Penentuan Awal Puasa Ramadan 1435 H. (2014 M.)

Artikel Terbaru:
Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info Penentuan Awal Puasa Ramadan 1435 H. (2014 M.)-- Pengurus Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 2014 jatuh pada hari Jumat 28 Juni 2014. Dasarnya, penghitungan ilmiah dan menurut Hisab Hakiki dengan kriteria wujudul hilal. Seperti diberitakan Solopos.com, pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan ijtimak atau konjungsi awal bulan Ramadan tahun ini jatuh pada hari Jumat 27 Juni 2014 pukul 15.10.21 WIB. Berdasarkan perhitungan falak Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah itu, dipastikan umat Islam memulai puasa Ramadan pada 28 Juni 2014.

Wakil Sekretaris Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Iwan Setiawan mengatakan judul-judul berita di media massa yang bersumber dari ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat membuka Sarasehan Astrofotografi, Selasa (29/4/2014), sedikit memberi penafsiran yang berbeda.
“Sesuai penjelasan Ketum PP Muhammadiyah, hilal Ramadan saat tanggal 27 Juni 2014 sudah dapat dikatakan wujud, sehingga selepas matahari tenggelam tanggal 1 Ramadan 1435H akan dimulai. Karena dimulainya hari dalam kalender Islam adalah selepas maghrib, maka puasa akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2014,” katanya dalam penjelasan di laman www.muhammadiyah.or.id.

Perbedaan Tak Masalah
TRIBUNNEWS.COM - Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Musman Tholib sudah menerima maklumat penentuan awal Ramadan dari PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu.
Surat itu menyatakan bahwa Muhammadiyah menyatakan awal Ramadan pada 28 Juni.
"Kami berpegang pada sistem hitung qisab Hakiki, kalau bulan sudah di atas ufuk berarti sudah mulai puasa," katanya di kantornya, Senin (2/4/2014).

Ia berujar, sistemnya memang berbeda dengan hisab rukyat yang mewajibkan ketinggian bulan 2 derajat.
Ia mengatakan, meskipun awal puasa akan ada perbedaan, tapi hari raya akan jatuh pada hari yang sama.

Musman menjelaskan perbedaan itu sudah terjadi sejak zaman Ali bin Abi Tholib. Lalu pada zaman KH Ahmad Dahlan juga pernah terjadi. Karena itu ia menilai perbedaan awal puasa tidaklah menjadi suatu pertentangan.
"Ini masalah ilmu masing-masing, tidak masalah," katanya.

MUI Tunggu Keputusan Pemerintah
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari pemerintah terkait penentuan awal puasa atau Ramadhan 1435 H. Himbauan ini disampaikan agar tidak terjadi kegaduhan di masyarakat, menyikapi potensi terjadinya perbedaan penentuan awal Ramadan.
Ketua MUI Jawa Timur KH Abdhussomad Bukhori mengatakan, terjadinya perbedaan awal Ramadan merupakan hal yang biasa.
Bagi umat Islam yang harus dijadikan pijakan adalah hasil sidang isbat dari pemerintah.
“Makanya, silakan berbeda tapi percayakan pada keputusan pemerintah," ujarnya, Selasa (3/6/2014).

Menurut KH Shomad,berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, potensi terjadinya perbedaan awal puasa dan lebaran di Indonesia memang cukup tinggi.
Ini tak lepas dari berbedanya metode penentuan awal puasa.
Ormas NU menggunakan metode rukyatul hilal (melihat hilal atau bulan), sementara Ormas Muhammadiyah menggunakan metode hisab dan tanpa harus melihat hilal.
“Semuanya benar dan sama-sama punya keyakinan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Nah, untuk menjembatani terjadinya perbedaan tersebut, MUI, kata KH Shomad sejak lama minta kedua ormas tersebut agar duduk bersama mencari solusi. Namun sampai saat ini solusi itu belum ada.
“Makanya MUI minta agar umat Islam mengikuti pemerintah, karena keputusan pemerintah bersifat mengikat. Mengikat untuk menjembatani perbedaan," tegasnya.

Karena keputusan bersifat mengikat, maka dalam mengambil keputusan di sidang isbat, selama ini pemerintah selalu melibatkan seluruh ormas Islam ketika menentukan awal Puasa dan Lebaran.

Himbauan MUI Jawa Timur tersebut disampaikan menyusul kemungkinan terjadinya perbedaan awal Ramadan tahun ini.
Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa jatuh pada hari Sabtu, tanggal 28 Juni 2014.
Sementara NU masih akan melakukan rukyatul hilal pada 27 Juni nanti, dan kemungkinan hasilnya akan menetapkan awal puasa jatuh hari Minggu tanggal 29 Juni.

berbagai sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.
AAC Alumni Bahasa banjar Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi Siap UN Kisi-kisi UAS Kisi-kisi UH Kisi-kisi UN Kisi-kisi UTS Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara