Rendah Minat Lulusan SMP/MTs Masuk SMK

Artikel Terbaru:
Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info tentang kutipan berita pendidikan: Rendah Minat Lulusan SMP/MTs Masuk SMK--
REPUBLIKA.CO.ID,SAMPIT==Minat siswa lulusan SMP/MTs sederajat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi seperti SMK masih rendah.
"Jumlah siswa SMA/MA sederajat Kabupaten Kotim lebih banyak dibandingkan dengan jumlah siswa SMK, hal itu terjadi karena lulusan SMP/MTs lebih memilih masuk ke sekolah SMA/MA ketimbang SMK," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotim, Marjuki di Sampit, Kamis.

Jika dilihat dari jumlah sekolah, keberadaan sekolah SMK lebih banyak dibandingkan dengan sekolah SMA/MA, yakni 23 SMK dan 20 SMA. Dari 23 SMK jumlah keseluruhan siswanya ada sebanyak 4.743 siswa, sedangkan SMA/MA dari 20 sekolah ada sebanyak 5.923 siswa.

Sesuai ketentuan pemerintah pusat, sebetulnya jumlah siswa SMK dengan siswa SMA/MA sederajat seharusnya 60 berbanding 40 persen, namun ketentuan itu masih belum dapat terpenuhi oleh pemerintah Kabupaten Kotim.

Pemerintah Kabupaten Kotim akan terus berupaya dan berusaha memenuhi ketentuan pemerintah pusat tersebut, yakni dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat SMK agar dapat menarik minat para lulusan SMP/MTs.

Rendahnya minat lulusan SMP/MTs untuk menempuh pendidikan di SMK karena sebagian besar sekolah SMK di Kabupaten Kotim tidak memenuhi standar operasional pendidikan. Sedikitnya 21 dari 23 SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Kotim yang tidak memnuhi standar operasional pendidikan.

"Hanya ada dua SMK di Kabupaten Kotim yang layak dan memenuhi standar opersional, kedua SMK yang memenuhi standar pendidikan tersebut adalah SMKN-1 dan SMKN-2 Sampit," katanya.

Pada umumnya SMK yang tidak memenuhi standar untuk beroperasi tersebut karena sarana dan prasarana yang dimiliki tidak lengkap, baik itu dari segi jumlah ruang kelas maupun kelengkapan ruang praktek untuk siswa.

Ruang kelas dan ruang praktik yang sangat memadai sangat dibutuhkan oleh siswa terutama untuk ruang praktek, karena jam belajar siswa SMK lebih banyak praktek dibandingkan dengan kegiatan teori.

Mahal dan tingginya biaya penyediaan ruang praktek dan kelengkapannya itu membuat kebanyakan pihak sekolah SMK tidak mampu memenuhinya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.
AAC Alumni Bahasa banjar Belajar Online blog blogger canda Cerita Televisi/Film Cerpen Cinta Indonesia Cinta Bahasa Ciri-ciri Teks Contoh Soal Contoh Soal UN coretan Denah Dongeng Drama Fakta dan Pendapat Fav Foto dan Video Guru Profesional Homonim dan Polisemi Iklan Imbuhan Indeks Istilah Jajak Pendapat kabar dan pesan Kalimat Majemuk kamus Karya Ilmiah karyamu Kelas IX Kelas VII Kelas VIII keterampilan lisan kisi-kisi Kisi-kisi Siap UN Kisi-kisi UAS Kisi-kisi UH Kisi-kisi UN Kisi-kisi UTS Kliping Wawasan KTI Kurikulum 2013 Kutipan Berita Pendidikan Kutipan Berita Ujian Nasional Laporan Latihan Mahasiswa Majas Materi Materi Kelas IX Materi Kelas VII Materi Kelas VIII Materi SMA Materi Soal UN membaca bahasa membaca sastra memo menulis bahasa menulis sastra Musikalisasi Puisi nilaimu Novel Pantun Paragraf Pendampingan K.13 Pergeseran Makna Pidato Posting Liburan Prediksi UN Program Program Tahunan Prosa Puisi Rekomendasi Resensi ringkasan Sambung Silaturahmi Sastra siap ujian siap ujian sma sinopsis Sinopsis Film Sinopsis Layar Kaca Siswa Terbaik SK/KD SK/KD SD SK/KD SMA/SMK/MA/MAK skl SMP Hasbunallah SMP Plus SMPN 2 Muara Uya SMPN 2 Tanta Soal Ejaan Soal IX Soal VII Soal VIII sunting ejaan Surat Syair Tajuk Tata Bahasa Teks Anekdot Teks Bacaan Teks Berita Teks Biografi Teks Cerita Fabel Teks Cerita Fantasi Teks Cerpen Teks Deskripsi Teks Diskusi Teks Eksemplum Teks Eksplanasi Teks Eksposisi Teks Jenjang SMA Teks LHO Teks Prosedur Teks Prosedur Kompleks Teks Tanggapan Kritis Teks Tantangan Teks Ulasan tips Tips & Trik Ujian Tokoh Wawancara