728x90 AdSpace

27 June 2014

Penentuan Awal Puasa Ramadan 1435 H (2014 M) Berdasarkan Hasil Sidang Isbat dan Pantauan Hilal

Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info Penentuan Awal Puasa Ramadan 1435 H (2014 M) Berdasarkan Hasil Sidang Isbat dan Pantauan Hilal-- Untuk menentukan awal Ramadan 1435 H/2014 M, Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar sidang isbat pada Jumat 27 Juni 2014 malam. Berdasarkan laporan pantauan hilal (bulan sabit) di 63 titik di Indonesia, dilaporkan tak terlihat hilal. Ini berarti 1 Ramadan jatuh pada hari Minggu, 29 Juni 2014. Hal ini ditegaskan oleh Menag (Menteri Agama) Lukman Hakim Saifudin setelah usai bersidang secara tertutup malam ini.
Tentang adanya perbedaan awal Ramadan ini, Menang mengajak umat Muslim saling menghormati keyakinan masing-masing.

Sebelumnya, menurut Menag, Kemenag telah menggelar lokakarya yang membahas penentuan awal Ramadan 1435H. Hasilnya, peluang terjadi perbedaan awal Ramadan masih akan tetap terbuka karena tidak terjadinya titik temu dalam kriteria posisi hilal (bulan). Bila nanti setelah lokakarya masih terjadi perbedaan awal Ramadan, Menag berharap umat Islam untuk saling menghargai dan menghormati segala perbedaan.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan penerapan Ramadan merupakan persoalan klasik karena adanya perbedaan metode yang digunakan yakni hisab dan rukyat. Pemerintah sendiri tetap wajib untuk menetapkan awal Ramadan sebagai bentuk tanggung jawab negara.

Sementara itu, ormas Muhammadiyah telah menentukan awal Ramadan jatuh pada Sabtu 28 Juni 2014 besok. Menag meminta semua pihak untuk menghormati hasil sidang isbat nanti, meski tidak ada paksaan. "Indonesia bukan negara agama seperti Arab Saudi. Jadi Pemerintah tidak bisa memaksakan kehendaknya. Berbeda itu wajar," kata Lukman seperti dilansir setkab.go.id, Selasa 24 Juni 2014.

liputan6.com
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Penentuan Awal Puasa Ramadan 1435 H (2014 M) Berdasarkan Hasil Sidang Isbat dan Pantauan Hilal Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi