5W1H Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Artikel Terbaru:
Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Siapa, dan Mengapa
Maraknya kasus pelecehan anak, memunculkan kembali wacana adanya hukuman kebiri bagi pelakunya. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, Presiden RI Joko Widodo mendukung usulan pemberatan hukuman pelaku kejahatan seksual terhadap anak dengan dikebiri. Selain itu, bentuk hukuman kebiri dinilai bisa memberi efek jera dan mencegah kejahatan seksual terhadap anak.

Di Indonesia, hukuman bagi paedofil dinilai masih rendah. Sejumlah pihak berharap hukuman yang hanya maksimal 15 tahun penjara bisa diubah menjadi seumur hidup. Pelaku juga harus mendapat hukuman tambahan dengan cara dikebiri kimia.

Kapan
"Jaksa Agung mengusulkan pemberatan hukuman dengan pelaksanaan kebiri, yang direspons baik oleh Presiden dan didukung oleh Mensos," kata Niam melalui keterangannya kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2015) malam.

Bagaimana
Ada 2 macam kebiri yang dapat digunakan untuk menghukup paedofil. Pertama kebiri fisik, yakni dengan cara mengamputasi alat kelamin pelaku pelecehan seksual anak.
Cara kedua yakni kebiri kimia, dengan cara memasukan zat antiandrogin melalui pil atau suntikan yang bisa menurunkan atau menghilangkan hasrat seksual pelaku.

Di mana
Hukuman kebiri untuk para pelaku pelecehan seksual anak telah diterapkan di sejumlah negara. Di Asia, hukuman kebiri pertama kali dilakukan di Korea Selatan (Korsel).
Ketika itu publik Korsel dikejutkan dengan pelaku paedofilia yang menculik dan memperkosa bocah perempuan berusia 7 tahun pada 2012 silam. Kasus tersebut pun menarik perhatian Presiden Korsel Lee Myung Bak.
Lee kemudian mempertimbangkan hukuman kebiri untuk pelaku paedofilia tersebut. Pemerintah Korsel memberi hukuman kebiri secara kimiawi melalui obat minum atau suntikan.

Untuk pencegahan kemungkinan kembali terjadinya kejahatan seksual pada anak, Otoritas Korsel menyediakan tombol darurat. Tombol darurat tersebut disediakan di sejumlah taman bermain anak-anak untuk mencegah jika ada gelagat aneh yang mengancam diri mereka dari para penjahat paedofilia.

Hal serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Polandia. Hukuman kebiri bagi pelaku paedofilia melalui obat dan suntikan telah disahkan oleh Perdana Menteri Polandia September 2009 silam. Para pelaku paedofilia bisa dibebaskan dari hukuman tahanan penjara. Namun pelaku harus dikebiri terlebih dahulu di bawah pengawasan psikolog. Tentu saja pilihan tersebut dilakukan setelah persetujuan psikolog.

Namun kebiri yang dianggap tidak manusiawi diterapkan di Republik Ceko dan Jerman. Para pelaku kejahatan seksual harus dikebiri dengan dioperasi alat kelaminnya. Komite Anti Penyiksaan Eropa mengkritik hukuman tersebut. Di Amerika Serikat, 9 Negara Bagian seperti California, Florida, Georgia, Iowa, Louisiana, Montana, Oregon, Texas dan Wisconsin juga menerapkan hukuman kebiri bagi pelaku paedofilia.

Sementara di Nottinghamshire, Inggris sekitar 100 paedofil justru mengikuti program kebiri massal secara sukarela. Kegiatan tersebut dilakukan karena mereka ingin mengurangi hasrat seksual. Dengan program tersebut, Inggris berharap kejahatan seksual pada anak bisa menurun dari angka 40% menjadi hanya 5%.

Sumber: Kompas, Liputan6
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.
AAC Alumni Bahasa banjar Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi Siap UN Kisi-kisi UAS Kisi-kisi UH Kisi-kisi UN Kisi-kisi UTS Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara