728x90 AdSpace

26 September 2015

5W1H Tragedi Mina Musim Haji Tahun 2015

Berita yang baik adalah berita yang lengkap informasinya, setidaknya menjawab pertanyaan 5W1H: What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Apa yang diberitakan, di mana, kapan, dan mengapa terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

Selain itu masih ada kata tanya yang lain (kata tanya turunan), misalnya berapa (diturunkan dari How, yaitu How much/ how many), dari mana (diturunkan dari Where, yaitu From where).

Berikut contoh berita yang disusun kembali berdasarkan 5W1H:
Apa, Di mana, dan Kapan
Sebuah insiden jatuhnya (crane) 11 September 2015 lalu, kini musibah kembali menimpa jamaah haji di Masjidil Haram, Mekkah. Ratusan orang meninggal dan luka-luka akibat terinjak-injak saat ritual melontar jumrah di Mina, Mekkah (Kamis, 24 September 2015).

Mengapa
Sedikitnya 717 orang tewas menyusul kekacauan akibat berdesak-desakannya ratusan ribu jemaah yang melaksanakan ritual lempar jumrah, di Mina, Kamis (24/9).

Siapa dan Bagaimana
Belasan jemaah haji Indonesia termasuk di antara 830 korban luka dalam kecelakaan Mina yang menewaskan sedikitnya 717 orang, namun pemerintah masih terus megeceknya lebih lanjut.

Dikatakan Hadi Rahman, staf khusus menteri agama dalam percakapan telepon dari Mina, seorang di antara jemaah Indonesia itu menderita luka cukup parah.
"Tapi lukanya apa, nanti masih harus diteliti lebih jauh," kata Hadi Rahman kepada Ging Ginanjar dari BBC Indonesa.
"Juga jumlah pasti korban luka warga Indonesia, nanti kami kumpulkan datanya dulu. Yang jelas, lebih dari sepuluh orang."

Para korban dirawat di dua rumah sakit: Rumah Sakit Mina Tahrir dan Rumah Sakit An Nur.
"Pihak rumah sakit langsung merawat para korban, dan mereka tidak menghubungi kami. Jadi kami harus mengecek sendiri satu per satu para pasien, untuk memastikan apakah ada orang Indonesia."
"Sejauh ini sudah ada beberapa belas orang yang pasti merupakan jemaah Indonesia yang terluka. Namun jumlah pastinya masih terus disusun, karena kami masih terus mengecek pasien-pasien lain -seluruh delapan ratusan korban itu."

Ia menyebut, ada beberapa yang disebutkan orang Indonesia, ternyata bukan.
"Kami diberitahu, ada warga Indonesia, ternyata setelah didatangi, orang Malaysia atau Filipina. Atau tidak bisa bahasa Indonesia," kata Hadi Rahman pula.
Mengenai korban yang meninggal, Hadi menyebut, yang sudah bisa dipastikan warga Indonesia baru tiga orang.
Memang ada dua jenazah yang dilaporkan sebagai warga Indonesia, "Ini masih harus dipastikan dulu," katanya.

Bonus track:
Tragedi selama pelaksanaan ibadah haji sebelumnya:

2006: 364 jemaah meninggal akibat teriinjak-injak dalam lontar jumroh
1997: 343 jemaah meninggah dan 1.500 luka-luka akibat kebarakan
1994: 270 meninggal akibat terinjak-injak
1990: 1.426 meninggal akibat terinjak-injak di terowongan Mina
1987: 400 orang meninggal saat pihak berwenang Arab Saudi menghadapi demonstrasi pro-Iran
(Sumber: http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150924_indonesia_mina_jemaah)

Sumber: BBC
Update berita: 26-9-2015
Foto: Tribunnews.com
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: 5W1H Tragedi Mina Musim Haji Tahun 2015 Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi