Makna peribahasa Adat dagang tawar-menawar adalah ....
a. Adat harus dijalankan dan ditepati.
b. Barang dagangan boleh ditawar.
c. Sesuatu itu tidak ada yang pasti.
d. Hendaknya sesuatu disesuaikan adat setempat.

3. Di antara peribahasa berikut yang memiliki makna kebaikan dibalas dengan keburukan adalah ....
a. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
b. Alang-alang berdawat biarlah hitam.
c. Air susu dibalas dengan air tuba.
d. Angkuh terbawa tampan tertinggal.

4. Di antara peribahasa berikut yang memiliki makna perbuatan jahat yang tidak tampak adalah ....
a. Bagai batu jatuh di lubuk.
b. Bagai bujuk lepas dari bubu.
c. Bagai anjing berebut tulang.
d. Bagai api dalam sekam.

Kata Bersinonim (Sinonim) dan Contoh Penggunaannya

Kalian tahu tidak atau pernah mengisi teka-teki silang? Nah, di teka-teki silang itu, di antaranya kita menuliskan persamaan makna kata (sinonim) sesuai jumlah kotak yang tersedia. Coba perhatikan kotak teka-teki silang berikut:
TTS
Dapatkah kalian mengisi kotak tersebut dengan sinonim yang tepat?
Untuk kalian ketahui, selain sinonim, soal dalam teka-teki silang juga berupa pertanyaan yang harus dijawab. Misal, gunung tertinggi di dunia (Jawab: Everest, Himalaya).

Sinonim lainnya:
- bengis = kejam = lalim = suka aniaya
- faedah = guna = manfaat
- jompo = tua sekali = renta
- raga = tubuh = badan
- sebaya = seusia = sepadan
- songkok = topi = peci

Contoh Kalimat:
- Raja mana yang memimpin dengan bengis?
- Buah alpukat berfaedah untuk menurunkan tensi darah.
- Orangtuaku tak perlu masuk panti jompo.
- Biarpun raga ini akan hancur, aku tetap menunggumu.
- Mahar adalah teman sebaya Ikal.
- Tamu yang pertama datang, diberi hadiah songkok.

Sinonim ini bisa kalian lihat pada kamus.
Isian pada kotak teka-teki silang tersebut:
Mendatar:
1. amanat
4. bak
5. unggul
Menurun:
1. akibat
2. anak pungut
3. tabib

Ciri-ciri Kebahasaan dalam Teks Prosedur

Teks prosedur merupakan teks yang berisi langkah-langkah cara melakukan sesuatu atau membuat sesuatu. Dari definisi itu, tentu bahasa yang digunakan dalam teks prosedur memiliki ciri tertentu. Jika langkah-langkah yang dibahas adalah cara membuat atau melakukan sesuatu, tentu akan memuat alasan mengapa harus dilakukan. Hal ini tentu akan menggunakan kata-kata yang sifatnya berlawanan (antonim). Sesuatu yang dilakukan ini lebih mudah daripada langkah-langkah melakukan sesuatu yang lain, apa kerugiannya/ kesulitannya, apa keuntungan/ kemudahannya. Selain antonim, tentu ada sinonim (persamaan makna kata).

Ciri lainnya adalah adanya kata-kata pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Kata-kata tersebut digunakan untuk menyebutkan langkah-langkah (prosedur) yang dilakukan untuk melakukan/ membuat sesuatu. Kata-kata pertama. kedua, ketiga, dan seterusnya itu disebut kata bilangan. Ciri yang terakhir, bahasa dalam teks prosedur selalu berupa kalimat perintah. Misalnya: Masukkan minyak goreng ke dalam wajan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa ciri bahasa teks prosedur adalah: sinonim dan antonim, kata bilangan, dan kalimat perintah.

Oh ya, dalam pembahasan teks prosedur, kalian juga akan belajar mengenai penulisan ejaan yang benar.

Misteri Jenis Teks yang Berjudul "Keong Emas"

Di kelas VII, kalian sudah memelajari jenis teks Laporan Hasil Observasi, Deskripsi, Eksposisi, Eksplanasi, dan Cerita Pendek. Masing-masing teks tersebut memiliki ciri-ciri baik dari segi isi maupun ciri kebahasaannya. Nah, coba perhatikan, teks berikut merupakan teks apa? Kalian dapat mengidentifikasi berdasarkan ciri strukturnya. Cobalah!
KEONG EMAS
Keong emas (Pomacea canaliculata) selama ini dikenal sebagai hama tanaman padi. Keong emas atau siput murbei merupakan organisme yang cukup menarik dengan warna keemasan atau lebih keliatan kuning bila hidup di air yang jernih.

Keong emas merupakan hama yang menyerang dengan memakan daun padi yang baru ditanam Keong emas menyerang tanaman padi muda yang tergenang air dengan cara memarut pangkal batang yang berada di bawah air dengan lidahnya. Patahan tanaman yang rebah lalu dimakan.

Namun, jangan khawatir, walaupun tergolong jenis hama, keong emas sebenarnya dapat memberikan manfaat yang positif. Selain itu, keong emas juga dapat menjadi komoditas prospektif untuk menambah penghasilan. Manfaat positif dari keong emas, antara lain, dapat dijadikan sebagai pakan ternak, ikan, udang, sumber makanan berprotein tinggi bagi masyarakat, obat-obatan dan pengontrol inang perantara parasit trematoda yang menyebabkan gatal-gatal.
Coba perhatikan, ternyata paragraf pertama isinya tentang penjelasan umum termasuk definisi dari keong emas. Paragraf kedua berisi informasi tentang keong emas secara rinci. Paragraf ketiga berisi informasi manfaat dari keong emas. Dari identifikasi ciri struktur tersebut, kalian sekarang bisa menentukan jenis teks berjudul "Keong Emas" itu, bukan? Mantaaapppp.........
Sumber: Bahasa Indonesia, Wahana Pendidikan, Kemdikbud

Ujian Sekolah Tak Bisa Mendominasi Kelulusan

Kompetensi riil peserta didik tak bisa hanya dilihat dari hasil ujian sekolah yang akan menjadi penentu kelulusan. Perlu beragam penilaian kelas agar informasi mengenai capaian peserta didik lebih lengkap. Ujian sekolah sebaiknya hanya jadi salah satu kriteria penentuan kelulusan dan proporsinya lebih kecil dibandingkan dengan penilaian kelas sejak semester pertama.

Hal ini dikemukakan oleh pakar evaluasi pembelajaran dari Universitas Muhammadiyah, Prof Dr Hamka (Uhamka) Elin Driana, Selasa (6/1), di Jakarta. ”Kapasitas guru untuk mengembangkan dan menerapkan beragam model penilaian kelas perlu ditingkatkan lewat pelatihan. Paradigma penilaian semestinya ditekankan pada assessment as learning dibandingkan assessment of learning yang dominan saat ini. Assessment as learning lebih berperan mengarahkan siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat,” kata Elin.

Hal senada dikatakan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Djaali saat ditemui di ruang kerjanya. Untuk menentukan kelulusan peserta didik harus dilihat dari semua komponen atau aspek. Tidak bisa hanya dari satu aspek apakah itu ujian sekolah atau ujian nasional (UN). Ini berarti penilaian guru harus menjadi komponen penentu kelulusan peserta didik.
”Harus diingat, yang lebih dibutuhkan adalah kompetensi peserta didik. Bukan masalah lulus atau tidaknya. Kompetensi penting untuk menyiapkan anak dalam menghadapi kehidupan nyata,” kata Djaali.

Sesuai undang-undang
Ujian sekolah yang menjadi penentu kelulusan, kata guru SMA Negeri 17 Jakarta, Suparman, telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 58 Ayat (1) yang menyebutkan evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik atau guru. Pasal 61 ayat (2) menyebutkan, ijazah diberikan kepada peserta didik setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.
”Ujian sekolah justru mampu menilai kompetensi anak sesuai karakter dan keunikan profesinya, karena penilaian secara komprehensif mencakup penilaian ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif,” kata Suparman.

Adapun UN hanya mengedepankan aspek kognitif. Suparman menilai, guru sebenarnya sudah terbiasa dengan penilaian lokal sekolah sehingga tidak perlu ada proyek untuk memasuki perubahan yang akan ada. Sekolah cukup membuat komitmen bersama untuk melaksanakan sistem penilaian sekolah yang obyektif dan berprinsip pada potensi anak dan komprehensif.
”Perubahan ini tidak memerlukan proyek diklat yang berlebihan. Asosiasi-asosiasi profesi guru seperti musyawarah guru mata pelajaran perlu diberdayakan kembali,” kata Suparman.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir guru dan sekolah akan mengatrol nilai peserta didik. Opini seperti itu justru mengabaikan sistem penilaian yang komprehensif dan menunjukkan kecurigaan yang berlebihan kepada guru. Perbaikan nilai terhadap anak setelah melalui proses mengulang adalah hal biasa dalam kerja profesional guru.
”Jadi apakah siswa yang lulus atau tamat sekolahnya setelah melaksanakan remedial atau mengulang dan mencapai kompetensi disalahkan? Tentu tidak,” kata Suparman. (Luki Aulia)

Sumber: Kompas

Nonton Kembali Sinetron "Sengsara Membawa Nikmat" (TVRI-1991)

Salah satu novel yang menjadi pembahasan saat kita mengenali karakteristik novel 20-30-an adalah novel "Sengsara Membawa Nikmat". Novel ini sempat diangkat ke layar sinetron TVRI dan dibintangi Sandy Nayoan dan Desy Ratnasari. Kalau kalian yang 'hidup' di zaman multitelevisi seperti sekarang ini, mungkin akan sangat jarang melihat tayangan seperti ini di televisi. Bukankah televisi sekarang kebanyakan menampilkan kemewahan?

Di tahun 1991, saat itu Bapak masih duduk di kelas IX SMP. Ketika itu, novel ini diangkat ke layar kaca (televisi) dan ditayangkan secara berseri (mungkin 3 atau 4 seri/ episode). Kala itu, TVRI, stasiun yang menayangkan sinetron ini, belum 'dapat saingan' dari stasiun televisi lain. Memang RCTI/SCTV maupun TPI (sekarang MNCTV) sudah ada, tapi terbatas bagi pemilik parabola saja. TVRI merupakan satu-satunya stasiun TV yang jangkauan siarannya ke pelosok nusantara dan bisa ditangkap dengan antena biasa.

Saat sinetron ini ditayangkan, saat itu di jam utama (prime time) (sekitar pukul 20.00 - 21.00 WITA), guru bahasa Indonesia menugaskan para siswa menonton dan membuat sinopsisnya, dan ditulis di kertas double folio (kertas bergaris) lalu dikumpulkan.

Kalian yang zaman sekarang? Bisa kok menontonnya. Bagaimana anggapan atau kesanmu setelah menontonnya, terserahlah......

Video: Youtube

Perbedaan dan Persamaan Karakteristik Novel Angkatan 20-30-an

Novel merupakan cerita yang mengisahkan konflik pelaku sehingga terjadi perubahan nasib tokoh. Setiap novel memiliki karakteristik atau ciri tersendiri. Setiap novel memiliki karakteristik atau ciri tersendiri. Karakteristik novel dapat diketahui dari gaya kepenulisan pengarang dan "suara zaman". Karakteristik gaya kepenulisan pengarang dapat diketahui dari gaya bahasa yang digunakan novel Angkatan 20-an (Balai Pustaka), Angkatan 30-an (Pujangga Baru), termasuk novel-novel modern. Novel Angkatan 20-an seperti Sitti Nurbaya masih menyisipkan perumpamaan klise dan pepatah. Novel Angkatan 30-an seperti Layar Terkembang tidak menggunakan perumpamaan klise dan pepatah. Sementara itu, gaya kepenulisan pengarang novel modern lebih bebas dan menggunakan bahasa Indonesia, bukan bahasa Melayu.

Perbedaan Karakteristik Novel Angkatan 20-30-an:

Novel Angkatan 20-an memiliki karakteristik sebagai berikut.
1. Isi novel menggambarkan pertentangan paham antara kaum tua dengan kaum muda.
2. Isi novel menampilkan persoalan kawin paksa.
3. Isi novel menggambarkan jiwa kebangsaan yang belum maju.
4. Gaya bahasa dalam novel lebih sering menggunakan syair, pantun, dan pepatah.

Novel Angkatan 30-an memiliki karakteristik sebagai berikut.
1. Pengarang lebih bebas menentukan nasib karya sastranya sendiri.
2. Isi novel menampilkan persoalan yang dihadapi masyarakat kota.
3. Novel Angkatan 30-an menggambarkan cara menggunakan kebebasan dan fungsi kebebasan
4. Novel Angkatan 30-an tidak menggunakan pepatah, bahasa dalam novel lebih sering menggunakan ungkapan.

Novel-novel yang diterbitkan dalam periode Angkatan 20-an adalah Azab dan Sengsara, Sitti Nurbaya, La Hami, Di Bawah Lindungan Kabah, dan lain-lain.

Persamaan Novel 20-an dengan 30-an:
Novel Indonesia di era 20/30-an sangat kental dengan nilai-nilai budaya. Novel yang terbit pada era ini disebut novel angkatan Balai Pustaka atau angkatan Sitti Nurbaya [20-an), dan angkatan Pujangga Baru (30-an).
Beberapa karakteristik novel yang terbit pada era ini adalah:
1. Adat dan kebiasaan masyarakat masih terlihat dengan jelas.
2. Bahasa yang digunakan kaku dan monoton, tetapi sangat memedulikan kesantunan.
3. Kalimat yang digunakan sering bermetafora atau berlebih-lebihan.
4. Sikap kesukuan (chauvimisme) masih sering terlihat.

Cara Menentukan 5W1H Berita Jatuhnya Pesawat AirAsia QZ 8501

Dalam menyimak berita kita harus memahami isi berita dengan memerhatikan pokok-pokok beritanya. Pokok-pokok berita itu dapat kita tentukan dengan berpedoman pada unsur 5W1H, what, where, when, who, why, how. Dalam bahasa Indonesia: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana (disingkat Adik Simba). Kita menentukan apa yang diberitakan, di mana peristiwa itu terjadi, kapan terjadi, siapa saja yang terlibat, mengapa terjadi, dan bagaimana peristiwanya. Simak contoh berita Hilangnya Pesawat AirAsia QZ 5801 berikut:
Pesawat Air Asia yang lepas landas dari bandara Juanda Surabaya menuju ke Singapura, pagi tadi (28/12/2014) sekitar pukul 06.17 WIB hilang kontak. Kementerian Perhubungan menegaskan mengenai hilangnya pesawat AirAsia AWQ8501 itu dalam jumpa pers di kantor Otoritas Bandara Wilayah II, Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat dengan nomor registrasi PK AXC dan muatan 155 penumpang dan 7 awak itu diperkirakan jatuh di perairan Tanjung Pandang dan Pontianak. Pesawat berangkat Minggu pagi pukul 05.20 WIB dari Surabaya menuju Singapura menggunakan nomor penerbangan QZ 8501 dan sedianya dijadwalkan tiba di Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Namun menara pengawas Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur menyatakan hilang kontak dengan pesawat pada pukul 07.55 WIB. Pesawat terakhir terlihat di radar pengawas lalu lintas udara, berada di perairan sekitar Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung.

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo menegaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apapun selain pesawat hilang kontak dari menara pengawas pada pukul 06.17 WIB. Djoko berharap, pesawat bisa ditemukan dalam keadaan selamat di tempat lain. "Lokasi hilang kontak yakni antara Tanjung Panda dan Pontianak agak ke selatan. Basarnas masih mencari posisinya itu karena ELT yang biasa pesawat itu jatuh, akan ada transmisi, ini belum ada," kata Djoko.

Pada data manifest keberangkatan pesawat yang dirilis Dephub.go.id, Minggu (28/12/2014), diketahui ada 177 orang dan 4 bayi yang tercatat sebagai calon penumpang. Namun saat hari keberangkatan pada pagi tadi, hanya 155 saja yang berangkat dengan menumpang pesawat AirAsia tersebut. Sementara 23 lainnya berikut 3 bayi tak ikut dalam penerbangan.

Dari data penumpang yang ikut dalam penerbangan AirAsia diketahui, sebanyak 68 orang merupakan wanita dan 70 laki-laki. Sedangkan 16 lainnya merupakan penumpang anak-anak dan 1 bayi. Dari 155 penumpang tersebut, total barang bawaan yang ikut diangkut AirAsia QZ8501 yakni sebanyak 1.305 kilogram.
Penumpang pesawat didominasi warga negara Indonesia, lainnya 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. Selain 155 penumpang tersebut, ada 7 awak pesawat. Total 162 orang.

Berdasarkan berita di atas, kita dapat membuat pertanyaan dan jawaban sebagai berikut.
  1. Berita atau peritiwa apa?
    Jawab: Berita hilangnya pesawat AirAsia QZ 5801.
  2. Di mana peristiwa ini terjadi?
    Jawab: Peristiwa ini diperkirakan terjadi di perairan Tanjung Pandang dan Pontianak.
  3. Kapan peritiwa itu terjadi?
    Jawab: Minggu, 28 Desember 2014 sekitar pukul 06.17 WIB
  4. Siapa yang mengkonfirmasi tentang hilangnya pesawat tersebut?
    Jawab: Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo
  5. Mengapa peristiwa itu terjadi?
    Jawab: Plt Dirjen belum bisa menyimpulkan apapun selain pesawat hilang kontak dari menara pengawas pada pukul 06.17 WIB
  6. Bagaimana peristiwa itu terjadi?
    Jawab: Pesawat berangkat Minggu pagi pukul 05.20 WIB dari Surabaya menuju Singapura menggunakan nomor penerbangan QZ 8501 dan sedianya dijadwalkan tiba di Singapura pukul 08.30 waktu setempat. Namun menara pengawas Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur menyatakan hilang kontak dengan pesawat pada pukul 07.55 WIB. Pesawat terakhir terlihat di radar pengawas lalu lintas udara, berada di perairan sekitar Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung.

Sumber: Kompas, Tribunnews, Liputan6
Berita tanggal 28 Desember 2014

UN Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan Melainkan Pemetaan

Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info UN Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan Melainkan Pemetaan-- Akhirnya, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyatakan, ujian nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan, melainkan digunakan sebatas sebagai pemetaan. Ujian nasional yang semula dipandang menyeramkan oleh peserta didik dan guru pun berubah wujud.

Di dunia pendidikan, perubahan konsep dan fungsi ujian nasional (UN)—meskipun nama UN tetap digunakan—yang diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan beberapa waktu lalu merupakan keputusan besar di bidang pendidikan. Boleh jadi, banyak orang berpikir, ”yang namanya bersekolah tentu ada ujian”. Lebih lanjut, ujian tentu diperlukan untuk mengevaluasi perkembangan hasil belajar peserta didik.

Itu sebabnya, ketika ujian nasional disebutkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan hanya sebagai pemetaan dan bukan penentu kelulusan, sebetulnya merupakan sebuah langkah besar. Sekolah dan guru yang dipandang sebagai orang-orang yang paling paham perkembangan belajar anak diberi keleluasaan menentukan kelulusan. Harapannya, segala potensi murid dan sekolah yang selama ini ”terbelenggu” oleh tagihan ujian nasional disehatkan kembali. Tentu saja ada catatan penting bagi sekolah dan guru, yakni terkait kemampuan mereka mengevaluasi siswa dan paling penting ialah kejujuran. Anies sempat mengingatkan para guru agar jujur dalam melaporkan hasil evaluasi anak didiknya.

Selain itu, keputusan mengubah konsep ujian nasional semestinya merupakan kesempatan bagi dunia pendidikan untuk kembali kepada inti penting pendidikan, yakni pemberdayaan manusia. Pakar pendidikan HAR Tilaar dalam bukunya Kebijakan Pendidikan menyatakan dengan tegas, tugas lembaga pendidikan ialah memfasilitasi agar perkembangan bakat dan kemampuan peserta didik dapat berjalan sebagaimana mestinya dengan bantuan pendidik.
Pemberdayaan berarti menghormati pribadi manusia yang disebut peserta didik. Bakat dan kemampuan tiap anak berbeda sehingga harus dihargai dan diapresiasi. Selayaknya mengabdikan diri untuk kepentingan peserta didik merupakan panggilan hati para pendidik.

Dulu, ketika ujian nasional memiliki hak terlalu istimewa layaknya hak ”veto” dalam menentukan kelulusan peserta didik, hal itu menuai kontroversi. Apalagi, ketika ujian nasional diterapkan secara massal, seragam, dan terstandar di tengah keragaman Indonesia, termasuk dalam soal fasilitas dan ketersediaan sumber daya manusia pendidikan.

Akan tetapi, para pendidik tidak lantas mengamini hal itu. Standardisasi pada akhirnya memunculkan persoalan dan menimbulkan masalah ketidakadilan baru. Daerah yang tertinggal dalam infrastruktur dan sumber daya manusia harus melewati palang standar nasional dan mereka yang paling berisiko terpental keluar dari ”arena pertandingan”.

Selain itu, muncul moral hazard di kalangan pendidik dan murid. Ujian nasional seolah-olah menjadi kunci untuk menentukan kemajuan dan akses seseorang untuk menempuh pendidikan lebih tinggi karena perannya sangat penting dalam menentukan kelulusan.
Akibatnya, muncul kasus kecurangan di mana-mana. Bahkan, kecurangan yang didukung oleh guru, sekolah, dan aparat pemerintahan daerah yang menginginkan tingginya persentase murid yang lulus ujian. Lantas murid pun menjadi sebatas angka-angka statistik indikator. Wajah dan sosok murid menghilang dalam kepentingan-kepentingan lebih besar.

Dinamika belajar mengajar di dalam kelas pun berubah. Karena tagihan di masa akhir belajar berupa ujian nasional sangat menentukan, maka seluruh energi pun dicurahkan dalam upaya mengasah kemampuan menjawab soal-soal ujian nasional yang umumnya bersifat pilihan ganda. Tradisi drilling dengan melahap puluhan bahkan ratusan soal seusai jam sekolah dan berbagai tips atau jalan pintas menjawab soal pun muncul, sesubur tumbuhnya bimbingan belajar yang menawarkan jurus untuk lulus ujian nasional.

Bakat, minat, potensi individu pun rawan terbenam oleh tujuan lulus ujian. Sejak duduk di kelas III SMP atau SMA, bahkan sejak masuk tahun ke-2, murid sudah mempersiapkan diri untuk ujian nasional. Yang paling dikorbankan dalam proses belajar mengajar model drilling ialah kemampuan analisis dan literasi. Padahal, kemampuan membaca dan menulis serta bahasa merupakan modal dasar individu belajar beragam ilmu lain.

Dunia dengan masyarakat yang kian modern memang mencintai segala jenis standar yang berciri, antara lain dapat diukur, seragam, dan diterima lintas tempat dan waktu. Peningkatan standar kerap menjadi indikator kemajuan, termasuk ujian nasional yang bagi pemerintah dapat menjadi tolok ukur kemajuan pendidikan Indonesia. (Indira Permanasari)

Sumber: Kompas

Pokok-pokok Berita Penemuan Bangkai Pesawat AirAsia QZ 8501

Simak contoh berita berikut:

Badan SAR Nasional (BASARNAS) memastikan ekor pesawat AirAsia QZ8501 sudah ditemukan di Laut Jawa dekat Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Rabu (7/1/2015). Ekor pesawat yang jadi tempat penyimpanan kotak hitam atau blackbox ditemukan dengan posisi terbalik dan masuk lumpur dasar laut.
"(Temuan itu) merupakan bagian dari ekor pesawat dengan posisi tertanam masuk ke lumpur," kata Direktur Operasional BASARNAS, Marsekal Pertama SB Supriyadi dalam jumpa pers di Posko Pencarian, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (7/1/2015) petang.
Dalam jumpa pers tersebut, turut hadir Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Menurut Supriadi, temuan posisi ekor tersebut menjadi dugaan bahwa sebagian blackbox yang ada di bagian kanan ekor pesawat juga terendam lumpur.
Atas temuan ekor dan sejumlah serpihan dan kursi pesawat, Supriyadi menduga pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak 28 Desember 2014 tersebut jatuh dengan posisi terbalik.

Terkait penemuan bangkai pesawat itu, tim SAR gabungan sudah menyiapkan dua skenario untuk mengangkat badan atau body pesawat AirAsia QZ yang berada di kedalaman 34 meter dasar laut. Tim yang ada di kapal akan menggunakan crane kapal dan balon.
"Jika nanti enam kapal SAR yang ada di lokasi (temuan ekor) itu sudah menemukan body pesawat yang besar, maka untuk mengangkat benda-benda besar, selain menggunakan crane juga menggunakan subsurface vehicle," kata Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo dalam jumpa pers di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (7/1/2015) petang.

Menurutnya, saat ini alat subsurface dengan balon tersebut masih berada di Batam dan segera dikirimkan ke lokasi temuan ekor pesawat. "Alat tersebut mampu mengangkat benda seberat 200 ton, yaitu dengan balon," jelasnya.

Ia menjelaskan, skenario penggunaan balon adalah berdasarkan pengalaman Indonesia saat pengangkatan sejumlah kapal karam seberat 200 ton.
"Tekniknya, kira-kira dengan cara (balon) diikat di barang atau benda di dasar laut. Kemudian, balon dikembungkan dengan gas sehingga naik ke atas permukaan laut," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Opersaional Basarnas, Marsekal Pertama SB Supriyadi memperkirakan badan pesawat dan puing-puing besar bisa diangkat dengan crane kapal. Sebab, kedalaman laut tempat temuan ekor pesawat berada di 30 sampai 34 meter.
Sebelum melakukan pengangkatan, tim harus menemukan lokasi badan pesawat. Alat yang digunakan adalah sensor automatic unmaned vehicle yang berbentuk seperti kapal selam tanpa awak.

Tim Basarnas menduga sebagian besar dari 162 penumpang dan awak pesawat masih berada di body pesawat. Sehingga tim BASARNAS berupaya semaksimal mungkin untuk mengangkat body pesawat yang diperkirakan dekat temuan ekor pesawat.
Selain itu, tim gabungan juga tengah mengupayakan pengambilan kotak hitam atau blackbox yang terletak di ekor pesawat. Nantinya, tim penyelam hanya akan mengambil blackbox dan membawanya ke permukaan laut.

Tim yang berada di kapal MGS GeoSurvey menemukan objek ekor pesawat pada Rabu (7/1/2015) pagi di koordinat 03.3839S (Lintang Selatan) dan 109.4343E (Bujur Timur). Objek tersebut berada di 30 km dari titik lost contact pesawat.

Dalam menyimak berita kita harus memahami isi berita dengan memerhatikan pokok-pokok beritanya. Pokok-pokok berita itu dapat kita tentukan dengan berpedoman pada unsur 5W1H, what, where, when, who, why, how. Dalam bahasa Indonesia: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana (disingkat Adik Simba). Kita menentukan apa yang diberitakan, di mana peristiwa itu terjadi, kapan terjadi, siapa saja yang terlibat, mengapa terjadi, dan bagaimana peristiwanya.
Berikut pokok-pokok berita tersebut:
  1. Apa: Berita tersebut tentang penemuan ekor dan badan pesawat AirAsia serta upaya pengangkatannya.
  2. Di mana: Penemuan bangkai pesawat tersebut di Laut Jawa dekat Selat Karimata, Kalimantan Tengah.
  3. Kapan: Kepastian penemuan bangkai pesawat tersebut pada hari Rabu, 7 Januari 2015
  4. Siapa: Hal itu disampaikan oleh Direktur Operasional BASARNAS, Marsekal Pertama SB Supriyadi dalam jumpa pers di Posko Pencarian, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (7/1/2015) petang.
  5. Mengapa: Pesawat yang hilang kontak pada Minggu, 28 Desember 2014 lalu itu tenggelam dan terbenam ke dasar laut diperkirakan karena jatuh terbalik dan badan pesawat patah atau pecah.
  6. Bagaimana: Untuk mengangkat badan atau body pesawat AirAsia QZ yang berada di kedalaman 34 meter dasar laut, tim sudah menyiapkan dua skenario. Tim yang ada di kapal akan menggunakan crane kapal dan balon (subsurface vehicle).
Sumber: Tribunnews

5W1H Jatuhnya Pesawat AirAsia QZ 8501

5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya bisa menjawab pertanyaan 5W1H tersebut.
Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Pada gilirannya, jawaban atas pertanyaan 5W1H tersebut itulah yang disebut dengan pokok-pokok berita.

Berikut contoh berita yang disusun berdasarkan 5W1H:
Apa
Pesawat Air Asia yang lepas landas dari bandara Juanda Surabaya menuju ke Singapura, pagi tadi (28/12/2014) sekitar pukul 06.17 WIB hilang kontak.

Di mana
Pesawat dengan nomor registrasi PK AXC dan muatan 155 penumpang dan 7 awak itu diperkirakan jatuh di perairan Tanjung Pandang dan Pontianak.

Kapan
Pesawat berangkat Minggu pagi pukul 05.20 WIB dari Surabaya menuju Singapura menggunakan nomor penerbangan QZ 8501 dan sedianya dijadwalkan tiba di Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Siapa
Kementerian Perhubungan menegaskan mengenai hilangnya pesawat AirAsia AWQ8501 itu dalam jumpa pers di kantor Otoritas Bandara Wilayah II, Bandara Soekarno-Hatta.
Dari data penumpang yang ikut dalam penerbangan AirAsia diketahui, sebanyak 68 orang merupakan wanita dan 70 laki-laki. Sedangkan 16 lainnya merupakan penumpang anak-anak dan 1 bayi. Dari 155 penumpang tersebut, total barang bawaan yang ikut diangkut AirAsia QZ8501 yakni sebanyak 1.305 kilogram.
Penumpang pesawat didominasi warga negara Indonesia, lainnya 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. Selain 155 penumpang tersebut, ada 7 awak pesawat. Total 162 orang.

Mengapa
Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo menegaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apapun penyebabnya selain pesawat hilang kontak dari menara pengawas pada pukul 06.17 WIB. Djoko berharap, pesawat bisa ditemukan dalam keadaan selamat di tempat lain. "Lokasi hilang kontak yakni antara Tanjung Panda dan Pontianak agak ke selatan. Basarnas masih mencari posisinya itu karena ELT yang biasa pesawat itu jatuh, akan ada transmisi, ini belum ada," kata Djoko.

Bagaimana
Pesawat yang berangkat Minggu pagi pukul 05.20 WIB dari Surabaya itu sedianya dijadwalkan tiba di Singapura pukul 08.30 waktu setempat.
Namun menara pengawas Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur menyatakan hilang kontak dengan pesawat pada pukul 07.55 WIB setelah pilotnya meminta izin menambah ketinggian pesawat ke 35.000 kaki. Pesawat terakhir terlihat di radar pengawas lalu lintas udara, berada di perairan sekitar Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung.
Sumber: Kompas, Tribunnews, Liputan6
Berita tanggal 28 Desember 2014
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.
AAC Alumni Bahasa banjar Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi Siap UN Kisi-kisi UAS Kisi-kisi UH Kisi-kisi UN Kisi-kisi UTS Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara