728x90 AdSpace

08 November 2011

Mengubah Puisi menjadi Narasi

Mengubah puisi menjadi narasi (prosa) disebut juga parafrase puisi, yaitu menambahkan beberapa kata dan mengubah kata-kata kiasan menjadi bermakna sebenarnya.
Berikut contoh narasi salah satu puisi W.S. Rendra:
Dengan Kasih Sayang
Oleh: W.S. Rendra

Dengan kasih sayang
Kita simpan bedil dan kelewang
Punahlah gairan pada darah

Jangan! Jangan dibunuh pada lintah dara
Ciumlah mesra anak jadah tak berayah
Dan sumbat jarimu pada mulut peletupan
Karena darah para bajak dan perompak
Akan mudah mendidih oleh pelor

Mereka bukan tapir atau budak
Hatinya pun berurusan dengan cinta kasih
Seperti jendela yang terbuka bagi angin sejuk

Kita sering kehabisan cinta untuk mereka
Cuma membenci yang nampak rompak
Hati tak bisa berpelukan dengan hati mereka,
Terlampau terbatas pada lahiriah masing pihak

Lahiriah yang terlalu banyak meminta
Terhadap sajak yang paling utopis
Bacalah dengan senyuman yang sabar

Jangan dibenci para pembunuh
Jangan dibiarkan anak bayi mati sendiri
Kere-kere jangan mengemis lagi
Dan terhadap penjahat yang paling laknat
Pandanglah dari jendela hati yang bersih

Hasil narasinya:

          Dengan kasih sayang, kita simpan saja senjata. Dengan demikian, nafsu jahat dan amarah dapat kita hilangkan.
          Para lintah darat jangan dibunuh. Terhadap anak yang lahir tanpa ayah resmi, kita juga harus bersikap baik dan sayang. Kita harus mencegah kejahatan dengan kebaikan, sebab para pembajak dan perompak gampang sekali marah apabila kita berlaku kepada mereka.
  • Facebook Comments
  • Blogger Comments
Item Reviewed: Mengubah Puisi menjadi Narasi Rating: 5 Reviewed By: Yadi Karnadi