728x90 AdSpace

31 October 2015

5W1H Pimpinan DPR Pakai Masker Dituding Pencitraan

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa dan Kapan
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat yang mengenakan masker saat Sidang Paripurna penutupan Masa Sidang I 2015-2016 dihujani protes oleh anggota dewan.

Siapa
Pimpinan DPR yang dimaksud itu adalah Ketua DPR Setya Novanto, beserta 4 Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Fadli Zon, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto.

Mengapa dan Siapa
Menurut sejumlah anggota dewan, aksi 5 pimpinan DPR itu tidak patut dilakukan di sidang paripurna. Anggota DPR Fraksi PDIP Henry Yosodiningrat pun meminta agar para pimpinan legislatif itu tidak melakukan hal yang tak perlu di ruang sidang. "Saya minta masker itu dilepas. Besok gunakan cadar, gunakan topi koboi. Jangan lakukan hal ‎yang tidak patut di ruang sidang," kata Henry.

Kritik juga disampaikan oleh anggota DPR Fraksi Nasdem Irma Suryani. Menurut dia, tidak pantas para pimpinan memakai masker saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bahkan, anggota DPR Fraksi Nasdem Johnny G Plate menilai aksi simbolis itu terlalu membuang waktu. Padahal agenda yang mau disidangkan rapat paripurna ini cukup penting, yakni pengesahan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.
"‎Waktu kita di ruang sidang digunakan untuk yang lebih penting, pengesahan APBN kita‎," tegas Johnny.
Wajar Tidak wajar
Bagaimana
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat kompak menggunakan masker saat sidang Paripurna Penutupan Masa Sidang I 2015-2016 . Ketua DPR Setya Novanto beserta 4 Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Fadli Zon, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto yang mengenakan masker itupun mendapat hujan interupsi.
Sebagian besar anggota dewan meminta agar pimpinan DPR mencopot maskernya. "Copot...copot..," teriak para anggota DPR itu.
Kemudian, Setya Novanto, Taufik Kurniawan, dan Fadli Zon menurunkan maskernya, melingkar di leher. Sementara itu, Agus Hermanto dan Fahri Hamzah tetap memakai masker.

Setya Novanto menjelaskan aksi ini sebagai wujud simpati terhadap korban bencana asap."Pimpinan juga turut berduka dan prihatin atas telah jatuhnya korban jiwa sebagai akibat kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan," kata Setya Novanto setelah mencopot maskernya.

‎Setya berharap kabut asap yang telah menganggu kesehatan dan berbagai aktivitas masyarakat ini dapat segera diatasi dan tidak terulang kembali. DPR, lanjut dia, telah meminta pemerintah untuk mengatasinya dengan sungguh-sungguh.
"Melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan, serta mencegah bertambahnya korban jiwa," kata Setya.
Sumber: Liputan6
Baca juga:
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: 5W1H Pimpinan DPR Pakai Masker Dituding Pencitraan Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi