DMCA.com Protection Status

Mengapa Zayn Malik Keluar dari One Direction?

TRIBUNNEWS.COM - Zayn Malik akhirnya angkat bicara setelah ia memutuskan keluar dari One Direction. Dalam curahan hati Zayn dalam wawancara dengan The Sun Zayn Malik mengaku kalau ia sendiri bahkan terkejut dengan reaksi penggemar. Ia tak menyangka reaksi Directioners begitu besar sejak ia memutuskan untuk pergi.
Penyanyi yang memulai kariernya dari ajang X-Factor UK ini mengatakan kalau ia tak menyesal telah meninggalkan boy band ternama dan terbesar di dunia.
"It is crazy and wild and a bit mad. Tapi, di kesempatan yang sama aku enggak merasakan lagi ada kontrol terhadap hidupku. Dan, aku merasa aku melakukan apa yang benar, benar untukku dan benar untuk the boys. Jadi aku merasa lega."

Dalam wawancara, Zayn Malik turut menceritakan kalau ia akan tetap berkarya dan bermusik walau tak bersama One Direction. Zayn Malik mengungkapkan, ia sedang mengerjakan musiknya sendiri saat ini. Ia akan merekam lagu solo perdananya bersama produser Naughty Boy. Bagaimana pun One Direction sangat berarti dalam kehidupan bermusik Zayn.Keputusannya ini pun tak membuatnya merasa bahagia.
"Aku merasa sudah membuat penggemar kecewa tapi aku tak bisa melakukan hal ini lagi. Bukan berarti aku tak mau kembali sama mereka atau apa pun, hanya saja aku enggak bisa melakukannya lagi karena itu bukan diri aku sebenarnya."
loading...
Demikian artikel Mengapa Zayn Malik Keluar dari One Direction?. Jika ada pertanyaan, silakan beri komentar, atau via Whatsapp untuk respon cepat (gunakan ponsel). Jangan lupa LIKE dan SHARE artikel ini. Terima kasih. COPY
Bagikan:

#pelajaran bahasa indonesia #sd #smp #sma #ringkasan materi #kurikulum 2013 #kisi-kisi soal #contoh soal #sastra #novel #soal #ujian nasional #UNBK #tips dan trik ujian
Loading...

0 Response to "Mengapa Zayn Malik Keluar dari One Direction?"

Posting Komentar

Silakan ambil manfaat dan jika ada pertanyaan, silakan tulis di form komentar.
Terima kasih atas komentar yang sopan dan menyejukkan.

Blog Pelajaran Bahasa Indonesia
loading...